gue rasa elu mulai paham maksud gue tentang beda Islam arab dan islam indonesia
memakai istilah apapun, mau islam yang kebarat baratan seperti elu bilang, 
islam progresif, atau islam hompimpah, yang jelas Islam di indonesia itu unik, 
lebih terbuka dan moderat dari Islam di arab

Islam di indonesia menurut gue adalah islam terbaik, ngga masalah asalnya tu 
agama dari arab bahlul
lu bayangin, Indonesia negara Islam terbesar di dunia, hari natal dan paskah 
dirayakan sebagai
libut nasional, gereja ada hampir disetiap kota di Indonesia, homosex bukannya 
dihukum
mati kalau ketauan seperti di arab atau Iran kalau punya skill  malah bisa jadi 
selebriti

hukum sharia ngga berlaku di Indonesia, batas nikah untuk laki laki atau 
perempuan berbeda
dengan hadis dan quran, salah satu yang membuat kagum gue dengan pak harto ( 
atau Tien ) dulu
adalah dengan keluarnya peraturan pegawai negeri dilarang poligami ( lagi lagi
 bertentangan dengan quran ) 

gue rasa amat menghabiskan umur berdebat soal hukum islam yang menghalalkalkan 
kawin
dengan bocah, selama hukum itu ngga dipraktekan ( di indonesia ) , toh ngga ada 
masalah

hukum berzina di taurat dan quran itu rajam, tapi toh di barat atau di 
Indonesia ngga dipraktekan?

jadi bener katalu Islam di indonesia itu sudah barat alias maju, sehingga amat 
ngga lucu
elu mencerca pada sesatu yang sudah maju

begitu



________________________________
 From: Nub <[email protected]>
To: [email protected] 
Sent: Saturday, May 11, 2013 8:29 PM
Subject: [proletar] Re: Islam dan Pedofil ("Keadilan" menurut tukang kibulin 
bini...
 


  
gua juga ga setuju ama ajaran katolik yg mengharuskan romo untuk tidak menikah. 
nekad bener mereka mah. dikiranya gampang kali hidup tanpa sex. Padahal Paulus 
sendiri ketika menulis topik ini bilang bahwa ucapannya tentang ini hanya 
sekedar murni pendapat dia sendiri, bukan perintah Tuhan.

Coba ada katolik disini yg bisa membeberkan alasan kenapa gereja katolik 
mengharuskan romonya kaga kawin. 
sayang yg ada disini cuma katolik murtad penjilat islam hehehehe

btw lu bilang kalo praktek ngawinin anak kecil mungkin cuma 'populer' di Iran. 
kalo di indo, pasti orangnya sudah dikucilkan masyarakat. 
Mungkin justru ini indikasinya kalo islam diindonesia udah 'kebarat2an' beh ?? 
hehehehe

Kan islam itu aslinya memang dari timteng; dan islam menganggap muhammad itu 
adalah teladan bagi umat islam sepanjang masa (jadi tidak terikat jaman). 
Makanya ga usah jauh2 di Iran juga, Malaysia tetangga kita aja mentrinya bilang 
pemerintah malaysia ga bisa melarang perkawinan anak kecil karena islam 
menghalalkan. Jadi keliatan aslinya islam itu memang menghalalkan nyabulin 
bocah. Sedang kalo diindo mereka dikucilkan justru membuktikan kalo islam di 
indo itu udah ga murni islam hehehe

Yang gua mau bahas itu hukumnya beh.
hukum islam itu menghalalkan perkawinan anak kecil.
sedangkan kalo ada pastor katolik yg nyabuli bocah, ya tangkap aja kan gitu. 
Itu kan gunanya hukum?
masa kita mau meniadakan hukum gara2 ada yg melanggar hukum?


--- In [email protected], Habe Proletar <proletar4@...> wrote:
>
> banyak pastor yang mencabuli bocah menandakan agama katolik itu bermasalah
> salah satu masalahnya mungkin adalah dogma selibat buat pendeta yang melawan 
> kodrat
> kebutuhan sex itu ( bukan homosexual ) adalah alamiah
> 
> ada istilah tingkah umat itu mewakili agamanya
> gue ngga menyangkal umat islam di timur tengah  itu banyak yang bejad
> ada ulama yang mengawini bocah, meniru kelakuan nabinya
> batas umur untuk kawin di Iran itu 9 tahun buat perempuan
> 
> tapi itu di Iran, kalau lu praktekin di Indonesia, lu bakalan masuk penjara
> atau paling kurang dinista masyrakat,
> coba ada berapa banyak kasus laki laki yang kawin dengan perempuan dibawah 
> umur
> di indonesia tanpa menjadi sensasi berita dan cercaan orang banyak?
> 
> nah, kalau di islam tingkah umatnya mewakili agamanya
> bagaimana dengan katolik?ingat  pastur itu adalah gembala umat
> bagaimana mungkin seorang gembala bejad diberikan wewenang 
> memeberikan wejangan soal  moral dan ketuhanan?
> 
> ngerti lu?
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> ________________________________
>  From: Bukan Pedanda <bukan.pedanda@...>
> To: [email protected] 
> Sent: Saturday, May 11, 2013 1:56 AM
> Subject: [proletar] Re: Islam dan Pedofil ("Keadilan" menurut tukang kibulin 
> bini...
> 
> 
> 
>   
> &
> 
> Psikopat berat Hasan Basri tukang kibulin bini ini makin lama makin sedeng 
> aja...
> 
> Sudah tahunan dijelaskan disini bahwa bila banyak pastor dan rohaniwan 
> Nasrani lain itu nyodomi bocah maka mereka melanggar ajaran agama mereka, 
> sedangkan muslim ngawinin bocah berumur 9 tahun itu ngikutin contoh nabi 
> najis yang mereka jadikan panutan dan junjungan...
> 
> Kasihan saya melihat keadaan Hasan Basri yang makin lama makin sedeng begini.
> 
> --- In [email protected], Habe Proletar <proletar4@> wrote:
> >
> > gue bukan mau ngebelain islam sih
> > tapi kasus phedophilia itu jaman sekarang cenderung dilakukan pendeta 
> > katolik
> > kasus pastur mencabuli altar boy itu ratusan jumlahnya di amerika
> > 
> > supaya adil ada baiknya kita sama sama ngaca
> > 
> > 
> > ________________________________
> >  From: Nub <nubtheologian@>
> > To: [email protected] 
> > Sent: Friday, May 10, 2013 6:52 PM
> > Subject: [proletar] Islam dan Pedofil
> > 
> > 
> > 
> >   
> > Child marriage
> > 
> > Islam memberi standard yg sangat rusak dan amat berbahaya dalam hal umur 
> > minimum wanita untuk bisa menikah (dinikahi) â€" mengikuti contoh 
> > Muhammad itu sendiri. Aisha bilang bahwa dia masih berumur 6 tahun ketika 
> > Muhammad mengawininya. Tapi aisha belum ditiduri Muhammad sampai 3 tahun 
> > setelah itu - kemungkinan besar hanya diraba2 saja. Kalo ga ngapa2in kan ga 
> > logis. Kenapa harus dikawinin kalo ga mau ngapa2in dulu? Ketika itu 
> > Muhammad berumur 54 tahun. 
> > 
> > Mungkin benar perkawinan dengan gadis belia bukanlah hal yg heran pada masa 
> > itu, tapi kita ini sedang berbicara tentang Muhammad, yg konon adalah 
> > contoh absolut dalam hal berprilaku (Quran 33:21) untuk semua umat manusia 
> > dari segala jaman. Dan benar, bagi orang islam Muhammad tetap dianggap 
> > sebagai teladan hingga jaman sekarang. 
> > 
> > Oleh karena alasan inilah ulama tinggi dari Bangladesh Fazlul Haque Amini 
> > menyerukan bahwa mereka yg ingin melarang perkawinan dengan anak kecil itu 
> > membuat Muhammad menjadi kelihatan jelek: "Banning child marriage will 
> > cause challenging the marriage of the holy prophet of Islam . . . [putting] 
> > the moral character of the prophet into controversy and challenge." Dia 
> > bahkan mengancam dan mengatakan kalau islam itu mengijinkan mengawini anak 
> > kecil dan dia tidak akan bertoleransi jika ada penguasa yang ingin melarang 
> > perkawinan anak kecil dengan alasan memberi hak yang lebih kepada wanita. 
> > Konon ada 200,000 anak buahnya yg siap berjihad memerangi mereka yang 
> > melarang perkawinan anak kecil.
> > 
> > Negara2 islam lainnya mengikuti contoh Muhammad dengan senang hati, 
> > misalnya Iran. Artikel 1041 dari civil code of the Islamic republic of iran 
> > berbunyi: 
> > 
> > Article 1041 - Marriage before the age, of majority is prohibited.
> > Note -Marriage before puberty by the permission of the Guardian and on 
> > condition of taking into consideration the ward's interest is proper.
> > Note 1 - the age of majority for boys is fifteen lunar years and for girls 
> > nine lunar years. 
> > http://www.alaviandassociates.com/documents/civilcode.pdf
> > 
> > Maka tidaklah heran, islam itu adalah anugrah buat para pedofil yg doyan 
> > nidurin anak kecil. Lebih dari setengah dari wanita di Afghanistan dan 
> > Bangladesh menikah sebelum umur 18 
> > (http://news.bbc.co.uk/2/hi/1206979.stm). Bahkan penelitian lain menunjukan 
> > bahwa lebih dari dua pertiga wanita di Afghanistan dan Bangladesh menikah 
> > sebelum mereka mencapai umur 13 tahun, bahkan ada gadis berumur 10 tahun 
> > sudah tunangan dengan kakek2 berumur 60 tahun 
> > (http://americamagazine.org/issue/364/article/child-marriage-afghanistan-and-pakistan).
> >  Benar2 mengikuti teladan Muhammad the great pedophile. 
> > 
> > Karena contoh langsung dari nabi inilah maka upaya2 untuk melarang 
> > pernikahan anak kecil selalu tersandung batu hambatan. Misalnya di tahun 
> > 2009, seorang cleric dari Yemen mengeluarkan fatwa bahwa menentang 
> > perkawinan anak kecil itu merupakan murtad dari islam. Atau imam dari 
> > Maroko yg ditahun 2008 mengeluarkan fatwa bahwa perkawinan anak kecil itu 
> > diterima oleh agama islam 
> > (http://www.rnw.nl/africa/bulletin/outcry-over-%E2%80%98pedo-imam%E2%80%99).
> >  Nazri Azis, pejabat dari Malaysia, bahkan mengatakan bahwa pemerintah 
> > Malaysia tidak bisa melarang pernikahan anak kecil karena agama islam 
> > mengijinkannya 
> > (http://www.nytimes.com/2012/11/27/world/asia/calls-to-end-child-marriages-in-malaysia-after-12-year-old-weds.html?_r=0).
> >  
> > 
> > Jadi buat anda yang mempunyai anak gadis dibawah umur, hati-hati kalau 
> > ketemu ulama islam dan umat islam yang taat lainnya. Ntar si ulama bisa 
> > ngeces air liurnya dan ngembat anak anda. Jangan merasa aman hanya karena 
> > anak anda masih sangat kecil dan anda berpikir tidak akan ada manusia 
> > sejahat itu yang akan nafsu dan ngembat anak anda. Justru anak anda akan 
> > aman jika mereka bergaul dengan islam yang suka dugem misalnya. Semakin 
> > mereka jauh dengan islam, semakin mereka tidak berbahaya bagi anak anda.
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke