Yg saya salut bukan karena yg converse Barat bukan ,ning dari musuh kok malah disulap jadi kawan itu namanya menang tanpa ngasorake kata mBah Harta. Jadi kalau Obama bisa merubah Bin Laden menjadi Kolonelnya saya betul2 salut,tapi kalau hanya mateni sih gampang.La Nabi dulu banyak sekali mengconverse dari semula musuh menjadi tangan kanannya.
Paulus Anak Wedus. --- In [email protected], Gabriella Rantau <gkrantau@...> wrote: > > Mungkin sekali Meneer Van Doorn ini kurang pandai membaca. Kalau dia benar2 > bisa membaca dan mengerti (krn sebagian besar Muslim tahu membaca dlm arti > menghafal tanpa ngerti), maka dia tidak mungkin mengatakan bhw Islam adalah > agama cinta damai! > > Tentunya banyak orang Belanda yg senang dia masuk Islam karena dia dungu dan > nothing good will come out of this stupid man! > > Gabriella > > PS Oom Tawangalun spt banyak Muslim begitu desperate untuk mendapatkan > confirmation ttg Islam sehingga gumbira kalau ada orang Barat yg menjadi > mualaf. > > > > ________________________________ > From: Tawangalun <tawangalun@...> > To: [email protected] > Sent: Tuesday, 25 June 2013 9:44 PM > Subject: [proletar] Islamnya Arnoud Van Doorn > > > > Â > Ini tetangga Yusfiq lo. > > Masuk Islamnya Arnoud Van Doorn membuat Belanda gempar. Pasalnya, Van Doorn > adalah teman Geert Wilder sekaligus mantan Wakil Ketua Partai Kebebasan > (PVV). Geert Wilders dikenal luas sebagai politisi anti-Islam yang pernah > membuat film Fitnapada 2008 lalu. Sedangkan PPV yang didirikannya juga > dikenal sebagai partai politik berhaluan liberal yang menentang Islam. > > Apa alasan Van Doorn masuk Islam dan bagaimana ia mendapatkan hidayah? > Berikut ini kisahnya: > > Arnoud Van Doorn bukanlah nama baru dalam jagat perpolitikan Belanda. Ia > aktif di PVV, bahkan menjadi salah satu pucuk pimpinan sebagai Wakil Ketua. > Tetapi justru itulah yang mengusik hatinya. Mengapa partainya selalu memusuhi > Islam? Rasa penasaran Van Doorn terhadap Islam semakin tak terbendung, hingga > ia pun mulai mempelajari apa itu Islam yang sebenarnya. > > "Saya benar-benar mulai memperdalam pengetahuan saya tentang Islam karena > penasaran," kata Van Doorn mengenang awal mula hidayah Islam menghampirinya. > > Rasa penasaran itu membuat Van Doorn mencari terjemah Al-Qur'an, hadits, dan > buku-buku referensi Islam. Hari demi hari berikutnya ia lalui dengan membaca > dan mengkaji buku-buku itu satu per satu, tanpa meninggalkan aktifitasnya > yang lain. Selama ini Van Doorn hanya tahu Islam dari perkataan orang-orang > yang membencinya. > > Orang-orang yang dekat dengan Van Doorn sebenarnya tahu bahwa Van Doorn > membaca referensi Islam, tetapi agaknya mereka tidak sampai berpikir bahwa > itu akan menjadi jalan hidayah bagi Van Doorn. Karena lazim dalam dunia > mereka, mengkaji sebuah pemikiran atau suatu faham tanpa harus mempercayai > dan mengikutinya. Bahkan, tidak sedikit orang yang mempelajari Islam untuk > kemudian menyerangnya. > > Van Dorn menghabiskan waktu hampir setahun untuk mengkaji Qur'an, Sunnah dan > sejumlah referensi Islam tersebut. Ia juga menyempatkan berdialog dengan > penganut Islam untuk mengetahui lebih jauh tentang agama yang menarik hatinya > tersebut. > > "Orang-orang di sekitar saya tahu bahwa saya telah aktif meneliti Qur'an, > sunnah dan tulisan-tulisan lain selama hampir setahun ini. Selain itu, saya > juga telah banyak melakukan percakapan dengan Muslimin tentang agama," ujar > Doorn kepada televisi Al-Jazirah Inggris. > > Semakin lama mempelajari Islam, Van Doorn semakin tertarik. Ia mulai > merasakan Islam sebagai sesuatu yang spesial. Meskipun sebelumnya ia juga > memiliki pondasi Kristen sebagai agamanya, Van Doorn merasakan Islam itu > istimewa. > > Apa yang selama ini ada dalam kepalanya bahwa Islam itu fanatik, menindas > wanita, tidak toleran, membabi buta memusuhi Barat, perlahan hilang dari > pikirannya. Van Doorn menemukan Islam sebagai sesuatu yang sama sekali > berbeda dari apa yang pernah ia sangka. > > Van Doorn juga menemukan, Islam adalah agama yang cinta damai. Tidak seperti > tuduhan media Barat yang selama ini mencitrakan Islam sebagai teroris. > > "99 persen kaum muslimin adalah pekerja keras dan pecinta damai. Jika lebih > banyak orang mempelajari Islam yang benar, semakin banyak orang yang akan > melihat keindahan itu," kata Van Doorn ketika diwawancarai oleh MNA. > > Jalan hidayah bagi Van Doorn semakin terbuka lebar ketika bertemu dengan > seorang Muslim bernama Aboe Khoulani, seorang rekannya yang menjabat di Dewan > Kota Den Haag. Selain menjelaskan Islam lebih jauh, ia juga menghubungkan Van > Doorn dengan Masjid As-Soennah. > > Puncak "pertarungan batin" dialami Van Doorn beberapa waktu kemudian. Apakah > ia akan mengikuti hidayah yang diamini oleh fitrahnya itu atau sebatas > menjadikannya sebagai pengetahuan. Beruntung, saat-saat itu tidak > berlarut-larut. Setelah mantap dengan Islam, Van Doorn pun mengikrarkan > syahadat. Ia pun menjadi Muslim dan menjadi saudara bagi sekitar 1,9 milyar > umat. Tetapi bagi partai dan pengikutnya, Van Doorn dicap "pengkhianat." > > Ket: Foto beliau tatkala sedang shalat di Ar Raudhah (Masjid an Nabawi > Madinah) > > Paulus Anak Wedus. > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
