kalau kata si Muhammad.. salah satu resepsionis di salah satu hotel di Paris.. dari namanya kita tahulah agamanya apa.. si ganteng ini peranakan Perancis dan Aljazair..
katanya : sekarang ini banyak penduduk di Paris yg memilih menjadi pengangguran.. karena kalau jadi pengangguran di beri santunan, di beri tempat tinggal.. kerja capek2 seperti dia, dapat nya hampir sama saja.. saya tanya kenapa dia tidak memilih menganggur saja? katanya dia tidak suka dengan cara hidup yg di tanggung negara.. merasa jadi manusia tidak berguna.. sudah selayaknya para warga negara di negara maju berfikir spt si Muhammad ini.. bukan malah aji mumpung.. dan malahan ada seorang di milis ini.. yang membangga2 kan hidupnya yang di tanggung negara.. memang orang pemalas kelihatan dari cara hidupnya.. dia tidak mikir kalau di tanggung negara.. artinya sumber dananya berasal dari pajak orang2 yg bekerja.. hidup kok suka ya menjadi parasit.. dan tanpa malu malu.. menceritakan kegiatan nya yg hanya jogging melulu.. sementara living costs nya di tanggung oleh orang2 yg bekerja.. juga suka koar2 selalu makan makanan sehat.. uangnya dari maneee?? emang sih yg namanya parasit mana mau tahu?? omong2 tentang cerita makanan sehat.. pernah juga nih baca tulisan si parasit ini.. katanya surga tuh ngga enak karena ngga ada rambutan, manggis, pisang.. ketahuan banget kan.. si parasit ini jarang dapat buah2an.. sebab bagi si parasit ini buah2an yg gampang di konsumsi oleh masyarakat Indo ini adalah setara dengan surga.. eh dia klaim dia konsumsi makan2an sehat.. ngibul banget deh.. --- In [email protected], "johny_indon" <johny_indon@...> wrote: > > > > kalau kurang buruk, ini ada tambahan beritanya. > kata si uplik sih orang belanda ngga ada yg nganggur. > yaaa itu kata dia sih, kita semua tau kalo dia itu rajanya tukang kibul. > > http://finance.detik.com/read/2013/05/01/072132/2234690/4/19-juta-orang-menganggur-di-eropa-tembus-rekor-tertinggi?991101mainnews > > 19 Juta Orang Menganggur di Eropa, Tembus Rekor Tertinggi > Angga Aliya - detikfinance > Rabu, 01/05/2013 07:21 WIB > Brussel - Tingkat pengangguran di Uni Eropa menyentuh rekor terbarunya. Lebih > dari 19 juta orang menganggur di negara-negara Uni Eropa. > > Resesi ekonomi di Eropa terus berlanjut, data yang dilaporkan agensi Eurostat > yang dikutip AFP, Rabu (1/4/2013), menunjukkan 62.000 orang kehilangan > pekerjaan dalam empat pekan terakhir tersebar di 17 negara Eropa. > > Lonjakan angka pengangguran ini terus bertambah selama 23 bulan terakhir. > Pada Maret lalu, tingkat pengangguran di Uni Eropa mencapai 12,1% > > Kaum muda yang jadi pengangguran paling banyak terjadi di Yunani dan Spanyol, > jumlahnya mencapai dua pertiga dari seluruh pengangguran yang ada di dua > negara tersebut. > > Yunani, yang merupakan negara paling parah terkena krisis ekonomi, mendapat > lonjakan tingkat pengangguran yang menembus 27,2% di Januari lalu, naik jika > dibandingkan pada bulan Desember yang sebesar 26,3%. > > Awal pekan ini, pemerintah Yunani sudah melakukan pemutusan hubungan kerja > (PHK) dengan 14.000 pegawai negeri sipil (PNS) setempat. Rencana tersebut > masuk dalam program pengetatan anggaran yang diminta Uni Eropa dan IMF. > > Sementara di Portugal, negara yang juga dapat bailout dari Uni Eropa, tingkat > penganggurannya mencapai 17,5% di bulan Maret, naik dari Februari sebesar > 15,1%. > > Lonjakan tingkat pengangguran di Republik Siprus juga cukup tinggi, dari > awalnya 10,7% di Februari langsung menanjak ke 14,2% dalam satu bulan. > > Jika dilihat dari seluruh negara Eropa yang berjumlah 27, maka total sebanyak > 26,5 juta orang tak punya pekerjaan Maret kemarin atau setara 10,9%. Sebanyak > 69.000 orang kehilangan pekerjaan di bulan yang sama. > > --- In [email protected], "Teddy S." <teddyr@> wrote: > > > > Berita berikut membuat saya senyum-senyum saja berhubung saya tidak tinggal > > dan tidak terkena nasib seperti para pembayar pajak di negara-negara zona > > Eropa. Ini merupakan akal-akalan baru dari para menteri Keuangan Eropa > > dalam rangka meraup dana dari para pembayar pajak mereka. Duh, malangnya > > nasibmu. > > > > http://www.telegraph.co.uk/finance/newsbysector/banksandfinance/10023202/Financial-Transaction-Tax-may-add-to-eurozones-debt-woes.html > > > > Cuplikannya: > > The world's largest banks have warned European finance ministers that plans > > to impose a Financial Transactions Tax (FTT) could deepen the Continent's > > sovereign debt crisis. > > > > Germany, France and nine other European states are pressing ahead with the > > new transactions tax, which they hope will discourage speculative trading > > and bolster debt-laden public finances. > > > > Transactions of shares, currencies and bonds could all be subject to the > > tax, which would be applied at 0.1pc of these transactions' value. The levy > > on derivative trades would be set at a lower rate of 0.01pc. > > The European Union believes the new tax could raise as much as 35bn > > (£29.4bn) a year. > > > > Manusia diciptakan Tuhan untuk punya akal agar dapat menolong diri sendiri. > > Jika sampai FFT jadi dilaksanakan maka kita akan melihat gelombang pelarian > > modal dari para investor yang tadinya menggunakan broker yang teregulasi > > (ada laporan pajaknya) untuk beralih pada broker-broker yang beroperasi > > pada negara-negara 'safe havens'. > > > > Saya membaca bahwa meskipun salah satu broker Inggris beroperasi di Siprus, > > tapi uang nasabah mereka semuanya selamat karena dana tersebut ternyata > > tidak disimpan pada bank-bank Siprus, tapi disimpannya di Monako dan > > Barclays bank. Jadi Siprus hanya sebagai tempat pinjam nama saja. Ha ha ha > > ... > > > > Para wajib pajak Inggris tentu kuciwa berat kalau mengetahui betapa pajak > > mereka itu terbuang percuma untuk sekedar menyelamatkan selembar nyawa > > seorang bandar narkoba demi yang namanya HAM seperti pada berita berikut. > > > > http://www.telegraph.co.uk/news/uknews/immigration/10023002/Home-Office-fury-as-drug-dealer-immigrant-wins-right-to-stay-in-UK.html > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
