"Sniper" Legendaris AS Tewas Ditembak Sesama Veteran
* Senin, 4 Februari 2013 | 09:25 WIB
Chris Kyle, anggota Navy SEAL,
dinobatkan sebagai sniper paling mematikan dan dijuluki Setan Ramadi
oleh gerilyawan Irak. | Dailymail/facebook
191
<http://internasional.kompas.com/read/2013/02/04/09255782/twitter.com#ko\
mentar>
WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Seorang veteran AS yang pernah betugas
dalam perang Irak yang diyakini mengalami gangguan jiwa dituduh
membunuh seorang mantan sniper atau penembak jitu pasukan elite AS Navy
SEAL, yang menulis konflik di Irak lewat sebuah buku laris.
Chrys Kyle (38), pegarang buku "American Sniper: The Autobiography of
the Most Lethal Sniper in US Military History" ditembak mati di sebuah
lapangan tembak di Glen Rose, Texas pada Sabtu (2/2/2013) waktu
setempat.
Kyle adalah seorang sniper atau penembak jitu dengan rekor 150 kali
tembakan mematikan selama karier 10 tahunnya di Korps Marinir AS.
Sepanjang kariernya Kyle pernah bertugas sebanyak empat kali di Irak.
Sejak pensiun dari militer, Kyle banyak terlibat dengan sebuah
organisasi yang membantu para bekas tentara yang mengalami masalah.
Dalam memoirnya yang laku keras itu, Kyle mengisahkan pengalamannya di
basis pemberontak Irak di Ramadi dan Fallujah.
Dia juga menulis bagaimana anggota Al-Qaeda menjulukinya dengan nama
"Si Setan" karena banyak membunuh anggota kelompok militan itu. Bahkan
Al-Qaeda menjanjikan hadiah bagi siapapun yang bisa membunuh Kyle.
Para pemberontak Irak dan Al-Qaeda tak pernah bisa membunuh Kyle, namun
ironisnya dia justru tewas di kampung halamannya, Amerika Serikat.
Kapten Jason Upshaw dari Kantor Sheriff Erath County, Minggu
(3/2/2013), mengatakan Kyle dan seorang temannya mengajak Eddie Routh
-seorang veteran perang Irak- ke lapangan tembak itu.
Di lapangan tembak itulah Eddie Routh, kemudian menembak mati sang
sniper legendaris itu. Saat ditangkap di kediamannya, polisi menemukan
pistol semi-otomatis yang diduga digunakan untuk menembak Kyle.
Polisi menduga ibu tersangka mengontak organisasi veteran perang FITCO
di mana Kyle terlibat untuk memberi bantuan untuk Eddie Routh.
"Kami sangat terkejut," kata Direktur FITCO, Travis Cox yang menambahkan
Kyle meninggalkan seorang istri dan dua orang anak.
"Chris meninggal dunia saat menjalankan apa yang diyakininya benar,
membantu prajurit yang tengah mengalami gangguan jiwa," tambah Cox.
Angkatan Bersenjata AS membenarkan Eddie Routh pernah bertugas di Irak
namun kini namanya hanya tercatat sebagai pasukan cadangan.
Harian The Dallas Morning News mengabarkan Kyle telah mendapatkan dua
medali Silver Stars dan lima Bronze Stars untuk pengabdiannya bersama
Korps Marinir AS.
Paulus Anak Wedus.
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/