Masjid2 yg diterjang gempa ning tetap berdiri

   Masjid Yang Selamat Dari Bencana Tsunami

1. Masjid Baiturrahman Aceh
  <http://klimg.com/kapanlagi.com/p/masjidacehkecil.jpg>          Masjid 
Raya Baiturrahman erat dengan peristiwa tsunami yang menghempas Aceh di 
tahun 2004 lalu. Di masjid inilah, puluhan ribu orang mengungsi dan 
selamat dari musibah. Bangunan masjidnya pun tak hancur dihempas 
gelombang tsunami.
Pada  tanggal 26 Desember 2004, ada puluhan ribu orang yang selamat dan 
berlindung di Masjid Raya Baiturrahman. baik itu muslim atau non-muslim,
pada saat itu air menghempas kencang dan menewaskan banyak korban jiwa.
Di  saat bangunan lain hancur akibat gelombang tsunami, Masjid Raya 
Baiturrahman justru masih berdiri tegap. Bahkan, masjid ini tidak hancur
meski arus air sangat kencang!

Tuhan  berkata lain, kenyatannya Masjid Raya Baiturrahman hanya rusak di
bagian pagar saja. Bahkan air tidak masuk ke dalam masjid yang saat itu 
dipenuhi banyak orang. Inilah  keajaiban yang diberikan Tuhan. Gelombang
tsunami tak merusak bagian  masjid sedikit pun, apalagi meluluhlantahkan
Masjid Raya Baiturrahman.  Memang, hal ini sulit dibayangkan dengan
logika. Tapi jika sudah kuasa  Tuhan, apapun yang tidak mungkin bisa
saja terjadi.

Banyak  mayat-mayat yang terhampar di perkarangan masjid. Saat itu ada
sekitar  200 mayat yang disemayamkan dalam satu hari sebelum diambil
oleh petugas  kemanusiaan. Sejak  saat itu, kisah masjid Raya
Baiturrahman yang tak hancur dihempas  tsunami terdengar kemana-mana.
Traveler pun bisa datang ke masjid ini  dan melihatnya dari dekat.
Siapa  pun boleh datang ke Masjid Raya Baiturrahman. Pihak masjid
menyediakan  baju jubah, supaya dapat dipakai pengunjung dan terlihat
sopan

2. Masjid Jabalurrahaman di Mentawai
Dilanda gempa dengan kekuatan 7,5 SR, gempa ini menyebabkan tsunami air
bah setinggi 2 meter dan 50 orang selamat didalamnya.
 
<http://rinaldimunir.files.wordpress.com/2009/03/masjid-jabalurrahman.jp\
g> Kuasa  Allah, itu yang hanya mampu dilafaz apabila sebuah masjid di 
perkampungan Pasapuat, Pulau Pagai Utara, di sini, masih teguh berdiri 
meskipun kawasan rumah sekitarnya hancur akibat dilanda tsunami.

Ketika  kejadian malam Isnin itu, tiga keluarga berlindung dalam masjid
yang  gelap selepas bekalan elektrik terputus dan mereka hanya mengalami
cedera ringan.


Masjid  berkenaan yang sudah berusia 31 tahun tidak dimasuki air
seolah-olah  air mengelak sebaik tiba di pagar masjid itu sebaliknya
hanya melalui  tepi kiri dan kanan dindingnya.

Ombak  setinggi pokok kelapa ketika tsunami itu juga menghancurkan
kawasan  perumahan sejauh 100 meter dari pantai berkenaan, namun tidak 
mengorbankan nyawa 321 penduduk yang menghuni kampung berkenaan.


3. Masjid Al-Barkah Situ Gintung

Peristiwa yang  sulit dipercaya akal juga terjadi pada tragedi jebolnya
tanggul Situ  Gintung, di Cireundeu, Ciputat, Kota Tangerang Selatan,
Banten (wilayah  yang berbatasan langsung dengan Jakarta). Peristiwa
tersebut telah  menewaskan puluhan jiwa, ratusan rumah hancur, dan harta
benda yang  hilang.
 
<http://4.bp.blogspot.com/-60TGds0PhhE/UZto0E40X_I/AAAAAAAAAgM/4rF3kt41X\
rc/s1600/Untitled.png> Peristiwa  ini seakan membukakan mata akan
kekuasaan Allah SWT. Masjid Al Barkah  masih berdiri kokoh, meski
diterjang air bah, yang justru telah  meluluhlantakkan puluhan rumah
yang ada di sekitar masjid.  Terjangan air  bah dan lumpur yang dahsyat,
tidak membuat masjid berlantai dua tersebut  roboh. Dari jauh, masjid
itu terlihat berdiri masih kokoh, meski di  sekelilingnya dipenuhi
lumpur tebal.  Permukiman  penduduk di sekitar masjid sudah hancur
dihantam banjir akibat jebolnya  tanggul Situ Gintung yang sudah
dibangun sejak zaman Belanda itu. Hanya  sedikit tembok masjid yang
rusak.  Tak hanya masjid, kejutan lain juga terjadi di ruang Sekretariat
Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).  Di ruangan
tersebut ditemukan Alquran yang masih utuh dan dalam keadaan kering.
Alquran tersebut ditemukan di atas meja yang penuh air dan berlumpur. 
Alquran yang  ditemukan dalam keadaan utuh dan kering itu tentu
merupakan suatu  peristiwa yang sulit diterima akal. Sebab, sejumlah
barang seperti meja,  televisi, komputer, dan lainnya yang ada di
ruangan tersebut sudah  terempas air dan lumpur.  "Sejarahnya,  Alquran
ini merupakan hadiah dari Kedutaan Arab Saudi pada tahun  1990-an.
Memang Alquran ini sering digunakan para dosen," kata salah  seorang
dosen UMJ, Yati Suyati.  Alquran berukuran besar dan berwarna hijau itu
saat ini telah disimpan di tempat yang lebih aman.  Selain masjid  dan
Alquran, ada juga musala yang tetap berdiri kokoh di tengah  reruntuhan
bangunan yang hancur. Adalah Musala Al Muhajirin yang  terletak di RT 04
RW08, Kelurahan Cireundeu, Kecamatan Ciputat. Musala  yang berada tepat
di tengah-tengah permukiman warga itu terlihat utuh,  meskipun rumah
yang ada di sekitarnya sudah rusak akibat disapu air bah  dan lumpur.


4. Masjid Kobe di Jepang
 
<http://3.bp.blogspot.com/-N9v_bmpw0bg/TZU8sxYKbWI/AAAAAAAAAGA/QAgoyXPWf\
nY/s1600/masjid+aceh+2.jpg>       Pada tahun 1928 masjid ini didirikan
dan merupakan asjid pertama di  Jepang. Kobe gate god selamat dari bom
atom pada perang dunia ke 2 pada  tahun 1945, tetapi hanya dinding nya
yang retak dan kacanya pecah.      Pada  tanggal 17 Januari 1965, Jepang
dialanda dengan kekuatan gempa 8,9 SR  selama 20 detik , tapi masjid
Kobe masih berdiri kokoh sampai sekarrang.

Paulus anak wedus



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke