Bulan Ramadhan sudah bukan rahasia lagi bagi badan keamanan negara2 seluruh 
dunia sebagai bulan siaga penuh, karena bulan suci ini para muslimin berlomba 
mengejar pahala dengan membantai dan dibantai membanjiri bulan suci ini dengan 
darah.

Cina menempatkan pasukan khususnya dalam siaga 1 di propinsi Xinjiang yang 
berbatasan dengan Turki karena propinsi ini mayoritasnya adalah muslimin.  
Setiap tahun dibulan Ramadhan sejak ribuan tahun yang lalu selalu terjadi 
pembantaian penduduk yang bukan muslim oleh muslimin setempat.  Bahkan 
pemberontakan2 di Xinjiang juga menggelora di bulan Ramadhan sehingga 
pemerintah Cina sejak dizaman kerajaan2 dizaman dulu mengirimpak pasukan 
tempurnya untuk memadamkan pemberontakan2 dan pembantaian sipil oleh mujahidin2 
yang sangat rakus pahala dan sorga.

http://www.tempo.co/read/news/2012/08/02/118420830/Cina-Larang-Puasa-bagi-Pejabat-dan-Siswa-Uighur

Seperti yang diberitakan tempo diatas, pemerintah Cina mengambil langkah2 
pengamanan yang drastis tidak mau ambil resiko sekecil apapun adanya.  Semua 
muslimin dilarang berpuasa, kalo ada pejabat negara yang ditemukan berpuasa 
langsung dipecat, sedangkan kalo ada siswa yang berpuasa akan dikeluarkan dari 
sekolah.  Ini betul2 langkah drastis yang tidak kenal ampun persis seperti juga 
jihad Islam yang tidak mengenal ampun dalam membantai siapapun yang bukan 
muslim.

Memang, ada banyak ulama yang menyangkal bahwa Ramadhan sebagai bulan bencana, 
karena dianggapnya bulan suci untuk mengejar pahala yang nilainya berpuluh kali 
lipat dari bulan2 biasanya.  Para ulama2 ini mengesampingkan bahwa bulan suci 
yang membawa rahmat, pahala berlimpah ini hanya berlaku bagi muslimin tetapi 
merupakan bencana bagi mereka yang bukan muslimin.

Setiap negara besar memiliki statistiknya sendiri2 dalam menilai kobaran 
kebencian dibulan Ramadhan ini, selain Cina yang sudah mencatat selama ribuan 
tahun maka Israel juga merupakan yang paling terpercaya catatan2nya mengenai 
banjir darah Ramadhan sebagai keharusan.  Hal ini pun terbukti jatuhnya korban 
pembantaian besar2an di Syria meningkat sampai 10x lipat dari sebelum Ramadhan.

Amerika Serikat adalah satu2nya negara didunia yang memiliki data2 study semua 
agama kepercayaan yang ada didunia ini.  Terkait agama Islam dan Ramadhan 
merupakan pengalaman tak terlupakan kejadian di Somalia, gara2 menerima tawaran 
pemberontak2 muslimin disana melakukan gencatan senjata selama dibulan 
Ramadhan.   Seluruh pasukan Amerika akhirnya mundur akibat serangan gencar 
ber-tubi2 yang berpuluh kali lipat dari serangan di-bulan2 lainnya.  Penarikan 
mundur dilakukan atas pertimbangan agar pertumpahan darah bisa dikurangi, kalo 
saja militer Amerika tetap bertahan di Somalia, maka korban dipihak Amerika 
akan banyak sekali meskipun korban dipihak lawannya juga bisa ratusan kali 
lebih banyak dan hal ini dianggap tidak perlu.

Demikianlah, perang Amerika melawan Taliban di Afghanistant mengulangi 
peristiwa lama dimana pihak Taliban mengusulkan gencatan senjata selama bulan 
Ramadhan, tapi istilahnya sekali terperosok jangan dua kali.  Amerika menolak 
gencatan senjata dibulan Ramadhan, perang berkecamuk hebat sekali, ribuan 
Taliban hangus jadi mayat dibulan Ramadhan.  Seorang konsultant ahli agama 
Islam keturunan Pakistant, menjadi pendamping G. Bush selama serangan terhadap 
Afghanistant tsb.  Konsultant ahli agama Islam inilah yang memberi masukan 
kepada Bush agar jangan terperangkap Taliban dibulan Ramadhan.  AlTaqya adalah 
Syariah Islam yang mengajarkan cara2 membohongi musuh sebagai strategi 
memenangkan perang penegakkan Syariah Islam dimuka bumi ini.

Tapi Ramadhan berdarah ini bukan cuma bisa dicegah, tapi para pelakunya pun 
bisa berhasil ditangkap sebelum terjadinya pertumpahan darah, dan hal inilah 
yang dilakukan Israel di Jerusalem Timur dimana semua muslimin dilarang masuk 
ke mesjid AlQud sehingga mengundang protest dan demonstrasi besar2an dibulan 
Ramadhan ini memaksa masuk ke AlQud.  Akibat demo2 inilah mayoritas Yahudi 
disekitarnya marah besar, mereka juga ikut berdemo mengusir Arab Muslim keluar 
dari AlQud sehingga mesjid ini tertutup bagi muslimin selama Ramadhan ini.

Ny. Muslim binti Muskitawati.










------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke