Jadi penumpasan teror jihad itu bukanlah "lobby" Yahudi melainkan keputusan mutlak seluruh negara didunia dan seluruh umat manusia didunia termasuk dukungan dari umat Islam itu sendiri.
"Lobby" merupakan sebuah istilah dalam kegiatan tawar menawar dalam pengambilan keputusan. Kubu memerangi terorist Jihad Islam diseluruh dunia adalah kegiatan yang mutlak tidak bisa ditawar sama sekali. Jadi dalam hal ini sama sekali bukan "Lobby Yahudi". Dalam hal ini anda boleh tanyakan sendiri kepada korban2 umat Islam Ahmadiah, korban2 pemerkosaan massal amoy2, pemilik toko2 cina yang dijarah oleh mujahidin di Indonesia, dan juga kepada rakyat Myanmar yang diteror oleh Islam haram jadah Rohingya. SEMUA KORBAN2 INI BERTEKAD MENUMPAS TERORIST JIHAD DIMANAPUN DAN SAMA SEKALI TIDAK PERLU LOBBY YAHUDI. > "Tawangalun" <tawangalun@...> wrote: > Jepang China itu gak bisa nyetir > Presiden AS,tapi Yahudi bisa sebab > Lobby Yahudi itu memang pinter. Bukan lobby lah namanya, karena presiden Amerika kapok ditipu Islam dengan teror jihad-nya. Dan presiden AS itu cuma bisa disetir oleh rakyatnya sendiri. Dan rakyat Amerika itu banyak orang2 Islam juga yang mengetahui seluk beluk ajaran Islam yang biadab ini. Jadi orang Amerika itu merupakan kumpulan semua bangsa2 seluruh dunia dan juga kumpulan semua agama2 yang ada diseluruh dunia. Padahal rakyat Amerika membandingkan antara Islam dan Yahudi, maka Yahudi lebih bisa dipercaya dan Islam paling tidak bisa dipercaya karena ajaran agamanya penuh tipu seperti al-Taqya. Demikianlah, dalam hal penumpasan terorist jihad kita tidak menyebutnya "lobby" karena lobby itu merupakan istilah dalam tawar menawar terhadap sebuah keputusan, sebaliknya penumpasan terorist jihad tidak bisa ditawar menawar melainkan mutlak karena selain biadab dan melanggar HAM juga merusak persendian ekonomi semua negara diseluruh dunia. Oleh karena itu, Yahudi yang lebih berpengalaman menghadapi teror jihad Islam ini dijadikan konsultan penting oleh presiden Amerika yang banyak menerima bantuan informasi dari Yahudi untuk menumpas teroris jihad ini. Jadi perlu apa lobby dalam memutuskan antara menumpas terorist jihad atau menyerah menjadi korban teroris jihad ??? Sekali lagi ya, China, Jepang, Korea dan semua negara2 beradab yang meskipun ideologynya bertentangan dengan Amerika, tapi dalam menilai Islam semuanya sama dalam satu front, bahwa Islam bukanlah agama tapi ajaran sesat yang membahayakan negara. Semua bergabung dalam satu front yaitu menumpas terorist jihad dimanapun juga. Dan jangan lupa, bahkan mayoritas umat Islam pun mempunyai anggapan yang sama meskipun di Indonesia dan negara2 Islam lainnya mereka tidak bebas untuk menyatakannya. Ny. Muslim binti Muskitawati. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
