Koran Jawa Pos - Radar Bromo, 20 April 2013
http://www.jawapos.com/teks/jawa-timur
Pengadaan Komputer Diduga Bocor
Program TIK Dispendik Kabupaten Probolinggo

Kraksaan
 - Pengadaan Teknologi Ilmu Komputer (TIK)  dan media pembelajaran 
interaktif SD/SDLB kabupaten Probolinggo tahun 2012 disinyalir bocor. 
Saat ini kasusnya sedang dalam penyelidikan kejaksaan tinggi (kejati) 
Jawa Timur

Informasi yang diperoleh Radar Bromo menyebutkan, dana
 program TIK dan media pembelajaran interaktif itu merupakan bantuan 
dari pusat. Nilainyapun cukup fantastis, mencapai Rp. 14 milyar lebih.

Kajati
 Jatim, Arminsyah yang dikonfirmasi melalui Kasi Penerangan Hukum 
(Penkum) Mulyono mengakui bila pihaknya saat ini
 tengah melakukan pengumpulan data dan keterangan terkait kasus 
tersebut. Namun begitu, sejauh ini dugaan adanya kebocoran pada program 
itu sudah cukup kuat.

"Betul, program yang berlangsung tahun 2012
 lalu itu kami duga ada korupsi. Sementara ini kami masih melakukan 
pengumpulan data dilapangan", terang Mulyono saat dikonfirmasi melalui 
telpon selulernya, kamis (18/4) lalu.

Pengadaan TIK dan media 
pembelajaran interaktif tersebut adalah program pemerintah pusat. Pada 
program yang berlangsung tahun 2012 ini Dinas Pendidikan (Dispendik) 
kabupaten Probolinggo mendapat anggaran sebesar Rp. 14,2 milyar yang 
diperuntukkan bagi seluruh SD/SDLB yang ada di kabupaten.

Jumlahnya
 sekitar 558 lembaga. sayang dalam pelaksanaannya, disinyalir terjadi 
penyimpangan. Nah inilah yang kemudian ditelusuri oleh Kejati.

Sejauh
 ini, Mulyono sendiri belum bersedia membeber lebih detail hasil 
penelusuran yang dilakukannya. Termasuk soal berapa besar
 dana bantuan yang diselewengkan. Sebab pihaknya saat ini baru memasuki 
tahap pulbaket (pengumpulan bahan keterangan). "Masih belum tahu 
kerugiannya berapa, sebab ini masih pengumpulan data lapangan", 
terangnya.

Hingga saat ini sejumlah pegawai dilingkungan 
dispendik telah dimintai keterangan terkait kasus ini. "Beberapa sudah 
kami panggil. Tapi sifatnya baru dimintai keterangan untuk keperluan 
pengumpulan data", tutur Mulyono yang dihubungi disela kesibukannya itu.

Berharap tidak diperiksa dan minta tidak diberitakan
Sementara
 itu mantan kepala dispendik kabupaten Probolinggo tahun 2012, Rasyid 
Subagyo, tidak menampik adanya upaya penyelidikan dana bantuan program 
oleh Kejati itu. Sayang, ia enggan memberi penjelasan lebih detail 
terkait kasus tersebut.

Alih-alih memberi penjelasan, Rasyid 
justru terkesan kaget saat koran ini mengkonfirmasi kasus tersebut. 
"Tahu dari mana informasi itu? katanya saat dikonfirmasi
 melalui telepon selulernya. Meski membenarkan adanya kasus tersebut, 
sejauh ini, pihaknya menyatakan belum pernah dipanggil guna dimintai 
keterangan.

"Tapi, saya berharap tidak dipanggil. kalaupun ada 
pemanggilan, sebaiknya pegawai dinas pendidikan yang lain saja yang 
dipanggil dan diperiksa untuk dimintai keterangan, katanya, sembari 
meminta agar kasus ini tidak diberitakan.

Keterangan Rasyid ini 
berbeda dengan keterangan dari Kejati, yang menyatakan bahwa Rasyid 
pernah dipanggil untuk dimintai keterangan. Meski pada awalnya mangkir 
dengan alasan ada kesibukan, tapi pada panggilan berikutnya akhirnya dia
 datang memenuhi panggilan untuk diperiksa dan dimintai keterangan di 
Kejati.

Di bagian lain, Kadispendik Tutug Edi Utomo mengaku 
mendengar kabar adanya program di dispendik yang tengah diselidiki 
Kejati Jatim. Namun soal detail persoalan itu, mantan Kadisbudpar ini 
mengaku belum mengetahuinya. "Saya belum tahu bagaimana yang
 sebenarnya karena tidak ada pemberitahuan ke saya", katanya. (mas/aad)

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke