Berita2 Maradona yang kabarnya disewa PSSI untuk coaching clinik ternyata sudah 
bikin jengkel para pengurus PSSI bahkan juga para penonton yang udah bayar 
karcis. Coaching clinic-nya malah batas entah harus bikin appointment lagi.

Maradona setibanya di Indonesia berjanji untuk ketemu jam 10 tapi ternyata 
tidak datang karena katanya "bad mood".

Adalagi ceritanya si Maradona ini diundang makan2, tapi dia menolak, kemudian 
bilang dia akan datang tapi tidak mau makan.

Wajar kalo pengurus PSSI jengkel karena merasa udah bayar si Maradona ini.  
Tetapi kesalahan terbesar pengurus PSSI ini justru terletak dari kejengkelan 
mereka ini.  Kalo saja mereka ada satu pengurus saja yang ngerti alasan si 
Maradona itu, tentunya tidak perlu jengkel.  Kesalahan utama tidak ada satupun 
pengurus PSSI yang mengerti sehingga cuma jengkel aja bisanya.

Sebenarnya PSSI ini blunder besar mengundang si Maradona ini, niatnya salah.  
Mereka pikir si Maradona ini jagoan bola ternyata sekarang kecewa, ngundang dia 
kasih tiket pesawat biayanya sudah puluhan juta belum lagi bayaran dia selama 
disini.

Saya sendiri memang orang awam dibidang pengurusan maupun teknik 
persepakbolaan, tapi kebetulan kira2 5 tahun yang lalu ada berita kecil di LA 
Times judulnya Maradona dilarikan ke Rumah Sakit dengan ambulance dinegerinya 
Argentina.

Setelah saya teliti isi artikelnya cuma singkat, Maradona mengalami stroke 
serangan jantung, dan sejak itu semua kontrak2nya dibidang perbolaan 
dinegerinya banyak dibatalkan, bahkan mungkin semuanya dibatalkan karena saya 
tidak mengikuti ceritanya secara detail.  Juga diberitakan kadar cholesterol 
dll saya lupa yang intinya si Maradona harus ketat dalam diet makanannya 
diawasi kalo tidak salah tadinya dia itu pecandu alkohol dan rokok, tapi sejak 
kena stroke, dia tidak boleh merokok dan minum alkohol.

Demikianlah, kalo saja pengurus PSSI memahaminya, tidak perlu jengkel, bahkan 
tidak perlu mengundang dirinya.  Dipihak Maradona sendiri, berita tentang 
serangan stroke dirinya itu sangat merugikan, oleh karena itu selalu dia 
sembunyikan, kalo kebetulan ada yang tahu, dia pura2 bersikap seperti sudah 
sembuh tidak punya masalah kesehatan, karena dia kuatir tidak ada yang mau 
bikin kontrak dengan dirinya, padahal dia lagi butuh2nya banyak uang untuk 
biaya pengobatan dirinya.

Biarpun Maradona pura2 dan mengaku sudah sembuh, kita harusnya jangan mau 
digoblokin, karena stroke serangan jantung itu seumur hidup enggak bisa sembuh.

http://www.republika.co.id/berita/sepakbola/freekick/13/06/30/mp5y5d-maradona-jangan-campur-politik-dengan-sepak-bola

Sebenarnya aku baca mengenai kondisi dia bukan sekali jadi lupa2 inget, 
kayaknya dia juga waktu itu dipersiapkan untuk coroner transplantation, tapi 
aku enggak pasti.  Singkatnya yang bisa aku pastikan, si Maradona itu enggak 
harus nya diundang apalagi disewa PSSI untuk coaching clinik.

Aku baru teringat kondisi Maradona pun setelah membaca keluhan2 jengkel 
pengurus PSSI di koran2.

Ny. Muslim binti Muskitawati.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke