Bagus. Satu lagi anak Indonesia bakal belajar hidup di 
negeri orang. 

Selain belajar dari orang lain, yang juga penting adalah 
kasih kesempatan orang lain untuk belajar tentang Indonesia. 
Lebih bagus lagi kalau punya bekal ketrampilan / kesenian 
tradisional. 

Penting supaya kita nggak diperlakukan seperti kertas / 
buku kosong yang seenaknya mereka isi penuh-penuh dengan 
pikiran mereka. 

Ikuti saja jejak founding mothers & fathers yang sekalipun 
mengenyam pendidikan Belanda & Jepang tetapi mereka belajar 
tanpa harus tercemar. Sebaliknya, ilmu yang didapat justru 
digunakan untuk menolong bangsa ini mengatasi masalah-masalah 
yang dihadapi. Untuk merdeka. 

Di sini sudah banyak contoh kerta-kertas kosong itu. Yang isinya 
paling penuh coretan orang asing ya uplik bin leiden tea. Itu 
terjadi karena dia malas berpikir saking sibuk ternganga melihat 
orang asing. 

Padahal, nggak sedikit orang asing yang beberapa lembar 
kertasnya berisi tentang Indonesia. Malah dalam hal tertentu 
ada yang coretannya lebih mengindonesia dari kita. 

Selamat buat ki sanak. 


--- ayub <ayubyahya@...> wrote:

> juni, bln depan ini.. anak gw berangkat ke belanda, lanjutin kuliah
> di ugm ada Int'l Undergraduate Program, Faculty Economics & Business
> 
> program fakultasnya "Double Degree And Exchange Student's"
> 
> jadi lanjut kul di belanda bukan bea-siswa.. buat program Double 
> Degree-nya
> 
> punya duit ngga jaminan anak bisa brangkat kul ke belanda karena 
> persyaratan :
> IPK minimal 3.25 trus toefl 560 dan toefl IBT (internet base test) 
> 91, satu lagi lupa (mungkin IELTS)
> 
> kalo uplik ini kwalitasnya ngga dibawah standrad.. pasti gw minta 
> pertimbangan universitas mana yang bagus di Belanda, karena ada 
> pilihan :
> - University of Groningen
> - Rotterdam School of Management, Eur, Bld
> - Erasmus School of Economics, Eur, Bld
> 
> buat anak, gw ngga mau gambling... minta referensi orang macam 
> uplik ini, salah2 malah di brainwash. lol
> 
> mending browsing lewat internet dan koresponden ama temen2.. 
> akhirnya pilihan jatuh Erasmus School
> 
> orang tua mana yg ngga kecewa.. kalo sepulang dari belanda si anak 
> punya pikiran : bubarin tentara, campakan pancasila ke laut jawa... 
> homoseksual adalah alamiah.. dan jago maki-maki
> 
> justru anak2 gw kasih warning :
> "hati2 nak kalo di Leiden ketemu orang padang yang tampangnya mirip 
> pelayan rmh makan padang 'Sari Bundo'
> yg hobby nya jogging pakai sepatu kelap-kelip yg bentar2 liat jam 
> yg ada gps-nya.. mending minggir yaa nak"
> 
> oya, univ. leiden ngga rekomended.. cuma bagus di fak.hukumnya 
> doang !!
> 
> 
> 
> From: rezameutia <rezameutia@...>
> 
> > karena dibiayai oleh duit pembayar pajak rakyat maka mahasiswa 
> > dikirim bea siswa ke eropa, harapannya berguna untuk negara, nusa 
> > dan bangsa.  atau dengan scope yang lebih kecil, mahasiswa itu 
> > bisa berguna bagi masyrakat dan lingkungannnya. 
> > 
> > atau, dengan scope yang lebih kecil lagi, minimal berguna bagi 
> > keluarganya lah..
> > 
> > bukannya seperti jusfiq, udah dikirim bea siswa ke eropa si 
> > anjing tua bukannya sekolah dengan benar, tapi malahan jadi 
> > pecundang tolol junkie dan alkoholik sontoloyo yang jadi benalu 
> > di keluarga dan di negara yang ditinggalinya.
> > 
> > nonton film ini fiq, lalu pake otak anda dan mulai berpikir 
> > dalam2 "apa yang sudah anda lakukan selama hidup ini?  apa 
> > kontribusi dalam hidup anda selama ini?"
> > 
> > kalo anda tidak memberikan kontribusi apa2 untuk kehidupan dan 
> > cuman jadi sampah masyarakat dengan menjadi junkie dan alkoholik 
> > sontoloyo, ngapain anda hidup?
> > 
> > kenapa anda nggak bunuh diri aja?
> > 
> > anyway, film ini box office di indonesia tahun 2012
> > 
> > http://www.youtube.com/watch?v=q-0kbk4bYJM
> > 
> > ==== 
> > 
>  
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke