Saat ini aku terbuang dari struktur PDI-P, padahal baru lepel
kelurahan.........maklum aku ternyata masih dianggap bukan wong cilik (
entah keder ntar aku jadi anggota de pe er de Bogor ..:o) ).
Yang pasti aku akan bergerak di ormas, di situ belon kena sumpah serapah
sebagai tempat korupsi :-p

sur. ( Macan Putih...........dan AMRI )

----- Original Message -----
From: "dipo" <[EMAIL PROTECTED]>

> Bahwa partai politik adalah lembaga terkorup, bukan lagi rahasia.
> Sebab, selain nilep uang rakyat untuk plesiran ke luarnegeri,
> parpol-parpol di DPR juga korupsi waktu (bolos sidang) dan korupsi
> jabatan (bikin undang-undang sengsarakan rakyat). Persoalannya
> sekarang, apakah fakta-fakta ini cukup dinyatakan (hanya) dalam bentuk
> survei?
>
> Tentu tidak. Ini terlalu mudah buat parpol-parpol berkelit. Diawali
> dengan bereaksi keras, lalu mempersoalkan parameter survei, dan
> akhirnya mengunci dengan gebrakan paling sulit di wilayah hukum yakni,
> minta pembuktian.
>
> Walhasil, rakyat yang tadinya merubung karena menyangka ada tontonan
> seru langsung bubar. Capek saja toleh kanan toleh kiri ala wasit
> pingpong kalau akhirnya tim survei juga yang kena smes tim parpol.
> Smes yang tajam dan memang sulit dikembalikan: "Mana laporan serta
> bukti-bukti korupsinya!? Ada?!" ...
>
> Inilah yang rakyat tidak bisa mengerti, bagaimana mungkin korupsi
> sudah separah ini masih juga ditangani dengan berwacana lewat survei.
> Apalagi lawan tandingnya DPR yang main wacana adalah pekerjaan
> sehari-harinya. Parpol korup sudah bukan rahasia lagi. Bung Hatta
> sendiri mengungkapnya sejak masih wakil presiden. "Partai menjadi
> tujuan dan negara dijadikan alat!" katanya. Dan, sampai sekarangpun
> kita masih melihat orang berpolitik cuma untuk cari ransum.
>
> Selain bukan rahasia lagi, hasil survei Transparency International
> Indonesia (TII) ini semakin tumpul karena partai politik di Indonesia
> tidak sendirian. Barometer korupsi global 2005 menunjukkan bahwa
> partai politik - dan parlemen - adalah sektor paling korup di dunia --
> rata-rata dapat nilai 4 dari kisaran 1 sampai 5.
>
> Barangkali sudah saatnya kita berpikir lagi tentang demokrasi tanpa
> partai. Bagaimanapun, kelangsungan hidup bangsa terlalu penting untuk
> dirumuskan & diputuskan hanya oleh petinggi-petinggi partai.
>
>
>



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Know an art & music fan? Make a donation in their honor this holiday season!
http://us.click.yahoo.com/.6dcNC/.VHMAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke