Dalang utama perang di Timur Tengah ada dua, Iran dan Arab Saudia. Keduanya memperjuangkan ideology Islam yang berbeda yaitu: Syiah dan Suni. Jadi kemanapun perang ini akan berkembang, hanya akan menyeret umat yang beragama Islam saja untuk tersedot ke ajang pejagalan bunuh membunuh.
Iran enggak sendirian tapi dibacking oleh Russia, dan Arab Saudi juga enggak sendirian tapi dibacking Ameika. Demikianlah, Syria menjadi pembuka ajang pembantaian Syiah-Suni. Negara ini mula2 mayoritas Suni dengan presiden Syiah, setelah pecah perang keduanya, komposisinya akan terbalik dimana Syiah menjadi mayoritas dan Suni akan segera menjadi minoritas. Jutaan umat Suni kalah perang mengungsi ke Turki yang juga negara yang berpaham Suni. Meskipun kedua belah pihak yang saling membantai ini menutupi identitas perjuangannya tapi sudah umum diketahui bahwa perang ini merupakan pembantaian antara Syiah dan Suni. Arah dan tujuan perang Syiah - Suni ini nantinya akan membentuk koloni2 baru berupa basis2 Syiah dan basis2 Suni. Namun sekarangpun basis2 itu sudah menampak nyata bisa dikenal umat Islam diseluruh dunia. Basis Syiah berkembang pesat a.l. adalah: Iran, Irak, Syria, Qatar, Mesir dan wilayah2 lain yang masih dalam perjuangan seperti Bahrain, Yaman, Libanon dll. Basis Suni makin menyusut, a.l. adalah: Arab Saudia, Pakistant, Turki, Bahrain, Yaman, dan Libanon. Tapi kantong2 Suni ini telah disusupi Syiah yang melakukan perang dibawah tanah. Tidak kita ragukan bahwa perang ini akan menyeret semua negara yang mayoritas Islam untuk ikut berpartisipasi membantai dan dibantai dalam revolusi Islam sekarang ini. Wilayah Palestina akan kembali kepada pemiliknya yaitu Israel !!! Orang2 Arab yang bercokol di Palestina akan tersedot keluar masuk dalam kancah pembantaian diluar Israel. Apalagi UN tidak bisa dan tidak mungkin berpihak kemanapun selain mengulangi dzikir: "hentikan, hentikan... dan hentikan". Perang Islam Syiah - Suni berlangsung massive, sporadis dan extensive, tidak ada yang menghentikan dan tidak ada yang mau berhenti karena masing2 yakin akan kekuatan yang dimilikinya, dan inilah yang kita sebut sebagai "Revolusi Islam". Ulama kedua belah pihak yang berperang terus menerus melagukan kata2: "jangan mau diadu domba zionist", tapi sambil bernyanyi ini si penyanyi membantai penyanyi lainnya dari lawan alirannya. Muslimin diseluruh dunia kebingungan menghadapi perang acak2an begini, musuh dikira kawan dan kawan dikira musuh, akibatnya banyak yang salah bantai dan yang dibantainya. Kalo di Mesir, "pemerintahi" itu artinya "Syiah" sedangkan pemberontak/opposisi/yang kudeta itu artinya "Suni". Juga di Syria, "pemerintah" itu artinya "Syiah", dan pemberontak itu artinya "Suni". Tapi di Libanon, "pemerintah itu artinya "Suni" sedangkan pemberontak/opposisinya itu Hezbollah "Syiah". Juga di Turki, Tunisia, Yaman, dan Bahrain, "pemerintah" itu artinya "Suni" dan pemberontak/opposisinya adalah "Syiah". Demikianlah, meski pemerintahnya "Suni" tapi penyusup2nya banyak "Syiah" dan juga meskipun pemerintahnya "Syiah" ternyata disusupi pemberontak2 "Suni". Akibatnya betul2 mencekam, banyak pengungsi "Suni" di Syria dibantai ditengah perjalanannya menuju ke Turki oleh pasukan2 'Syiah" atau pemerintah maupun Hezbollah. Ini menjadi cerita duka tersendiri yang dilaporkan dari kota sebelah selatan Syria yaitu benteng pertahanan kaum Islam "Suni" yang berpenduduk 100% Suni. Para pemberontak Suni dikota Qusair kalah telak dan terpaksa keluar dari kota tsb ter-birit2 mengungsi dalam kelompok2 ratusan penduduk. Sekelompok muslim Suni sekitar 400 orang menuju ke perbatasan Turki dipandu atau dikawal oleh pasukan pemberontak Suni yang bersenjata lengkap. Dekat dengan perbatasan Turki dirasa sudah aman, apalagi ada pasukan Turki yang mengawasi perbatasan itu, kelompok pengawal pemberontak Suni ini mendadak harus kembali ke Qusair untuk menjemput dan mengawal kelompok lainnya yang masih dibelakang itu. Pengawal Suni ini meninggalkan kelompok 400 umat ini untuk menjemput kelompok lainnya yang baru keluar dari Qusair dibelakang mereka itu. Setelah ditunggu seharian, mendadak pengawal Suni itu kembali lagi, dan mendadak membantai habis kelompok 400 umat Suni yang tadinya ditinggalkan. Ternyata kota Qusair telah dikuasai kaum Syiah dan banjir darah-lah kota tsb, seluruh isinya tewas tak ada yang hidup, mendadak mereka melihat datang pasukan Suni yang ingin menolong para pengungsi, tapi semuanya dibantai dan pemimpinnya dipaksa menunjukkan tempat2 dimana pengungsi Suni berada, demikianlah dengan dipandu pemimpin pengawal Suni, para pejuang Hezbollah yang membantu pemerintah Syria yang Syiah dengan mudah menemukan ke 400 pengungsi Suni yang siap menyeberang perbatasan masuk ke Turki untuk semuanya dibantai habis termasuk juga sipemimpin yang menunjukkan jalan tadi. Tidak ada yang menangis karena semuanya mati, tidak ada air mata, tapi memang ada tawa menang ter-bahak2 dari si pemenang yaitu mujahidin kaum Syiah-Hezbollah undangan pemerintah Syria. Ini cuma satu saja contoh yang menggelikan atau yang mengharukan, banyak contoh2 yang belum bisa diceritakan yang mungkin lebih mengharukan tapi yang ingin bercerita sudah mati sebelum sempat bercerita. Demi Allah yang haus darah, perintah dan kewajiban yang disampaikan dalam kitab suci harus dilanjutkan, dilaksanakan sampai tercapai tujuan tegaknya Syariah Islam nantinya dialam baka. Mari kita semua umat Islam kaum mujahidin di Indonesia untuk juga mempersiapkan jalan darah seperti saudara2 dinegara lainnya, tapi kita mulai dari Sampang !!! Ny. Muslim binti Muskitawati ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
