Ya terserah kalo lu percaya, kan lu memang kitiran di atas bukit. Hak lu untuk jadi kitiran.
Kayak Harmoko lu, nurut aja ditunjuk ke sana ditunjuk ke mari. --- "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@...> wrote: > Dipo yang memang gila berat dan mentally retarded itu ngisap jempol > lagi.. > > Saat ilmuwan sudah menunjukkkan bahwa homoseksual itu alamiah eh > dia masih ngigo seperti dibawah ini.. > > --- "ajeg" <ajegilelu@> wrote: > > > Pada umumnya (boleh buktikan secara ilmiah), kaum homo itu > > berorientasi pada seks. Jarang atau malah nggak ada pasangan > > homo yang sekedar berteman, bersahabat, bersaudara. > > > > Normalnya, minat manusia terhadap seks baru muncul bersamaan > > dengan berkembangnya hormon reproduksi saat si manusia menjelang > > atau di usia remaja. Dengan kata lain, ketertarikan terhadap seks > > mustahil ada di anak usia balita. Mustahil homo itu alamiah. > > > > Homo atau gay itu "menjadi". Beda dengan manusia lelaki atau > > manusia perempuan yang memang terbentuk sejak dalam kandungan. > > Artinya, "menjadi" manusia homo itu pilihan. Dan itu urusan > > masing-masing. > > > > Tapi, kalau pasangan homo mau meresmikan hubungan mereka dalam > > lembaga perkawinan ya lucu. Apa yang mau mereka cari dari > > rumahtangga yang 100% bisa mereka lakukan tanpa lembaga > > perkawinan itu? Sekedar melucu? > > > > Perkawinan sejenis memang lucu. Dan juga berbahaya. Terutama bagi > > kelangsungan umat manusia. > > > > Kombinasi kelucuan yang mengandung bahaya seperti ini jelas suatu > > kebodohan. Contohnya, uplik yang seuzur itu getol memamerkan > > kepala batunya adalah kelucuan yang mengundang bahaya. > > > > Bagusnya bahaya yang datang kepadanya sejauh ini cuma gamparan. > > Bolak-balik kayak gitu pun masih saja dia merasa kepala batunya > > benar. > > > > Kalau dia memang yakin dengan kebenarannya, mosok takut melucu > > di depan FPI. > > > > > > --- "suryana" <gsuryana@> wrote: > > > > > Aku pernah ngobrol dengan seorang homo > > > > > > + Apa bisa membedakan seseorang homo dan tidak nya ? > > > - Jelas bisa karena dari sinar mata dan gerak badannya bisa > > > diketahui seseorang homo dan tidaknya. > > > + Apa orang biasa bisa tahu dengan melihat bahwa seseorang homo > > > dan tidak nya ? > > > - Sepertinya sulit, karena dari penampilan tidak terlihat > > > perbedaannya, bila homo jenis perempuan bisa jadi masih bisa > > > diduga, sedang utk homo jenis pasangannya ( pria ), yg terlihat > > > yah tetap saja sisi prianya. > > > + Jadi utk orang biasa melihat homo jenis pria akan tetap sama > > > dengan pria normal ? > > > - yup.... > > > > > > ----- Original Message ----- > > > From: "Habe Proletar" <proletar4@> > > > > > > > selama ini gue ngga pernah denger yang namanya gay gen > > > > gue rasa ini cuma mitos yang dikibar kibar para pro > > > > perkawinan homo > > > > > > > > gue sendiri ngga anti sama homo > > > > yang gue ngga setuju cuma repetan mereka pengen > > > > mendesakralisasi nilai perkawinan doang kalo si jusplik > > > > memang sukanya dengan pler, tidak ada satu vagina dari orang > > > > tercantik sedunia sekalipun yang bisa merubah orientasi > > > > seksual dia untuk bersodomi ria dengan pria > > > > > > > > gue rasa suryana harus lebih banyak menelaah lagi soal gay gen > > > > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
