Berpoligami dalam Islam menjadi bumerang buat yang menganut atau yang
percaya dengan ajaran Islam yang katanya indah.
______________________________________________________________________________________________________________________
______________________________________________________________________________________________________________________


Aku dan Bapa adalah satu." (Yoh 10:30)
Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa." (Yoh 10:34-38)
Yesus mengatakan bahwa Bapa dan Yesus adalah satu oknum

"Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat
daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di
dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada
Allah)”.(QS.3:45)

*YESAYA 28:16*
16 sebab itu beginilah Firman TUHAN ALLAH: "Sesungguhnya, AKU meletakkan
sebagai dasar di Sion sebuah batu, batu yang teruji, sebuah batu penjuru
yang mahal, suatu dasar yang teguh: Siapa yang percaya, tidak akan gelisah!


---------- Forwarded message ----------
From: Bruno Mars <[email protected]>
Date: 2013/5/27
Subject: [mediacare] PKS, Syahwat dan Poligami
To: Media Care <[email protected]>


**


Saya heran dengan Inilah.com, media yang sering dibaca dan dikutip Abu
Jundi dkk. Di satu sisi media ini membela PKS namun di kesempatan lain
media ini menjatuhkan PKS sampai ke titik nadir.
Tumben Abu Jundi tidak mengutip berita dari Inilah.com lagi.
PKS ini lama-lama sudah jadi seperti aliran sesat saja, wanita-wanita di
PKS malah senang dan bangga dipoligami.

Apa tidak ada cara lain yang bisa dipikirkan Ustad Hilmi untuk memperbanyak
kader selain berpoligami? Primitif sekali pola pikir kader PKS ini.

"Pertama, poligami dilakukan kader dan politisi PKS untuk memperbanyak
kader dan anak.
Kedua, politisi PKS memang ditolerir untuk poligami karena jumlah perempuan
lebih banyak dari lelaki.
Ketiga, tabiat politisi PKS umumnya condong kepada poligami sebagai suatu
kenikmatan, ketimbang selingkuh yang dianggap perbuatan setan."


PKS, Syahwat dan Poligami

*INILAH.COM Soal syahwat menjadi garam yang bisa mengasinkan panggung
politik. Menariknya, ihwal ini sempat meramaikan PKS. Banyaknya politisi
partai yang poligami menjadi sorotan publik. *

Urusan syahwat juga (telah) menjalar di kalangan kader dan politisi PKS.
Kelas perbuatannya tentu beda. Bukan dalam perselingkuhan, tetapi lebih
banyak pada poligami.

Seorang mantan aktivis Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kepada
*INILAH.COM*menyatakan ada beberapa alasan praktis atas politik
syahwat di kalangan PKS
yang pantas untuk diamati. Alasan-alasan ini, sejatinya, berada di luar
ketertarikan sepasang anak manusia.

Pertama, poligami dilakukan kader dan politisi PKS untuk memperbanyak kader
dan anak. Kedua, politisi PKS memang ditolerir untuk poligami karena jumlah
perempuan lebih banyak dari lelaki. Ketiga, tabiat politisi PKS umumnya
condong kepada poligami sebagai suatu kenikmatan, ketimbang selingkuh yang
dianggap perbuatan setan.

Karena itu, banyak kader PKS yang kaget ketika Cahyadi Takariawan, seorang
anggota Majelis Syura PKS yang disegani, menulis buku *Bahagiakan Diri
dengan Satu Istri*. Buku terbitan Era Intermedia, Solo itu, telah dicetak
hingga 10.000 eksemplar. Buku setebal 278 halaman itu mengupas sisi-sisi
lain dari keluarga yang berpoligami.

Kini buku karya Ustadz Cahyadi itu mengubah paradigma umum di kalangan
wanita PKS yang selama ini mendukung poligami. Kalau yang menulis orang
luar atau orang yang sekuler, kalangan PKS tidak akan heran. Tapi, kali ini
yang menulis adalah ustadz yang kredibilitasnya sangat diakui di Majelis
Syura PKS.

Majelis syura adalah elemen tertinggi di partai yang berdiri sejak 1998
(awalnya bernama Partai Keadilan). Anggota majelis hanya 99 orang yang
dipilih dari jutaan kader PKS di seluruh Indonesia.
*Bahagiakan Diri dengan Satu Istri* disambut gembira jutaan kader wanita
PKS. Namun, sebaliknya, para kader pria yang sudah atau akan berpoligami
bereaksi dengan keras.

Buku Cahyadi tak pelak memicu kontroversi yang panas. Sebab di kalangan
PKS, para petingginya banyak yang poligami. Wakil Bendahara Umum DPP PKS
Didin Amarudin, misalnya, beristri tiga. Akibat terbitnya buku itu, konon
istri-istrinya menjadi gelisah.

Didin kepada pers pernah menyampaikan kisah sukses poligami dirinya. Istri
pertama Didin dinikahi pada 1990. Lalu, istri kedua pada 2001. Terakhir,
Didin menikahi akhwat (kader PKS) menjadi istri ketiga pada 2002.
Tifatul Sembiring, Presiden PKS kelahiran Bukittinggi, 46 tahun lalu, juga
beristri dua. Sekretaris Jenderal PKS Anis Matta juga berpoligami. Bahkan,
istri kedua Anis berkebangsaan asing, asal Hungaria. Zulkifliemansyah,
anggota DPR PKS yang gagal jadi Gubernur Banten, juga dikabarkan sudah
menikah lagi.

Para qiyadah (pimpinan) partai PKS gelisah karena buku itu dijadikan simbol
perlawanan terhadap suami yang akan menikah lagi. Rupanya, buku yang
menganjurkan lelaki memiliki satu istri itu menjadi antitesa bagi politisi
PKS yang doyan poligami, sehingga ditarik dari peredaran.

 


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke