Inilah "keadilan" meneurut nabi najis tukang entotin bocah cilik itu..
Kutipan dari Sahih Muslim, buku 004, nomor 2127: "....Ia memukuli dadaku sehingga aku merasa sangat kesakitan, dan kemudian Muhammad berkata: "Tidakkah engkau berpikir bahwa Allah dan Rasulnya akan melakukan keadilan terhadapmu?..." --- In [email protected], "Tawangalun" <tawangalun@...> wrote: > > > Kemuliaan Nabi Muhammad SAW > > Kalau ada pakaian yang koyak, Rasulullah menambalnya sendiri tanpa > perlu menyuruh isterinya. Beliau juga memerah susu kambing untuk > keperluan keluarga maupun untuk dijual. > > Setiap kali pulang ke rumah, bila dilihat tiada makanan yang sudah > siap di masak untuk dimakan, sambil tersenyum baginda menyingsing > lengan bajunya untuk membantu isterinya di dapur. > > Sayidatina `Aisyah menceritakan: "Kalau Nabi berada di rumah, beliau selalu > membantu urusan rumahtangga.Jika mendengar azan, beliau cepat-cepat berangkat > ke > masjid, dan cepat-cepat pulang kembali sesudah selesai sembahyang." > > Pernah baginda pulang pada waktu pagi. Tentulah baginda amat lapar > waktu itu. Tetapi dilihatnya tiada apa pun yang ada untuk sarapan. Yang > mentah pun tidak ada karena Sayidatina `Aisyah belum ke pasar. Maka > Nabi bertanya, > > "Belum ada sarapan ya Khumaira?" (Khumaira adalah panggilan mesra untuk > Sayidatina `Aisyah yang berarti `Wahai yang kemerah-merahan') > Aisyah menjawab dengan agak serba salah, "Belum ada apa-apa wahai Rasulullah." > Rasulullah lantas berkata, > > "Kalau begitu aku puasa saja hari ini." tanpa sedikit tergambar rasa kesal di > wajahnya. > > Pernah baginda bersabda, "sebaik-baik lelaki adalah yang paling baik dan lemah > lembut terhadap isterinya." > > Prihatin, sabar dan tawadhuknya baginda sebagai kepala keluarga. > > Pada suatu ketika baginda menjadi imam solat. Dilihat oleh para > sahabat, pergerakan baginda antara satu rukun ke satu rukun yang lain > amat sukar sekali. Dan mereka mendengar bunyi menggerutup seolah-olah > sendi-sendi pada tubuh baginda yang mulia itu bergeser antara satu sama > lain. Sayidina Umar yang tidak tahan melihat keadaan baginda itu > langsung bertanya setelah selesai bersembahyang : > > "Ya Rasulullah, kami melihat seolah-olah tuan menanggung penderitaan yang amat > berat, tuan sakitkah ya Rasulullah?" > > "Tidak, ya Umar. Alhamdulillah, aku sehat dan segar" > > "Ya Rasulullah mengapa setiap kali tuan menggerakkan tubuh, > kami mendengar seolah-olah sendi bergesekan di tubuh tuan? > Kami yakin engkau sedang sakit " > > desak Umar penuh cemas. > > Akhirnya Rasulullah mengangkat jubahnya. Para sahabat amat terkejut. > Perut baginda yang kempis, kelihatan dililiti sehelai kain yang berisi > batu kerikil, buat menahan rasa lapar. Batu-batu kecil itulah yang > menimbulkan bunyi-bunyi halus setiap kali bergeraknya tubuh baginda. > > "Ya Rasulullah! Adakah bila tuan menyatakan lapar dan tidak punya makanan, > kami > tidak akan mendapatkannya buat tuan?" > > Lalu baginda menjawab dengan lembut, "Tidak para sahabatku. Aku > tahu, apa pun akan engkau korbankan demi Rasulmu. Tetapi apakah akan > aku jawab di hadapan ALLAH nanti, apabila aku sebagai pemimpin, menjadi > beban kepada umatnya?" "Biarlah kelaparan ini sebagai hadiah ALLAH > buatku, agar umatku kelak tidak ada yang kelaparan di dunia ini > lebih-lebih lagi tiada yang kelaparan di Akhirat kelak." > > Baginda pernah tanpa rasa canggung sedikitpun makan di sebelah seorang tua > yang > penuh kudis, miskin dan kotor. > > Hanya diam dan bersabar bila kain rida'nya direntap dengan kasar oleh seorang > Arab Badwi hingga berbekas merah di lehernya. > > Dan dengan penuh rasa kehambaan baginda membasuh tempat yang > dikencingi si Badwi di dalam masjid sebelum menegur dengan lembut > perbuatan itu. > > Kecintaannya yang tinggi terhadap ALLAH swt dan rasa kehambaan dalam diri > Rasulullah saw menolak sama sekali rasa ketuanan. > > Anugerah kemuliaan dari ALLAH tidak dijadikan sebab untuk merasa > lebih dari yang lain, ketika di depan umum maupun dalam keseorangan. > > Ketika pintu Syurga telah terbuka, seluas-luasnya untuk baginda, > baginda masih berdiri di waktu-waktu sepi malam hari, terus-menerus > beribadah, hingga pernah baginda terjatuh, lantaran kakinya sudah > bengkak-bengkak. Fisiknya sudah tidak mampu menanggung kemahuan jiwanya > yang tinggi. > > Bila ditanya oleh Sayidatina `Aisyah, "Ya Rasulullah, bukankah > engkau telah dijamin Syurga? Mengapa engkau masih bersusah payah > begini?" > > Jawab baginda dengan lunak, "Ya `Aisyah, bukankah aku ini hanyalah > seorang hamba? Sesungguhnya aku ingin menjadi hamba-Nya yang bersyukur." > > Rasulullah s. a. w. bersabda, "Sampaikan pesanku walau sepotong ayat" > > Sumber:( Al,Hadist) > > Berikut para orientalis mendreskripsikan kemuliaan dirinya: > > "Saya yakin, apabila orang semacam Muhammad memegang kekuasaan tunggal di > dunia > modern ini, dia akan berhasil mengatasi segala permasalahan sedemikian rupa > sehingga kedamaian dan kebahagiaan yang dibutuhkan dunia akan tercapai ". (Sir > George Bernard Shaw) > > "Dia adalah manusia teragung yang pernah menginjakkan kakinya di bumi ini. Dia > membawa sebuah agama, mendirikan sebuah bangsa, meletakkan dasar-dasar moral, > memulai sekian banyak gerakan pembaharuan sosial dan politik, mendirikan > sebuah > masyarakat yang kuat dan dinamis .". (Sir George Bernard Shaw) > > ‎"Sejarah manusia tidak pernah mengenal transformasi sebuah masyarakat > atau tempat sedahsyat ini. Bagaimana mungkin, sebuah transformasi yang begitu > sangat luar biasa mampu dilakukan hanya dalam kurun waktu dua dekade". (Sir > George Bernard Shaw) > > "Pilihan saya untuk menempatkan Muhammad pada urutan teratas mungkin > mengejutkan > semua pihak, tetapi dialah satu-satunya manusia yang telah sukses baik dalam > tataran sekular maupun agama". (Michael H. Hart, The 100 : A Ranking of The > Most > Influential Person in History, New York, 1978) > > "Tiada lagi manusia dalam sejarah, yang melebihi atau bahkan menyamai Muhammad > dalam setiap aspek kehidupan - hanya dengan kepribadian seperti dialah > keagungan > diraih". (Lamar Tine, Histoire De la Turquie, Vol. 2, Paris, 1854). > > "Betapa menakjublkan seorang manusia sendirian dapat mengubah suku-suku yang > saling berperang dan kaum nomaden (baduy) menjadi sebuah bangsa yang paling > berperadaban dan paling maju hanya dalam waktu kurang dari dua dekade". > (Thomas > Carlyle). > > "Kebohongan besar yang dipropagandakan barat yang diselimutkan kepada orang > ini > (Muhammad), hanyalah mempermalukan diri kita sendiri. Sesosok jiwa besar yang > tenang, seorang yang mau tak mau harus di junjung tinggi, dia diciptakan untuk > menerangi dunia " (Thomas Carlyle) > > mungkin anda mencari tau tentang islam melalui buku-buku yang salah seperti > dibawah ini dan banyak buku buku lainya yang menjatukan islam,saya tidak tau > anda disini untuk berdiskusi ataukah menjatukan ataupun mengolok2 agama > kami... > > agama kami ibarat buah durian yang dilihat dari luar namun tampa melihat dalam > atau isi ajaran tersebut... > > "Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi. Karena dengan penghakiman > yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu > pakai > untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu."(mat,7:1-2) > > Paulus Anak Wedus. > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
