nih bekas pendeta cabo lagi cuap2 kayak nonok si marlene lagi dientoin si 
jusfiq beruk




________________________________
 Dari: Muskitawati <[email protected]>
Kepada: [email protected]; [email protected] 
Dikirim: Kamis, 27 Juni 2013 6:06
Judul: [proletar] Paus Vatican Dipaksa Mundur Karena Korupsi !!!
 


  
Secara formal memang se-olah2 Paus mengundurkan diri secara suka rela, padahal 
kita tahu tidak pernah ada penguasa yang berani naik rela mengundurkan diri 
kalo tidak dipaksa atau terpaksa.

Yang tidak banyak diceritakan adalah bahwa sang Paus itu mengidap Obsessive 
Convulsive behaviour, dia selalu ingin semuanya bersih, rapih, dan sempurna.  
Akibatnya permadani di Istana Vatican diganti sebulan sekali, semua handle2 
pintu diganti dari emas, singkatnya biaya maintenance istananya meningkat 20x 
lipat sejak beliau menjabatnya.

Parahnya, selain buta management administration, dia juga kepala batu selalu 
menolak konsultasi ahli2 yang mendampinginya.  Pembantu2 dekatnya yang korup 
bukan dipecatnya tetapi dinaikkan pangkatnya dan juga dinaikkan gajinya.

Skandal sex bisa ditutupi dengan uang, tapi skandal uang mau ditutup pake apa 
???  Donatur2 enggak bisa dibujuk atau dipaksa menaikkan donasinya, mau bujuk 
pake apa, dan mau paksa pake apa ?  Cara menutup semua masalahnya yang ada cuma 
satu yaitu mengundurkan diri dibawah hujan cemoohan dan cercaan pembantunya, 
bawah2annya, dan juga umatnya diseluruh dunia.

Haruskah Paus ini dikasihani ???  TIDAK, dia harusnya dihukum gantung oleh 
umatnya sendiri yang memberi donasi !!!

> "arif.harsana@..." <arif.harsana@...> wrote:
> Baru sekarang ini seorang Paus
> turun dari jabatannya secara
> sukarela, menolak untuk
> menduduki jabatan Paus seumur
> hidup - seperti lazimnya
> kebiasaan Vatikan semenjak 7
> abad terakhir ini.

Pendapat anda itu subjective, enggak pernah ada siapapun yang mengundurkan diri 
turun dari jabatannya secara sukarela.  Demikian juga Paus, dia mengundurkan 
diri bukan secara sukarela tapi dipaksa karena selain tidak mampu memecahkan 
masalah, tidak mampu memahami masalah, banyaknya korupsi, dan berbagai skandal 
yang kesemuanya makin menggunung yang puncaknya akan menghancurkan management 
secara keseluruhan atau sang paus secepatnya mengundurkan diri.

Catatan: bahkan Gus Dur juga mengundurkan diri bukan secara sukarela meskipun 
diberi label "sukarela".  Juga presiden Nixon bukan mengundurkan diri secara 
sukarela meskipun juga berlabel "sukarela".

Soal mundurnya kesehatan beliau, lebih disebabkan karena masalah2 yang tidak 
mampu dihadapinya itu.

Jadi tidak ada terobosan apapun, aturan jabatan Paus yang seumur hidup tetap 
berlaku bahkan belum pernah ada usul jabatan Paus diemban secara periodik 5 
tahun sekali.  Juga usia lanjut bukan alasan, karena berapapun usia sang Paus, 
selama mampu memecahkan berbagai persoalan umum dari gerejanya tentu dia bisa 
tetap menjabat.

Ketidak becusan Paus yang satu ini sudah terlihat sejak hari pertama dia 
menduduki jabatannya.  Padahal tidak susah untuk menjadi paus karena beliau 
memiliki pendamping2 yang sangat ahli dibidangnya masing2, beliau cukup 
berkonsultasi untuk kemudian disetujui atau ditolaknya.

Jadi sangat sederhana, semua kemelut yang terjadi berpankal pada uang, pada 
dana, pada finansial yang terkait pada incoming dan spending.

Ada lebih dari 1000 pendeta2 katolik yang dipenjarakan di-penjara2 Amerika 
karena berbagai macam pelanggaran2 pidana.  Oleh Paus, semuanya ditanggung 
Vatican di bail out, setelah dibebaskan ditugaskan kembali dilokasi yang 
berbeda, terjadi lagi pelanggaran oleh pendeta yang sama, di bail out lagi dan 
dibebaskan untuk kemudian kembali di relokasi.  Demikianlah, dari kira2 1000 
pendeta yang telah ditolong dibail out dibebaskan, ternyata hampir semuanya 
mengulangi kesalahan yang sama, padahal mereka seharusnya dipecat, tapi dalam 
system keagamaan di Vatican seorang pendeta bekerja seumur hidup tidak dikenal 
pemecatan.

Setiap pendeta di bail out rata2 $10 juta per kasus, jadi silahkan anda hitung 
saja, kalo ada sedikitnya 1000 pendeta yang keluar masuk penjara dua kali saja 
dan di bail out rata2 dua kali, maka jumlah spending Vatican adalah 2 x 1000 x 
$10juta = $20 milyard.  Padahal income Vatican tidak sebesar yang 
dikeluarkannya, artinya Vatican bubaran.

Akibat kejadian ini, pengawasan internal jadi teralihkan, kontrol managerial 
administration jadi lemah dan kesempatan ini dimanfaatkan pembantu2nya untuk 
korupsi.  Ini bagaikan bola es yang bergulir makin lama makin parah.  Karena 
pendeta2 yang pernah dipenjara bukan jadi jera, tapi mengulangi perbuatan2nya 
yang tercela yang diyakininya akan dilindungi oleh pusat di Vatican.

Memang, ada yang mengusulkan agar pendeta2 Katolik diizinkan menikah dan 
berkeluarga karena bible menyatakan bla.. bla.. bla, dan Yesus juga mengajarkan 
bla.. bla.. bla tidak ada larangan menikah.  Tapi usul ini tidak mengena pada 
sasaran, bahkan jauh dari sasarannya, karena larangan pendeta Katolik untuk 
menikah bukan karena Bible, bukan karena ajaran Yesus melainkan 100% masalah 
management yaitu secara historic, hidup pendeta katolik dijamin sampai mati, 
tidak ada gaji meskipun ada uang saku untuk kebutuhan2 dasar, namun sang 
pendeta tidak punya masa depan atau karier lain selain yang digelutinya 
dibidang kependetaan ini.  Sekolahnya dijamin dan segalanya dijamin.

Bayangin kalo sang Pendeta diperkenankan kawin, maka isterinya, anak2nya, 
cucu2nya juga harus dijamin oleh Vatican bukan cuma si pendeta saja.  Oleh 
karena itulah, kalo ada pendeta katolik ditemukan menikah, maka dia akan 
dipecat karena konsentrasi sang pendeta sudah tidak lagi 100% untuk kerjaan 
kegerejaannya.

Banyak pendeta2 katolik yang secara sembunyi2 menikah dengan wanita dan sang 
isteri ikut bekerja diluar membantu penghasilan suami, yang begini sudah 
termasuk korupsi, dan kalo tertangkap tentu ditindak dengan pemecatan.

Jadi kerja sebagai pendeta katolik memang kelihatannya terhormat dari luar, 
bahkan se-olah2 berlumuran berbagai kemewahan, tapi bagi sang pendeta kehidupan 
seperti begitu ada yang merasakan seperti perbudakan.

Muskitawati.

[Non-text portions of this message have been removed]


 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke