Kalo di Indonesia kelompok Islam menamakan organisasinya FPI, MMI, dlsb, maka Ikhawanul Muslimin juga merupakan gabungan organisasi2 Islam yang melakukan tindakan2 dholim dan jahil seperti halnya yang dilakukan oleh FPI cs.
Jadi kalo awal mulanya Ikhwanul Muslimin mendapatkan simpati rakyat berkenaan organisasi ini mendukung gerakan teror Hamas, maka rasa simpati rakyat Mesir itu lama kelamaan dimanfaatkan untuk mempraktekkan ajaran2 Islam fundamental yang justru menjadi ancaman kedamaian seluruh rakyat Mesir yang membawa ke perpecahan. Seperti halnya di Indonesia, FPI makin lama makin dibenci masyarakat maka di Mesir Ikhwanul Muslimin pun makin dibenci oleh masyarakat disana. Tindakan2 Ikhwanul Muslimin sudah diluar batas, seorang wanita yang tidak berjilbab diseret kejalanan, setelah dipukuli ditelanjangi ditonton masyarkat yang maksudnya agar masyarakat jangan meniru seperti yang dilakukan wanita tsb. Tetapi tindakan itu malah mendatangkan kegeraman dalam masyarakat. Belum lagi 3 bulan Mursi menjadi presiden, ratusan gerej2 Kristen Koptic diseluruh Mesir dibakar, padahal gereja2 ini dilindungi Unesco karena cuma ada satu2nya di Mesir. Sekarang gereja koptik di Mesir cuma tertinggal puing2nya saja, pendeta2nya dibantai dipenggal kepalanya, umatnya dibunuh dan dijarah sehingga lari keluar Mesir mencari suaka politik. Kejahatan dan kekejaman Ikhwanul Muslimin yang merasa besar kepala karena menganggap tindakan2 mereka didukung seluruh rakyat Mesir ternyata justru merupakan tindakan bunuh diri yang fatal, sulit untuk memungkinkan mengembalikan citra Ikhwanul Muslimin seperti sebelumnya. Jadi enggak benar kalo menuduh Amerika atau Israel menjadi dalang penggulingan Mursi, sejarah dan pengalaman sudah mencatat, kalo Amerika atau Israel turut campur dalam masalah ini malah akan kurang mendapatkan simpati rakyat Mesir. Maka satu2nya jalan yang ditempuh Amerika dan Israel adalah membiarkan Ikhwanul Muslimin melakukan tindakan yang se-wenang2 tanpa harus dikritik atau ditentang oleh Amerika, bahkan sengaja Amerika dan Israel memberikan dukungan politik untuk bisa menyusupi mata2 kedalam Ikhwanul Muslimin itu sendiri. Dukungan politik dan ekonomi Amerika kepada Ikhwanul Muslimin bukan dipergunakan untuk memperbaiki ekonomi maupun kebutuhan rakyat Mesir, tetapi disalah gunakan oleh Ikhwanul Muslimin untuk menteror lawan2 politiknya, juga digunakan untuk mensupplay Hamas dengan roket2, obat2an dan makanan. Hal ini dengan mudah dilacak oleh Amerika yang memberi sumber bantuan tsb. sehingga terbuka kedoknya apa dan kemana tujuan daripada Ikhwanul Muslimin dimasa depannya. Jadi, sebagai akibat tindakan2 kejam, dholim, dan tidak adil Ikhwanul Muslimin muncul-lah response masyarakat yang marah dan menentang Ikhwanul Muslimin yang sebelumnya didukungnya. Usaha2 Ikhwanul Muslimin untuk menekan perlawanan ini sengaja tidak dibantu Amerika agar terjadi adu kekuatan yang hasilnya bisa dijadikan pertimbangan Amerika kedepannya apakah membiarkan Ikhwanul Muslimin mati atau mempertahankannya dalam hidup senin kemis saja. Oleh karena itu, Amerika dan Israel tidak akan memberikan dukungan kepada Militer maupun kepada Ikhwanul Muslimin menunggu hasil akhir konflik adu kuat ini siapa yang keluar sebagai pemenangnya. Pemenangnya itulah yang nantinya didukung Amerika untuk menjadi lebih mantap penilaian bisnis bagi para investor nantinya. Namun ajang adu kekuatan ini bisa jadi harus melalui pembunuhan massal seperti halmya korban2 G30S PKI di Indonesia dimasa lalu. Tapi kalopun hal ini terjadi, maka tidak akan banyak pengaruhnya terhadap kepentingan Amerika, Israel, maupun negara2 Arab dan Eropa yang memberi dukungan politik kepada para penentang Mursi. Ny. Muslim binti Muskitawati. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
