Pemecatan Presiden Mursy tidak ada kaitannya Demokrasi, beliau dipecat karena melakukan pelanggaran, dan beliau bukan dikudeta, karena beliau diberi waktu sebulan untuk memperbaikinya dan terakhir diberi waktu 2 hari untuk mengundurkan diri namun diabaikan.
Pelanggaran yang paling berat yang dilakukan oleh presiden Mursy adalah pelanggaran perjanjian keamanan dengan Israel sepanjang dataran Sinai yang menjadi tidak aman sejak presiden Mursy memegang jabatannya sebagai presiden Mesir. Perjanjian keamana Israel-Mesir merupakan perjanjian Internasional dimana pasca perang 6 hari 1967, Mesir diwajibkan untuk menjaga keamanannya dengan perbatasan Israel didataran Sinai. Serangan2 terorist yang membunuh puluhan tentara Mesir di Sinai disertai penyusupan terorist2 melalui perbatasan Sinai kedalam wilayah Israel adalah point2 yang paling sensitive bagi dunia Internasional dan khususnya bagi Israel. Bekas Presiden Mursy bertanggung jawab penuh atas terjadinya serangan2 tsb. Pasca lengsernya presiden Mursi, militer Mesir meningkatkan operasi pengamanan disepanjang perbatasan di dataran Sinai seperti yang bisa anda baca laporannya di berita dibawah ini: http://www.jpost.com/Middle-East/Morsis-removal-fuels-Sinai-Islamist-militancy-in-Sinai-319850 Egyptian army sources are playing down possibility of major operation in Sinai, as resources are stretched thin; such an operation will also need Israeli approval, as a part of the peace treaty between the two countries. Berita diatas ini membuktikan bahwa Mursy dipaksa mundur bukan disebabkan tindakan yang menentang "Demokrasi", melainkan murni merupakan pelanggaran penyalah gunaan Demokrasi dengan mengabaikan dan melanggar perjanjian2 perdamaian Internasional yang telah ditanda tangani oleh Mesir. Apa yang terjadi di Mesir menjadi pelajaran bagi negara dan bangsa kita bahwa setiap pelanggaran hukum yang berlangsung dinegara kita bisa mempengaruhi keamanan negara tetangga kita dan juga keamanan dunia umumnya. Dalam kaitannya ini saya ingin mengingatkan "politik blunder" Sukarno dalam mengganyang Malaysia telah menjerumuskan rakyat kita kedalam krisis ekonomi yang berat bersamaan dengan terganggunya keamanan dan ketentraman dari negara2 tetangga kita dimana hal ini mendorong Angkatan Darat menindak Bung Karno PERSIS sama seperti yang terjadi di Mesir sekarang ini. Ny. Muslim binti Muskitawati. ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
