Hizbut Tahrir, Partai Pembebasan, adalah komponen Islam yang jelas2 asing utk 
Indonesia. HT termasuk organisasi berbahaya karena sangat radikal. HT lahir 
dari Ikhwanul Muslimin yang didirikan oleh Hasan al Bana di Mesir, dan 
ideologinya diterapkan oleh Muslim Brotherhood di bawah Mursi yang tengah 
memimpin Mesir. 
Di Mesir, kehadiran mereka dibenci dan ditolak oleh kalangan luas karena 
ekstrim dan anti demokrasi. Di Indonesia, negara yang katanya menerapkan 
demokrasi Pancasila, HT tumbuh berkembang kayak jamur dan bebas berkumpul, 
apalagi di Senayan, sebuah aset negara yang dibangun dari uang pajak rakyat 
berbagai denonimasi agama.
Sementara itu pemerintah kayak banci..
Selamat tinggal negriku..


-, muskitawati <[email protected]> 

 muskitawati <[email protected]>
 [proletar] Negara Islam Adalah Negara Anti-Demokrasi
 [email protected]
















 



  


    
      
      
      Negara Islam Adalah Negara Anti-Demokrasi                               

     



Syariah Islam sudah terbukti gagal sejak pertama dilahirkan.  Pergantian 
pemimpin selalu melalui pembunuhan dan pembantaian pengikut2 pemimpin 
sebelumnya.



Nabi Muhammad diracun mati kemudian Abu Bakar mengangkat diri jadi caliph.  
Enam bulan kemudian, Abu Bakar dibunuh temannya sendiri Umar yang kemudian 
menggantikannya jadi Caliph.  Demikianlah seterusnya Umar dibunuh lagi sehingga 
Uthman menggantikannya, bantai membantai sesama Islam sesama muslimin bukan 
cuma hari ini tapi sejak dizaman nabi Muhammad masih hidup pun sudah saling 
membantai.



Beda dengan negara Demokrasi, pemimpin diangkat melalui pemilu bukan melalui 
pembantaian.



Terbukti fakta2nya, coba anda tunjukkan mana ada negara Islam yang pemimpinnya 
bisa naik tanpa pertumpahan darah ????  Musri naik setelah menggulingkan dan 
memenjarakan presiden sebelumnya.  Sadam Hussein digulingkan rakyatnya dengan 
bantuan Amerika.  Sekarang presiden Suriah menolak mundur sehingga timbul 
pemberontakan.



Demikianlah, negara Islam belum pernah mengenal apa arti Demokrasi.



> "Tawangalun" <tawangalun@...> wrote:

> Memang wong Islam kalau pakai system

> Demokrasi akan selalu berantem soale

> berkahnya dicabut, tapi nanti begitu

> Imam Mahdi njedul akan bersatu dibawah

> satu khilafah ,kan dulu aja bisa, yg

> ngrusak kan Inggris,la sekarang wong

> Islam telah sadar bahwa Demokrasi gak

> cocok utk Islam.



Sebelum Demokrasi lahir pun Islam sudah hancur lebur, kenapa harus tunggu 
khilafah lagi sekarang ini ???  Dulu pun sudah ada khilafah Abu Bakar, Umar, 
Uthman dll, tapi semuanya mati saling bunuh.  Barulah setelah munculnya Jenghiz 
Khan, semua khilafah mampus tak bisa reinkarnasi lagi hingga munculnya kekuatan 
barat barulah Islam membonceng Barat membangun kerajaan2 Islam sebagai boneka 
imperialisme Barat hingga sekarang ini.



Negara2 Barat menunjang pembentukan negara2 Islam agar tetap tergantung.



Ny. Muslim binti Muskitawati.





    
     

    
    






  










[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke