Tukang tipukan:

Umat kristen dalam menyebarkan agama, mirip dengan komunis. 

segala cara halal bagi mereka. Apalagi berbohong dan memfitnah. 

itu memang sudah bagian dari ajaran agama mereka.


________________________________
 From: Tawangalun <[email protected]>
To: [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; ab rahim abdul hamid 
<[email protected]>; hans mandala <[email protected]>; Iman K. 
<[email protected]>; kepalaemase01 <[email protected]>; 
pinpinyuliansyah <[email protected]>; rezameutia 
<[email protected]>; s s <[email protected]> 
Sent: Wednesday, July 24, 2013 4:01 AM
Subject: [proletar] Abu Jibril (Majelis Mujahidin Indonesia): Yang Ikut 
Pancasila Akan Binasa
 

Mohammad SAW a Pedophile
Mohammad SAW anak wedus
______________________________________________________________________________________________________________________
______________________________________________________________________________________________________________________


Aku dan Bapa adalah satu." (Yoh 10:30)
Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa." (Yoh 10:34-38)
Yesus mengatakan bahwa Bapa dan Yesus adalah satu oknum

"Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat
daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di
dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada
Allah)”.(QS.3:45)

*YESAYA 28:16*
16 sebab itu beginilah Firman TUHAN ALLAH: "Sesungguhnya, AKU meletakkan
sebagai dasar di Sion sebuah batu, batu yang teruji, sebuah batu penjuru
yang mahal, suatu dasar yang teguh: Siapa yang percaya, tidak akan gelisah!


2013/7/24 Al Faqir Ilmi <[email protected]>

> **
>
>
> Abu Jibril (Majelis Mujahidin Indonesia): Yang Ikut Pancasila Akan Binasa
>
> Masih dalam Tabligh Akbar “Bekasi Bersyariah” di Masjid Islamic Center
> Bekasi, belum lama ini, Ustadz Abu Muhammad Jibril dari Majelis Mujahidin
> Indonesia menegaskan, syariat Islam tidak akan tegak, jika tidak ada
> penegaknya. Sesungguhnya orang yang menentang, mengingkari, dan tidak
> mempercayai Al Quran, mereka pasti akan binasa. Sangat disayangkan,
> statement SBY yang menyatakan perang dengan mengatakan, tidak ada ideologi
> lain selain Pancasila
>
> Pancasila yang dianggap hasil galian Soekarno itu diteruskan oleh
> Soeharto, yang menetapkan, Pancasila adalah satu-satunya ideologi, dimana
> semua agama berada dibawahnya. Padahal, asas Pancasila ditemukan dalam
> Kitab Talmud. Asas pertama, monotheisme diganti dengan Ketuhahan. Kedua,
> Nasonalisme, berbangsa, berbahasa dan bertanah air satu tanah Yahudi.
> Kemanusiaan yang adil dan beradab bagi bangsa Yahudi. Kembali pada
> Pancasila, berarti kembali pada doktrin Yahudi. Padahal, Allah sudah
> menetapkan: Ikutilah jalan-Ku yang lurus, jangan ikuti jalan-jalan yang
> lain selain yang ditunjukkan oleh Al Qur’an.
>
> “Jika kalian mengikuti jalan Pancasila, nasionalisme, liberalisme,
> komunisme, kalian pasti bercerai-berai dan akan binasa. Satu-satunya jalan
> yang menyelamatkan umat Islam adalah Al Qur'an, tiada yang lain,” ujarnya.
>
> Para penguasa di negeri ini lebih memilih ajaran nenek moyangnya, yakni
> Pancasila. Ketika ditawari Al Qur'an, syariat Islam mereka menolak. Jika
> Indonesia ingin menjadi lebih baik, maka ganti rezim ganti sistem, jadikan
> Islam sebagai sistem yang mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara.
>
> “Amalkan seluruh ajaran Islam, jangan ikuti langkah setan, karena setan
> musuhmu yang paling nyata. Artinya, laksanakan Islam seluruhnya dalam
> bentuk kekuasaan atau negara. Ketahuilah, Rasulullah Saw, Abu Bakar
> As-Shiddiq ra, Umar bin Khaththatb ra, Utsman bin Affan ra, dan Ali bin Abi
> Thalib ra, adalah pelaksana Al Quran dalam bentuk kekuasaan negara. Maka
> mustahil kita akan melaksakan Islam jika kita tidak punya kekuasaan dan
> negara,” jelas Ustadz.
>
> Saat ini umat Islam harus melaksanakan dakwah dan jihad. Kita tidak mau
> dihimpun dalam parlemen bersama Abu Jahal, Abu Lahab. Kita sudah saksikan,
> parlemen itu tempat kotor, tempat para koruptor berkumpul.
>
> "Barangsiapa tidak meyakini syariat Islam untuk mengatur di muka bumi,
> maka Islamnya, shalatnya, puasanya, zakatnya, hajinya menjadi batal. Orang
> yang dikatakan beriman adalah jika ia meyakini bahwa syariat Islam sebagai
> penyelamat, tidak ada keberatan hati untuk menerima syariat Islam," kata
> Ustadz Abu Jibril.
>
> Apabila diserukan kepada Allah dan Rasulnya untuk berhukum dengan hukum
> Allah dan Rasulnya , itulah orang orang sukses dan jaya, panduannya hanya
> Quran dan sunnah saja. Jika mengikuti Pancasila, tidak akan selamat
> selama-lamanya.
>
> “Kita saksikan hari ini, pemimpin demokrasi di dunia ini sedang berlaku
> sombong terhadap umat Islam. Betapa tidak, umat Islam dijelek-jelekkan,
> difitnah, diintimiasi, ditangkap, dibunuh dan dibantai di dunia,” katanya.
> Desastian
>
> dengerkan juga :
> Tabligh Akbar pada tanggal 14 Februari 2008 di Kota Banjar, Jawa Barat.
> Diselenggarakan oleh FPI, HTT, FUI, dan MMI. Menampilkan Ust. Abu Bakar
> Baasyir, Ust. Ir. Muhammad Al Khathath, Ust. Sobri Lubis. ==>
> http://www.youtube.com/**watch?v=U7RLCXNdKF4<http://www.youtube.com/watch?v=U7RLCXNdKF4>,
> http://www.youtube.com/**watch?v=MnpobXdOjaw<http://www.youtube.com/watch?v=MnpobXdOjaw>
>
>  
>


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke