Yo beda ta Mus pengarang cerita silat kan memang fiksi,nek Bijbel itu sudah aku 
bilang Presidenmu setiap dilantik pasti ndemok Bijbel,coba kamu ganti buku 
silat nanti kamu kan digebuki FBI.

Tawangalun.

In [email protected], Muskitawati <muskitawati@...> wrote:
>
> Bible dan alQuran bukanlah buku sejarah, tapi merupakan dongeng2 dimasa itu 
> dengan memasukan nama2 tokoh sejarah se-mata2 untuk menarik pembaca dengan 
> tujuan berpihak kepada keimanan yang di brainwash - kan.
> 
> > "Tawangalun" <tawangalun@> wrote:
> > Oo tdk dulu kata Bijbelmu Sarah
> > disuruh bohong agar kalau ditanya
> > Abimelek(Firaun)apakah Abram suamimu?
> 
> Apakah dongeng itu anda anggap sama dengan sejarah ????  Biarpun namanya 
> disamakan dengan tokoh2 sejarah sekalipun tidak bisa mengubah dongeng menjadi 
> buku sejarah.
> 
> Coba anda baca cerita silat cina yang judulnya To Liong To atau Kisah 
> Membunuh Naga, disana ceritanya merupakan dongeng yang dikarang oleh 
> pengarang Chin Yung.  Semua tokoh2 dalam cerita itu menyangkut sejarah 
> Jenghiz Khan hingga cucu2nya yang terakhir, juga nama2 jendral2 dan raja2 
> kerajaan Han dizaman itu.  Tapi cerita itu hanya dongeng bukan sejarah, 
> supaya menarik pembaca maka nama2 tokohnya disesuaikan dengan nama2 yang ada 
> disejarah Cina.
> 
> Demikianlah dengan Bible, boleh saja anda percaya untuk digunakan dalam 
> beragama, tapi jangan dijadikan referensi sejarah untuk mengambil keputusan 
> Politik, itu blunder namanya, itu kebablasan namanya dan akhirnya menjadi 
> tragedi politi yang dialami Abbas sekarang ini.
> 
> Indonesia sebelum merdeka sewaktu jumlah penduduknya masih 60 juta, ternyata 
> 60% keturunan Cina, kemudian setelah Sukarno berkuasa keluar PP 10, semua 
> Cina diusir hingga populasinya jadi sekitar 5%, selanjutnya diskriminasi 
> rasial dan penjarahan toko2 Cina menurunkan populasi Cina jadi kurang 1% 
> sekarang ini.
> 
> Lalu apa yang mau anda simpulkan ???  bisa kah anda anggap bahwa Indonesia 
> milik cina ???  Karena kalo berdasarkan kasus begitu sama halnya dengan kasus 
> Arab Palestina yang statusnya tidak berbeda dengan Cina Indonesia.  Lalu 
> kenapa cina Indonesia harus diusir, tetapi Arab Palestina dianggap pemilik 
> Palestina dan Yahudi yang pribumi Palestina harus dimusnahkan ????  Biadab 
> bukan ???
> 
> Sama halnya, Rohingya yang bukan penduduk kenapa harus diakui sebagai 
> penduduk ??? sebaliknya Yahudi yang penduduk aseli harus ditolak sebagai 
> penduduk ????  Itu namanya double standard, cuma mau menang sendiri karena 
> diwajibkan begitu oleh alQuran yang biadab.
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke