Pelaku Terorist Bomb Boston betul2 tidak menyangka kalo perbuatannya bisa tertangkap basah. Bayangkan ya... kalo saja tidak tertangkap, muslimin yang ngedukung bomb jihad ini akan bersorak menyebar fitnahnya, Islamophobia, juga bilang Islam agama damai yang ngebomb itu Kristen konspirasi untuk ngefitnah Islam, persis seperti kasus pemerkosaan massal dan penjarahaan toko cina dimana MUI pertama bilang pelakunya orang2 Kristen untuk ngefitnah Islam meskipun bukti2 filem, dan saksi2 menyatakan dengan tegas siapa2 pelakunya tidak satupun yang ditangkap. Bahkan ada saksi yang menyerahkan bukti rekaman filemnya kepada polisi, kemudian oleh polisi disangkal tidak pernah menerima barang bukti tsb. Pengadilan yang diserahkan barang bukti itu menyatakan bahwa barang buktinya hilang. Menyebarkan dan dakwah Islam cara2 begitu tentu sangat memalukan, merusak citra Islam itu sendiri, dan hal ini juga akan dibenarkan oleh umat Islam yang damai seperti umat Ahmadiah, umat Syiah, umat Islam Kejawen dll dimana semua bersatu mengutuk perbuatan sunnah nabi ini. Demikianlah, apa yang terjadi dengan pelaku bomb Boston juga tidak berbeda, para pendukung teror jihad juga menyebar fitnah yang sia2 ini karena sudah diketahuji umum cara2 kotor yang sneaky ini dipraktekkan muslimin pelaku sunnah nabi ini. Cara2 penangkapan pelaku Bomb Boston ini betul2 luar biasa, step by step ditunjukkan dalam laporan berita diseluruh dunia, si pelaku pakai topi, kacamata berjaket dan bawa tas berisi bomb yang diletakkan diantara kerumunan orang, kesemuanya tertangkap oleh security camera yang dipasang oleh pemilik toko dan juga diserahkan para pemilik toko itu kepada penyidik FBI. Sipelaku sudah yakin bahwa tidak mungkin perbuatannya bisa terlihat camera karena tertutup oleh kerumunan banyak orang, sayangnya si pelaku tidak menduga bahwa camera itu dipasang diketinggian tertentu sehingga bisa tampak jelas perbuatannya. Bukan cuma perbuatannya saja yang tampak, bahkan wajah pelakunya juga jelas dan tegas karena direkam oleh camera yang hi resolution. Ini betul2 membuat panik pelaku sehingga sebelum tertangkap mereka berusaha melarikan diri dengan menembak polisi dan merampok mobil untuk menyelamatkan diri dari kejaran polisi. Akibatnya tambah parah, si pemilik mobil yang dirampok menjadi saksi hidup yang mendengar sendiri pernyataan si pelaku bahwa dia adalah pelaku bomb Boston. Tapi kemudian para pembela dan pendukung terorist jihad ini menyatakan semua itu adalah konspirasi dan direkayasa FBI untuk menjebak muslimin, untuk memfitnah dan men-jelek2an Islam. hehehehe... kita semua tentu tahu cara begini tidak bisa menyanggah bukti2 otentik rekaman camera, saksi hidup, dan bukti polisi yang mati ditembak, bahkan ada pengakuan si pelaku terorist itu sendiri yang telah direkam penyidik di Rumah Sakit yang meskipun tidak bisa ngomong tapi berhasil menuliskan pengakutannya dengan tulisan tangannya sendiri. Babak belur lah gerombolan terorist jihad ini, di Russia tertangkap 140 orang, sedangkan di Amerika selain satu terorist mati si tamerlan ditembak polisi karena melawan, dan adiknya yang tertangkap hidup serta gagal bunuh diri, ditambah ada tiga lagi dari Kazakztan yang bantu menyelamatkan kedua pelaku terorist ini dari kejaran polisi setelah melihat wajah temannya di muka TV. Jadi rencana dan perbuatan teror jihad yang begitu sempurna yang didahului baca bissmilah serta doa2 memohon dukungan Allah, ternyata berhasil ditumpas dimanapun akar2nya berada, bahkan di Russia pun ibu si pelaku terpaksa melarikan diri karena rumahnya digerebek kepolisian Ceznia. Dan yang luar biasa juga adalah, para pemberontak Ceznia yang mendukungnya justru menyangkal, padahal mereka pernah minta bantuan Amerika, meskipun sudah dibantu tapi tetap ngebomb mereka yang ngebantunya. Satu hal yang pasti, para pemberontak Syariah Islam ceznia ini menyangkal karena ketakutan bukan sebenarnya mereka tidak terlibat karena pihak Russia dan Amerika yang bekerja terpisah bisa membuktikan bahwa selama lebih 6 bulan ditahun 2012, si Tamerlan dilatih pembuatan dan peledakan bomb disuatu tempat di Ceznia dan yang mengirim si Tamerlan ketempat latihan itu justru ibunya sendiri yang mendambakan anaknya menjadi bintang syuhada agamanya. Jadi sekarang kita sama2 saksikan, dunia Islam dan para pendukung Jihad Islam betul2 shock, mental, moral dan moril semua terorist jihad diseluruh dunia ambruk setelah bomb Boston, bahkan di Indonesia dikejar kemanapun mereka lari. Kemarahan dan kebencian semua bangsa2 didunia kepada teror jihad Islam memuncak, apalagi negara cina yang calon doktor tahun terakhir rencana lulus malah jadi korban teror Jihad kiriman Allah u Akbar ini. Pasca teror jihad Boston, dukungan berdirinya negara Palestina makin kecil, rakyatnya disana sekarang makin kelaparan, saling merampok, demi memperpanjang hidup tidak ragu mereka mengorbankan anaknya sendiri untuk dipaksa berjihad maupun mencuri milik tetangganya. Ny. Muslim binti Muskitawati
[Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
