Khilafah Abu Bakar berkuasa 6 bulan, kemudian dibunuh Umar, dan khilafah Umar 
berkuasa dua tahun kemudian dibunuh Uthman, selanjutnya khilafah Uthman 
berkuasa 1 tahun dibunuh lagi oleh Muawiyah dan khilafah Muawiyah berkuasa 
lebih dari 10 tahun turun menurun dua generasi sebelum dibunuh lagi oleh 
khilafah2 selanjutnya yang tidak diakui sebagai khilafah karena saling 
membantai sesama Islam.

Inilah hasil pembantaian keluarga nabi Muhammad si pencipta ajaran bencana 
Islam. Sang nabi dibantai Abu Bakar, dan keluarganya terus dikejar hingga Abu 
Bakar sendiri mati dibunuh oleh penggantinya Umar dan khilafah Umar tetap 
mengejar sisa cucu2 nabi Muhammad yang di Persia.

Saling membantai lebih dari 7 generasi, selama lebih dari 1000 tahun, dan 
sejarah Islam tetap menyebutnya Islam berjaya 1000 tahun.

Tapi karena mereka bukanlah penerus suksesi dinasty yang sama, maka kita tidak 
pernah menyebutnya sebagai kejayaan 1000 tahun meskipun sama2 Islamnya tapi 
beda2 alirannya.

Dynasti Saud yang berkuasa di Arab Saudia sekarang barulah bisa dikatakan 
sebagai berjaya lebih dari 200 tahun, dan inilah aliran Islam yang sama dan 
juga dari generasi suksesi dynasti yang sama sehingga bisa kita namakan 
kejayaan Islam dinasty Saud dari aliran Wahabi.

Tapi Islam wahabi dari dinasty Saud yang bisa berjaya selama lebih 200 tahun 
hingga sekarang ini dilindungi Inggris dan Amerika,  Apakah anda sebagai 
muslimin bersedia menyebutnya sebagai kejayaan Islam lebih dari 200 tahun ini 
sebagai kebanggaan Islami?  Jawabnya tentu ber-beda2 tergantung siapa yang 
menang saat itu dan aliran Islam mana yang anda anut.  Yang jelas kelompok 
Islam Syiah menolak mengakui Dinasty Saud sebagai Islam melainkan orang kafir 
antek Yahudi.

> "Tawangalun" <tawangalun@...> wrote:
> Kejatuhan Ottoman akibat banyak yg
> Sufy padahal Sufy itu kropos. Yg
> membubarkan Ottoman itu Inggris.
> Lalu keKhalifahan Cordoba pernah
> jaya disana selama 650 th.

Itulah sejarah yang direkayasa Islam untuk mempertahankan keimanan umatnya.  
Padahal Islam dari dulu hingga sekarang tetap sama yaitu saling membunuh.  Sama 
dengan Syria sekarang, Islam Syiah dan Suni saling bunuh, yang menang Syiah 
besok dibunuh Suni, yang menang Suni besoknya dibunuh Suni juga dan lusanya 
Syiah yang menggantikan membunuh Suni, demikianlah naik turun ganti khilafah 
sampai 1000 tahun pun Syria dikuasai Islam.  Tapi kita enggak mungkin 
menyebutnya di Syria, Islam berjaya 1000 tahun karena yang berkuasa tidak sama 
berbeda dinasty, beda keturunan, dan tidak sambung menyambung yang bisa membawa 
kemajuan.  Mereka tetap terkebelakang karena kekuasaan dengan penguasanya 
berbeda bukan suksesi yang sebelumnya.

Demikianlah, khilafah Cordoba bukanlah kejayaan Islam, melainkan bukti bencana 
antar sesama Islam turun temurun selama 650 tahun sama seperti khilafah di Arab 
Saudi pun bisa dianggap Islam masih berjaya sejak dari zaman nabi, namun bukan 
berjaya Islam-nya melainkan bencana saling membantainya itu yang berjaya hingga 
muncul khilafah Saud yang dilindungi Amerika bukan dilindungi Allah.

Ny. Muslim binti Muskitawati.



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke