Pembantaian di Mesir hanyalah kelanjutan dari perkembangan pembantaian di 
Syria.  Pokok dasar permasalahannya adalah perebutan wilayah Islam Suni vs 
Islam Syiah.  Ikhwanul Muslimin yang dibentuk oleh Qardawi yang Islam Suni 
ternyata dalam 10 tahun disusupi oleh ideology Islam Syiah, akibatnya Qardawi 
sendiri sudah menyelamatkan diri ke Qatar sewaktu Ikhwanul Muslimin berhasi 
merebut kekuasaan di Mesir melalui pemilu yang demokratis.

Jauh sebelumnya Iran dibawah Reza Pahlevi yang Suni dikudeta oleh Khomeini yang 
Islam Syiah.  Teori domino berlaku, Iran menjadi negara Islam Syiah disusul 
dengan Iraq, kemudian Syria, dan Libanon juga sudah dikuasai Syiah.

Untuk menghancurkan kelompok Syiah yang berkuasa di Syria, pemberontak2 Suni 
dari luar Syria disusupkan untuk melawan pasukan Syria, pemberontak Suni kalah 
dan jatuh banyak korban di Syria, sejalan dengan kejadian ini, mendadak Mesir 
juga dikuasai oleh presiden Mursi dari Ikhwanul Muslimin yang Syiah.  Untuk 
mencegah jatuhnya Mesir kedalah pengaruh Islam Syiah, maka Arab Saudia bersama 
banyak negara2 Islam Suni mendukung Jendral Al-Sisi untuk menangkap Mursi.

Kelanjutannya adalah perang Islam Suni dan Islam Syiah akan berlangsung lebih 
drastis dan lebih banyak korban2 yang akan jatuh.  Amerika tidak perlu berpihak 
tapi cukup menunggu, siapapun yang keluar sebagai pemenangnya maka itulah yang 
diakui dan didukung oleh Amerika maupun Internasional.

> muslim in suffer <musliminsuffer@...> wrote:
> Pembantaian di Mesir, MIUMI: “Mana Suara
> Barat yang Mengagungkan HAM?”
> ------------------------------

Pembantaian di Mesir tak ada hubungannya dengan Barat, kejadian itu adalah 
Islam syiah vs Islam Suni sama seperti yang terjadi di Syria.
Mursi itu Islam Syiah, dan militer itu Islam Suni yang didukung oleh Arab Saudi.

Jadi kalo sesama Islam itu saling membantai, maka itu bukan urusan HAM karena 
Islam menolak HAM.

Jadi yang terbaik bagi negara Barat dan negara2 demokrasi adalah tidak memihak 
melainkan menunggu siapa yang keluar sebagai pemenang untuk diberi pengakuan 
yang syah.


Ny. Muslim binti Muskitawati.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke