Densus 88 = Navy Seal. Sasaran tembak adalah Islam ______________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ Aku dan Bapa adalah satu." (Yoh 10:30) <http://solusinews.blogspot.com/> Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa." (Yoh 10:34-38)<http://solusinews.blogspot.com/> Yesus mengatakan bahwa Bapa dan Yesus adalah satu oknum<http://solusinews.blogspot.com/>
"Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah).(QS.3:45) <http://solusinews.blogspot.com/> *YESAYA 28:16* 16 sebab itu beginilah Firman TUHAN ALLAH: "Sesungguhnya, AKU meletakkan sebagai dasar di Sion sebuah batu, batu yang teruji, sebuah batu penjuru yang mahal, suatu dasar yang teguh: Siapa yang percaya, tidak akan gelisah! <http://solusinews.blogspot.com/> 2013/5/17 Muskitawati <[email protected]> > ** > > > Jadi kalo ada berita tentang Densus salah tembak, maka beritanya dari > koran2 yang mendukung teroris jihad Islam dalam rangka mencari dukungan > politik untuk menghentikan penumpasan teroris jihad Islam dalam kerangka > memaksakan syariah Islam yang ditolak oleh mayoritas bangsa Indonesia dan > bahkan ditolak oleh pendiri negara RI ini. > > > Tokoh2 politik yang melindungi teroris jihad Islam seperti Din Samsudin > sebagai ketua MUI juga rajin menyebarkan berita tentang Densus yang salah > tembak karena ingin agar semua teroris ditangkap hidup2 tanpa ada yang > ditembak mati karena mereka hanya didorong oleh kewajiban agama Islamnya > saja. Memang tokoh2 politik seperti ini tidak ada yang ditangkap karena > Demokrasi melindungi hak setiap orang untuk mengeluarkan pendapat, apapun > pendapatnya tidak dilarang. Namun harus di ingat, tokoh2 politik seperti > ini belum tentu pendukung teroris sesungguhnya, mereka hampir semua juga > merupakan agen untuk memancing kelompok2 pendukung teroris itu muncul untuk > bisa diawasi kegiatan2nya secara intelejens. Karena kalo mereka memang > merupakan musuh negara, maka sudah jauh2 hari mereka diringkus oleh yang > berwajib. > > > > micha_budi@... wrote: > > Lihat Orang tua (laki-laki) loncat > > jendela karena panik lantas ditembak > > dan mati! Pertanyaannya kenapa lari..? > > > Densus 88 dididik lebih ketat daripada polisi, jadi yang ditembak itu > PASTI terorist, karena sebelumnya sudah di-amat2i jauh hari sebelum rumah > tsb dikepung. Selalu ada standard prosedure dalam mengepung rumah teroris, > penduduk sekitarnya diminta menyingkir dengan dibantu ketua RT/RW tentunya. > Setelah pengepungan dianggap rampung, kemudian polisi Densus 88 ini dengan > microphone meminta isi rumah yang dikepungnya untuk keluar menyerah dengan > mengangkat tangan karena diyakini ada senjata api dirumah itu. > > > Kalo sudah terkepung seperti begitu kemudian ada laki2 loncat keluar > jendela, bukan kita namakan panik tapi melawan perintah Polisi untuk keluar > dari pintu menyerah secara baik2. > > > Jadi enggak pernah ada tuh yang dinamakan salah tembak, karena kalo memang > salah tembak, si anggauta Densus itu pasti di pecat karena petugas Densus > dilapangan hanyalah anak buah saja yang harus tunduk perintah atasannya > yang berada dikantor bukan dilapangan. > > > Jadi sekali lagi, siapapun yang terkena tembak Densus pasti terorist > karena Densus cuma menembak teroris saja bukan menembak orang baik2. Hanya > mereka yang mendukung, melindungi, dan mendanai teroris jihad itulah yang > selalu berargumentasi sebagai salah tembak. > > > Harus anda semua ingat dan pahami, bahwa yang disebut teroris bukan hanya > pelaku pemboman saja tetapi juga mereka yang membantu memberi tempat > tinggal, memberi makan, dan memberi keterangan palsu untuk menutupi > kegiatan si teroris itu sendiri. > > > Kalo tempat tinggal itu sudah dipastikan tempat tinggal si teroris, maka > siapapun yang ada didalam rumah itu harus ditangkap dan siapapun yang > melawan atau melarikan diri harus ditembak, dan begitulah disiplin anggauta > Densus 88. Seisi rumah tsb pasti bersalah, tapi kesalahannya tidak sama > besarnya, misalnya si pemilik rumah yang karena dipaksa atau terpaksa > memberikan tempatnya untuk si terorist tentunya tidak seberat kesalahan si > pelaku teroris bahkan yang kesalahannya ringan saja tidak dipenjara atau > dihukum oleh pengadilan, bisa dibebaskan. > > > Ny. Muslim binti Muskitawati. > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
