Soal golput sebenarnya ibarat menghadapi buah khuldi, 
bukan buah simalakama. 

Kalau pun itu simalakama ya dijual saja, lantas uangnya 
untuk beli khuldi. Gragotlah dia. Kunyah pelan-pelan, telan 
dengan seksama, agar pikiran berbuah lebat. 

Ya gimana, kepalang nyangkut di dunia fana kenapa takut 
makan khuldi, ya nggak? Toh dunia memang tempat yang tepat 
untuk penikmat buah khuldi, buah pikiran. Di sana tersedia 
beraneka macam masalah yang menantang untuk dipecahkan 
dengan akal. Salahsatunya adalah, pemilu yang masih memakai 
prinsip usang, the winner take all, betapapun sedikitnya 
dukungan yang diperoleh. 

Akal sehat harus menolak sistem pemilihan yang menjadikan 
kemenangan sebagai satu-satunya tujuan. Tujuan yang menghalalkan 
segala cara, termasuk mengeksploitir rakyat pendukungnya sambil 
mendiskriminasi rakyat yang tidak mendukungnya. 

Daripada buang energi menjadi obyek eksploitasi 5 tahunan, 
lebih baik makan khuldi untuk menemukan cara menyetop pemilu 
yang bodoh ini. 


--- Dimas Wuryanto <dimaswur@...> wrote:

> Prediksi Pemilu 2014
> 
> Tahun 2014 nanti , memang Pemilu ini akan ada kenaikan
> jumlah Golput, tapi tetap tak bisa melawan dua Partai Besar Yang 
> punya Banyak Kader dan Basis2 Pemilih setia di daerah; yaitu GOLKAR 
> dan PDIP. Sementara PD kelihatannya akan ada penurunan di berbagai 
> daerah. Entah lari ke Golput, Golkar, Gerindra, Nasdem dll.
> 
> Tapi buat Golkar dan PDIP, mereka juga akan berat sekali;
> mereka jelas perlu DANA besar demi mempertahaankan para 
> simpatisannya. Kalau Dana tak bisa mereka kumpulkan, maka merekapun 
> akan harus siap2 menerima penurunan dari suara pemilih. Jadi saat 
> ini UANG bisa menjadi sangat penting , dibanding Pemilu2 
> sebelumnya. Ketergantungan EMOSI saat ini sangat menurun sekali.
> 
> Buat Nasdem walau disediakan DANA besar pun, tak kan
> mendapat dukungan yang significant, mereka kekurangan KADER, dan 
> basis pendukung di daerah pemilihan. Jadi Nasdem jangan berharap 
> banyak di Pemilu sekarang.
> 
> Sementara itu Partai2 Islam boleh dikata akan menurun;
> paling untung tetap, berhubungan tak ada peningkatan suara secara 
> significant; kemungkinan pemilih Islam banyak yaang kecewa terhadap 
> partai yang ada sekarang ini.
> 
> Dari sekitar 236 juta penduduk; kemungkinan pemilih adalah
> sekitar 191 juta.  
> 
> PPP paling tetap mengandalkan suara pemilih setianya di
> Jatim, dan sebagian di Kalsel. Sementara PAN lebih merata, tapi 
> karena bersifat Nasional, maka tak banyak yang mau milih PAN; 
> karena toh GOLKAR, PDIP, PD juga bersifat Nasionaal. Ngapain milih 
> PAN ? Yang diperkirakan ada Muhammadiyah dibelakangnya. Maka 
> strategi Amien Rais untuk meraih simpatisan di luar Islam,
> sudah gagal Total.
> 
> Adapun PKS, suara pendukungnya ada di Kota2 Besar; terutama
> yang ada perguruan Tingginya. Para Mahasiswa Islam adalah Pendukung 
> Utama PKS; walaupun kini dukungannya tidak sehebat pada saat 
> permulaan didirikannya.
> 
> PBB kelihatan sudah lumpuh. Didalamnya juga terjadi
> perpecahan yang nyata. Maka Bargaining position Jusril, yang 
> menggunakan PBB untuk menggapai ambisinya kini akan terpuruk; 
> mungkin sampai NOL.
> 
> Dari ribut2 rekayasa PEMILU dulu2; maka kemungkinan besar
> sekarangpun REKAYASA seperti itu akan tetap dilakukan; malah 
> kemungkinan BESAR ! Mengapa demikian ? Kita tahu sebenarnya 
> penyelenggara dan seluruh Panitia Pemilu ya plus minus adalah antek 
> MAFIA ! Maka mereka mengorganisir, jangan sampai GOLPUT membludag ! 
> Nah mereka2 yang punya suara BESAR di LEGISLATIF dan punya 
> kemungkinan menang lagi; akan terus berusaha supaya nampak RAKYAT 
> NKRI masih suka IKUT PEMILU ! Yang artinya Pemerintah yang manapun 
> masih didukung RAKYAT !
> 
> Jadi suara2 FIKTIF mungkin saja muncul sehingga GOLPUT walau
> tinggi; kemungkinan malah disusutkan.
> 
> Jadi Tahun 2014 kira2 urutan sbb, :
> 
> 1.      
> Golkar 42.5 juta   2. PDIP 40 juta  3. GOLPUT 19 jutaan   4. PD 16 
> juta dst
> 
>  
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke