Ini sayah dapet puisi dari majalah tempo edisi mei 2013 ... isinya lumayan
HABIS UPAHAN barusan lenyap upah kerja sebulan sekejap lenyap sekejap saja mampir di kantong dipotong spsi sewa rumah bon warung odolshampo dan ini itu kantong kembali kosong di lantai lembab bertopang dagu di paku-paku bergelantungan anduk basah dan cucian dalam tempurung kepala jelas terbayang hasil kerja memenuhi bak mobil mobil angkutan dibawa kapal menyeberang lautan memasuki toko - toko sudut sudut benua dan tiap akhir bulan kami yang mengupas kapas menjadi wujud kain kain kain berupa pelangi tiap akhir bulan di bawah lampu penerang rumah kontrakan yang remang-remang mengotak-atik kertas slip seperti anak SD mencari jawaban soal matematika ( puisi ini ditulis oleh aktifis yang kemudian lenyap dan diperkirakan "diculik" dan "dihabisi" penguasa saat itu ) ======================== ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
