Negara adalah sebuah organisasi pemerintahan disusun oleh rakyatnya yang 
bertujuan untuk mensejahterakan rakyatnya, jadi beda dengan kalifah, kerajaan, 
emperor maupun dynasti yang merupakan organisasi keluarga, organisasi kelompok 
(agama, ras dll) yang bertujuan memperkaya dirinya sendiri, memperkaya 
keluarganya sendiri, atau memperkaya kelompoknya sendiri.

Demikianlah nasib negara Palestina yang dirancang untuk menghancurkan Israel 
demi kepentingan kelompok Islam.

Dengan mencatut nama negara Palestina sementara isinya bukan rakyat Palestina 
melainkan orang2 Arab dari negara2 Arab yang bertetangga dengan Israel.  
Dasarnya kelompok ini adalah kelompok teroris Islam, namun melalui teror2 
dimasa lalunya mereka berhasil menipu dunia bahwa mereka adalah kelompok 
pejuang kemerdekaan untuk negara dan bangsa yang enggak pernah ada didunia 
sebelumnya.  Sehingga kelompok ini banyak mendapat bantuan Internasional yang 
mengharapkan kelompok ini bisa membangun negara yang damai dengan tetangga2nya. 
 Namun memang pendirian negara ini bukan untuk tujuan damai tapi untuk 
menghancurkan Yahudi dan menegakkan Syariah Islam.

Dunia disadarkan setelah terbongkarnya pelatihan terorist bunuh diri dengan 
menggunakan dana bantuan Internasional ini dikota Jenin

http://www.jcpa.org/art/brief1-22.htm

Israel menghancurkan basis terorist yang terus menerus mengirimkan para 
terorist-nya untuk membomi Israel.  Akibat pengkhianatan pihak Arab Palestina, 
maka Israel mencabut pengakuannya juga mencabut rencana penyerahan wilayahnya 
di West Bank dan Gaza kepada otoritas Palestina yang dipimpin PLO.  Bahkan 
dunia Internasional yang juga dikhianati terpaksa menurunkan bahkan membatalkan 
bantuan2nya.

Waktu yang berjalan membawa para pemimpin terorist ini semakin tua sementara 
generasi pengganti tidak pernah dipersiapkan karena kelompok terorist Palestina 
ini memang merupakan organisasi kelompok bukan mewakili rakyat banyak.

Mahmud Abbas yang mengangkat diri sendiri jadi presiden Palestina juga semakin 
usur, tidak ada pensiun masa tua, sedangkan organisasi yang dipimpinnya saling 
baku hantam memperebutkan jabatan dalam mengkorupsi bantuan luar negerinya.

Sementara negara2 Arab sesama Islam yang selama ini menjadi penyokong dana para 
terorist ini sekarang dilanda perang agama antar sesama Islam sendiri sehingga 
tidak punya dana untuk mendukung negara Palestina.  Sementara organisasi 
Palestina itu sendiri sudah tidak karuan, setiap pemimpin berusaha mencuri dana 
yang mereka dapat dari bantuan tadi.  Perpecahan dikalangan terorist makin 
melebar, Hamas yang tadinya bersahabat dengan Hezbollah sekarang jadi musuh dan 
berperang saling membunuh di Suriah.

Detik2 keruntuhan kelompok2 terorist ini sekarang sedang berjalan menuju 
kemusnahan sendiri dalam perang agama yang sama.  Jadi ini bukan perang 
kemerdekaan, tapi perang penjajahan antar sesama Islam yang berperang sesamanya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke