Yup ! Di garut, sekitar 2 KM setelah belokan yang mau ke Candi Cangkuang, Udah 2 Minggu ini istri saya aktif bantu yayasan tuna grahita ...
Kayaknya, kita2 lebih seger bercerita tentang berbuatan nyata - sekecil apapun -- daripada seperti kelakuan si opa yang di leiden itu yang ngomong doang ke mana mana dengan judul "Kebebasan berpendapat ...spinoza...bla..bla..bla..." apanan tulisan tulisan seger yang ditulis Johny atawa tulisan "horor" ala Arra ... jauh lebih memberi aura positif di kampung petar dibanding gerombolan uplik kwek kwek susanti nub nab nib atawa item suritem. Haleluya. Puji tuhan. --- In [email protected], ayub <ayubyahya@...> wrote: > > FYI.. > > ada yayasan yg care dengan nasib anak2 jalanan.. nama yayasan tsb 'Yayasan > Cahaya Anak Negeri' > lokasi yayasan tsb ada di belakang stasiun Bekasi > > aktifitas yayasan tsb, memberi pendidikan kepada anak2 jalanan: pengamen, > pengemis, penjaja makanan dll > > bulan ini adalah akhir tahun pelajaran untuk SD, SMP, SMU.. banyak sekolah2 > swasta dalam acara tutup tahunnya > ngadain kegiatan drama, untuk nonton drama tsb harus beli undangan.. > > pastinya, orang tua siswa yang anaknya lulus ato anaknya terlibat ikut main > drama nonton dan beli undangan > > hasil penjualan undangan di serahkan ke yayasan tsb. > > > > > ________________________________ > From: pinpinyuliansyah <pinpinyuliansyah@...> > Â > > > > Â > Menolong orang yang tidak mampu dengan menunjukkan diri sangat amat mapan dan > mampu dengan cara memberi makan dan uang sekian puluh anak yatim piatu setiap > bulan, jelas adalah hal yang sangat berbeda. > > Berkenaan dengan membantu anak yatim, ada beberapa rekan yang melakukan hal > ini dengan motivasi dan jurus yang jelas tidak sama. > > Temen saya, lulusan S2 Harvard Cum laude, kristen katolik, punya cita cita > untuk menyumbang secara rutin 1 juta sebulan ke 1000 yayasan yatim piatu di > seluruh Indonesia. Nddak peduli itu yayasan Islam atawa kristen atawa umum. > Saya kagum. Dia orangnya emang pekerja keras. Baik hati. Cerdas. dan emang > turunan orang kaya. > > Ada lagi bos saya yang di medan. Rutin ngasih duit dan ngajak makan makan > sekian puluh anak yatim piatu sebulan sekali. Ketika saya tanya : Kenapa ? > Beliau apan menjawap :"Tolak bala, memperlancar rezeki dan menghidupkan > hati". Begitu pak Haji cerita ke saya. Saya tertunduk. Kagum. > > Ada lagi "bu haji" di daerah johor yang sekali kali ngumpulin anak yatim > untuk ngaji dan makan di rumah nya, namun aduh sombongnya ...aduh itu mulut > pedes nya .... dan seneng banget cerita ke semua orang bahwa die itu adalah > "penyayang anak yatim". Hadeh. > > Di sini, 8 rumah sebelah kanan saya, kemaren ngumpulin anak yatim entah > darimana. lebih dari 100 orang. Dan ... saya melihat sesuatu yang sangat amat > kontras ...bagaimana anak-anak yang berpakaian sangat sederhana itu sangat > sungkan ketika akan memasuki halaman rumah mewah dan besar itu ... dan > bagaimana sangat kontrasnya ketika alfhard...mercy ... bersanding dengan > hijet 1000 dan zebra yang dipakai untuk ngangkut anak2 yatim itu ...saya > cuman merhatiin sebentar saat lewat pakai kaos dan celana pendek serta sandal > jepit kebetulan lewat depan rumah itu sambil naik sepeda ( habis beli udud ). > > Membantu anak yatim itu bagus. sangat bagus. namun saat di jalan setiabudi - > Medan saya shalat, saya rada bingung ketika ada tulisan di papan pengumuman > mesjid : "Menyediakan anak - anak yatim piatu untuk acara - acara amal dan > selamatan .." > > Sungguh. Itu bener bener terjadi. Kertas pengumuman itu saya baca dengan mata > dan kepala saya sendiri. > > Menolong orang tidak mampu hanya untuk menunjukkan diri kita itu mampu -- > sama tidak mulia nya -- dengan manusia - manusia yang memperdagangkan anak - > anak yatim piatu untuk kepentingan dirinya sendiri. > > Mmmh. > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
