> "ajeg" <ajegilelu@...> wrote:
> Jadi, orang yang keluar dari Katolik itu 
> pertama-tama harus lu cerca dulu? 

Irena Handono bukan orang Katolik dan Majelis Gereja Katolik sudah konfirmasi 
tidak ada nama Irena Handono maupun nama cina-nya.  Bahkan dari pihak persatuan 
Islam Tionghoa Indonesia juga keluar pernyataan bahwa Irena Handono bukan 
keturunan Cina dan tidak pernah menjadi anggauta persatuan Islam Tionghoa 
Indonesia.

http://irenavsdiki.blogspot.com/

Lalu apanya yang harus dicerca ???  Kalopun harus dibunuh bukanlah wewenang 
Majelis Gereja Katolik Indonesia, dan juga bukan kewajiban Persatuan Islam 
Tionghoa Indonesia.

Jadi kalo soal cerca, hukuman mati dan tuntutan kemurtadan Irena Handono 
terkait berbaju biarawati katolik di Singapore, 100% wewenang MUI, hal ini bisa 
dibuktikan pada waktu Mubahalah tidak ada saksi dari wakil persatuan Islam 
Tionghoa Indonesia, maupun dari majelis gereja katolik Indonesia.

Semoga jelas bagi anda ya, bahwa Irena Handono enggak ada kaitannya dengan 
Persatuan Islam Tionghoa Indonesia, juga enggak ada kaitannya dengan Majelis 
Gereja Katolik Indonesia.

Tindakan Irena Handono mengaku keturunan Cina, mengaku biarawati katolik, dan 
mengaku mualaf yang baru masuk Islam ini semuanya merupakan project Islamisasi 
menyebarkan dakwah Islam untuk mempromosikan Islam ke masyarakat agar yang 
belum Islam jadi masuk Islam, sedangkan yang sudah Islam makin diperkuat 
keimanan Islamnya, dan mencegah pemurtadan.

Semua perbuatan Irena Handono merupakan bagian dari hak azasi manusia yang 
dilindungi diseluruh dunia, meskipun bohong tapi tidak merugikan siapapun juga, 
bahkan berpahala karena memuliakan ajaran2 Islam terutama dikalangan umat Islam 
sendiri, karena umat diluar Islam tidak mungkin mencampuri orang2 yang bukan 
umatnya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.










> 
> Abis itu, lu bunuh? 
> 
> Mong-omong si tololnian ke mana? 
> Atau sekarang lagi giliran elu yang piket? 
> 
> Hahaha.... 
> 
> 
> --- SA <susan_th45@> wrote:
> 
> > Dari mana perempuan penipu itu mencuri pakaian biara?
> > Memalukan. TAQQIYAH murni..
> > 
> > 
> > 
> > Dari: Tawangalun <tawangalun@>
> > 
> > > 31 Mei 2009 sekitar jam 20.30 WIB, Irena menyambangi KH. Athian 
> > > Ali di kediamannya, bilangan Cijagra, Bandung, guna menyampaikan 
> > > laporannya. Keesokan harinya 1 Juni 2009, giliran Diki Candra 
> > > menghadap KH. Athian Ali untuk menyampaikan hal serupa.
> > > 
> > > Dua Minggu kemudian, 11 Juni 2009, Forum Ulama Umat Indonesia 
> > > (FUUI) yang diketuai KH. Athian Ali, berhasil memfasilitasi 
> > > pertemuan Irena Handono dengan Diki Candra guna mencari titik 
> > > temu permasalahan. Dari pertemuan ini kemudian disepakati bahwa 
> > > Diki Candra menyanggupi permintaan Irena Handono untuk 
> > > mendatangkan Imam Safari selama seminggu, atau hingga tanggal 18 
> > > juni.
> > > 
> > > Jika dalam rentang waktu yang disepakati Diki Candra berhasil 
> > > menghadirkan Imam Safari, maka akan diadakan mubahalah antara 
> > > Irena Handono dengan Imam Safari, sekaligus islah antara Irena 
> > > Handono dengan Diki Candra.
> > > 
> > > Setelah seminggu berlalu Diki Candra berhasil menemukan Imam 
> > > Safari dan mempertemukannya dengan KH. Athian Ali. Maka, pada 
> > > tanggal 4 Juli 2009, sesuai kesepakatan kedua belah pihak, 
> > > diadakanlah mubahalah antara Irena Handono dan Imam Safari.
> > > 
> > > Akan tetapi, Imam Safari kemudian tidak hadir. Akhirnya, Diki 
> > > Candra lah yang melakukan Mubahalah dengan Irena Handono, 
> > > dihadapan KH. Athian Ali M. Da'i, Ketua MUI KH Cholil Ridwan, 
> > > dengan disaksikan ribuan umat Islam di Masjid Cijagra Bandung, 
> > > hari ini, Sabtu, 4 Juli 2009.
> > > 
> > > Paulus Anak Wedus.
> > > Tuh akirnya Imam safary ngeper gak hadir.Jadi Irene orang yg 
> > > benar.
> > >
> > > --- Muskitawati <muskitawati@> wrote:
> > >
> > > > Dari hasil investigasi MUI, ternyata Hj Irene Handono memiliki 
> > > > 3 pasport dengan 3 nama yang ber-beda2, dan salah satu 
> > > > pasport-nya ternyata ada catatan travel ke Singapore.
> > > > 
> > > > Jadi meskipun mubahalah sudah berlalu 4 tahun tanpa hasil, 
> > > > pihak MUI dan pihak saksi2 lainnya berkencendrungan bahkan 
> > > > meyakini bahwa Irene Handono berbohong. Tapi karena sudah 
> > > > diselesaikan dan diserahkan permasalahannya kepada Allah 
> > > > melalui mubahalah, maka kita manusia sudah lepas tanggung jawab 
> > > > untuk mengadili Irena Handono.
> > > >
> > > > Ny. Muslim binti Muskitawati.
> > > 
> > > 
> > > 
> > > [Non-text portions of this message have been removed]
> > >
> >
>



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke