elo ngomong apaan sih Nub ?

Tulisan Tawang, Ajek, dan reza yang mana yang elo maksut ?

Elo lagi sakaw ya Nub ?



--- In [email protected], "Nub" <nubtheologian@...> wrote:
>
> kalo kristen cerita kebejadan orang islam, itu orang gagal. Padahal misalnya 
> ada nexus antara orang ngembat anak kecil dengan kehidupan muhammad.
> 
> kalo islam cerita kebejadan orang kristen, itu orang sukses. Padahal misalnya 
> ga ada nexus sama sekali orang membunuh dengan ajaran/kehidupan Yesus.
> 
> Pinpin yg paling suka teriak kalau ada yg bawa2 kelakuan bejad orang arab. 
> Tapi giliran tawang yg ngomong, pinpin sungkem2 'iya oom tawang, bagus kok 
> tulisannya oom tawang'.
> 
> Hehe ternyata pinpin selain ngompol kalo ketemu joni, juga keringet dingin 
> kalo ketemu tawang. 
> Tapi ajeg ama reza yg bener2 bego dia ga takut, diludahin terang2an malah 
> dijilat2 ludahnya pinpin hueheuheuheuheuhe
> 
> --- In [email protected], ayub <ayubyahya@> wrote:
> >
> > 
> > 
> > maksudnya apa nih ??
> > 
> >  
> > kejadiannya bukan dinegara ini.. ngapain di bawa2 kesini??
> > mo adu keburukan masing2 agama ?
> > 
> > khas orang2 beragama.. 
> > 
> > demen adu kelakuan bejad versi agama2-nya 
> > 
> > 
> > penerima tunjangan di leiden.. bakalan puas
> > banyak follower nya... 
> > 
> >  
> > 
> > ________________________________
> >  From: Tawangalun <tawangalun@>
> >   
> >  
> > 
> > 
> >   
> > Puluhan ribu anak-anak menjadi korban pelecehan seksual di Gereja Belanda
> > Puluhan ribu anak-anak menjadi korban pelecehan seksual di Gereja Belanda
> > 
> > BELANDA (Arrahmah.com) â€" Puluhan ribu anak-anak telah menjadi korban 
> > pelecehan seksual oleh Gereja Katolik Roma di Belanda sejak 1945, kata 
> > sebuah komisi independen hari Jum'at.
> > 
> > Lembaga ini memperkirakan terdapat antara 10.000 hingga 20.000 anak-anak 
> > yang mengalami pelecehan seksual selama mereka tinggal dalam institusi 
> > Katolik tersebut.
> > 
> > Seperti dilansir harian Inggris Daily Mail, pelecehan ini berkisar dari 
> > yang sangat ringan hingga serius, termasuk kasus perkosaan yang terjadi 
> > pada anak-anak yang tinggal di panti asuhan, asrama sekolah dan seminari 
> > antara tahun 1945 dan 1981.
> > 
> > "Pelecehan seksual anak di bawah umur, tersebar luas di kalangan masyarakat 
> > Belanda", kata komisi tersebut.
> > 
> > Namun demikian, pelecehan yang dilakukan oleh para pendeta Katolik secara 
> > sistematis ditutup-tutupi oleh gereja untuk melindungi reputasinya, kata 
> > komisi itu.
> > 
> > Dalam urusan ini, gereja mereka nyatakan bersalah karena `pengawasan yang 
> > tidak memadai' dan `tindakan yang tidak memadai' (pencegahan).
> > 
> > Penyelidikan mengenai kasus ini ditugaskan oleh Konferensi Uskup dan 
> > Konferensi Agama Belanda pada tahun 2010, setelah muncul kasus-kasus yang 
> > melibatkan pendeta-pendeta pedofil di Belanda, Belgia, Irlandia, Jerman, 
> > Australia, Kanada dan Amerika Serikat.
> > 
> > Skandal pedofilia yang masih berlangsung ini telah mengguncang Gereja 
> > Katolik di Eropa dan Amerika dan memaksa Paus Benediktus untuk meminta maaf 
> > kepada para korban pelecehan seksual yang dilakukan para pendeta.
> > 
> > Laporan itu juga mengkritik gereja karena lebih memilih melindungi para 
> > pendeta pedofil untuk membela reputasi gereja daripada peduli dan perhatian 
> > bagi para korban.
> > 
> > Klabbers Guido, dari kelompok lobi KLOKK untuk korban penganiayaan anak 
> > mengatakan kepada media, "Setiap orang dapat terkejut dengan pelecehan yang 
> > terjadi dalam skala sebesar ini. Dan setiap orang juga terkejut bahwa 
> > gereja telah berbohong dalam hal ini dan menutupinya."
> > 
> > Atas laporan ini gereja akan merespon dengan memberikan konferensi 
> > terpisah.  (md/arrahmah.com)
> > 
> > Paulus Anak Wedus.
> > 
> > 
> >  
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke