Pada dasarnya setiap orang itu ingin dilihat ada. dan ini bukan masalah. yang 
jadi masalah biasanya cara seseorang dalam menunjukkan eksistensi nya itu.

Uplik, meskipun sudah uzur, namun secara mentalitas sama percis dengan temen - 
temen saya waktu di SMP Negeri beberapa puluh tahun yang lalu. Beberapa 
diantaranya meng ekpresikan eksistensi mereka dengan cara mencorat coret 
dinding WC Sekolah.

Beberapa tulisan di dinding WC dengan spidol / Pencil / Tinta emas / 
Perak/Pylox beragam kategory. Ada "Puisi", Essay, atau tulisan - tulisan 
beberapa patah kata semisal : "I Love You Shinta..!" , "Tino sayang Tini", "Oh 
Dewi..gunung kan kudaki...lautan kuseberangi...bla..bla...", " The big Family 
Bla..bla..." , "OI Indonesia " .. " Slanker !" atau beberapa tulisan nyeleneh: 
"Guruku sayang ..guruku galak ..." : "Guruku cantik sekali .." 

Uplik dalam kontek ini jelas sakit secara kejiwaan. Berusaha menunjukkan 
eksistensi dengan cara yang bikin kesel sekian banyak orang, menulis penistaan 
agama selama lebih dri 10 tahun di kampung petar tanpa memberi solusi apapun 
kecuali menjebloskan orang ke dalam penjara.

apa yang uplik perjuangkan ? Atheism ? Kristen ? Sex sesama jenis ? atau 
memprovokasi suasana -- terutama di Indonesia -- agar keharmonisan yang ada 
menjadi disharmonis dengan memicu isyu SARA.

Tentu kebebasan bicara itu ada di sini, di Indonesia. Kadang kita memang perlu 
berdebat tentang agama, Tuhan, atau apapun. dan sasarannya adalah pada akhirnya 
adalah kedewasaan diri kita sendiri. Bukan untuk mendewasakan orang lain.

Saya sering sharing dengan pemeluk katolik atau protestan di dunia nyata. Dan 
perbedaan pemahaman yang kami miliki tidak perlu jadi alasan untuk bermusuhan. 
Malah sering nya, teman - teman kristen ini mengingatkan saya ketika waktu 
shalat datang, mengingatkan saya saat saya sesekali minum "Mix - Max" :-) Dalam 
hal Tuhan, kita sepakat untuk tidak sepakat. Namun relasi interpersonal apanan 
baik - baik saja. Nddak perlu jadi musuhan :-)

Uplik mah apan tidak dewasa. Semua orang diajak untuk membenci Islam. dan orang 
yang tidak benci Islam, terus dihajar habis habisan.

Ternyata..nambah tua bukan jaminan untuk nambah dewasa.

Kasihan.



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke