Agama merupakan kelompok kepercayaan yang menyusun dan memilih dongeng2 
tertentu untuk dijadikan rujukan moral yang membentuk identitas unik kepada 
kelompok tsb.

Jadi salah dan menyesatkan kalo ada umat beragama yang menganggap agamanya 
bukan dongeng hanya karena ada kaitannya dengan nama tempat, nama raja, nama 
kerajaan, nama gunung, ataupun terkait dengan bentuk, lokasi maupun wilayah 
tertentu.

Demikianlah, "Dongeng Sangkuriang" yang terkait dengan nama gunung "Tangkuban 
Perahu" di Jawa Barat.  Disini jelas ada gunungnya, ada bentuknya sebagai 
perahu terbalik atau perahu tertangkub atau perahu tertelungkup.

Sama halnya dengan dongeng2 dalam agama Islam dimana tokoh2 dongengnya adalah 
"nabi Muhammad" dan "Allah" yang kemudian dikaitkan dengan nama sahabat2 nabi 
seperti Caliph Abu bakar, Umar, Uthman dll.

Caliph Abu bakar, Umar, Uthman dll memang merupakan nama sejarah, merupakan 
figur sejarah, tapi sama sekali tidak terkait dengan figur fiktif "nabi 
Muhammad" sebagai utusan "Allah".

Sangkuriang adalah figure fiktif tidak pernah ada tokoh sejarah yang bernama 
Sangkuriang, tapi gunung "Tangkuban Perahu" memang ada dan juga bentuknya 
seperti perahu terbalik.  Dongeng ini berkembang dan dikembangkan dari khayalan 
masyarakat dalam menjawab asal usul bentuk gunung tsb.

"Allah" dan utusannya "nabi Muhammad" juga tokoh fiktif, juga figure fiktif 
yang tidak pernah ada.  Tetapi Caliph Abu Bakar, Umar, Uthman dll memang 
merupakan nama2 tokoh sejarah yang menjadi "the founding father" asal muasal 
munculnya kerajaan2 di Arab Saudia dulu.

Jadi meskipun dongeng nabi Muhammad utusan Allah itu dikaitkan dengan nama 
Caliph Abu bakar, Umar, dan Uthman, janganlah dianggap bahwa benar dulu pernah 
ada orang yang bernama nabi Muhammad sebagai utusan Allah hanya karena Caliph 
Abu Bakar, Umar, Uthman dll ternyata memang ada.dan didongengkan sebagai 
sahabat nabi, dianggap sebagai penerus nabi dll.

Jadi dongeng2 agama memang selalui dikaitkan dengan nama2 raja, nama2 tempat, 
bahkan dikaitkan dengan tahun ataupun lain2nya.  Hal ini bisa dibuktikan bahwa 
Yesus anak Tuhan itu adalah tokoh fiktif, karena meskipun dikaitkan dengan nama 
kerajaan Romawi serta nama Pontius Pilatus tidak akan bisa menjadikan figure 
Jesus yang fiktif jadi dianggap nyata.

Kerajaan Romawi memang merupakan nama kerajaan dalam sejarah, juga Pontius 
Pilatus merupakan tokoh sejarah didalam kerajaan Romawi.  Tapi nama Yesus sama 
sekali fiktif, tidak pernah ada seorang bernama Yesus yang disalib dizaman 
Pontius Pilatus, dan apa yang saya katakan disini ada bukti2nya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.







------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke