Pemerintah Amerika menciptakan peluru Babi yaitu peluru yang mengandung bahan2 
babi yang sangat diharamkan dalam Islam.  Peluru2 ini memang sengaja diciptakan 
untuk ditembakkan kepada kaum muslimin sehingga mereka mati secara haram tidak 
mungkin bisa masuk kesorga, dijamin masuk ke neraka.

http://www.republika.co.id/berita/video/berita/13/06/28/mp3jfz-hadapi-ekstremis-perusahaan-as-produksi-peluru

Peluru babi memang khusus untuk memerangi muslimin dan Islam agar mereka mati 
terhina bukan sebagai mujahidin dan haram dikuburkan secara Islam karena bekas 
tembakan peluru babi ini pasti membusuk dengan bau babi yang menusuk sekali.  
Bahkan muslimin yang menyentuh mayat inipun diharamkan sehingga mayat tidak 
bisa dimandikan dan tidak bisa dikuburkan selain dibakar sebagaimana layaknya 
membakar bangkai anjing.

Yang mengejutkan adalah bahwa peluru2 ini sekarang sudah dikirim ke Syria, 
Lebanon, Irak dan Iran untuk digunakan dalam pembantaian sesama muslimin 
disana.  Peluru babi ini makin laris terutama dibulan puasa.  Memang peluru 
babi ini sangat dibutuhkan muslimin dan umat Islam untuk membantai sesamanya 
sehingga dijamin masuk ke neraka.

Kabar terakhir menyatakan bahwa peluru2 ini sudah beberapa bulan digunakan oleh 
Densus 88 tanpa mengharuskan pemasangan label halal dikotak pelurunya.  Jadi 
MUI tidak dilibatkan dalam pemasukan maupun penggunaan peluru2 ini.  Penumpasan 
terorisme sangat dibantu dengan keberadaan peluru2 maut ini.  Sekali ditembak 
badan hancur membusuk, haram, tidak bisa dimandikan, tidak bisa dikafani, tidak 
bisa dikuburkan dan harus langsung dibakar.

Ny. Muslimin binti Muskitawati.







------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke