Dengan Malala yang bagusnya sempat diselamatkan dari peluru Taliban dan sekarang jadi ikon perjuangan gadis (Islam) yang ingin mendapat pendidikan Nada ini menunjukkkan bahwa nabi najis Muhammad itu sungguh biadab ketika dia bilang, menurut sumber Islam, perempuan itu dungu.
Yang menyedihkan adalah bahwa masih ada ada perempuan Indonesia yang dungu kayak bab i seperti arra-s yang tetap bersedia jadi pelengkap penderita laki-laki, jadi sekedar lobang nonok untuk dientotin lakinya.. --- In [email protected], "kim" <kimhook@...> wrote: > > Kita pertahankan milis untuk dijaga ke-intelek-annya: > > Kasus Nada itu mencuat, bisa jadi, berkat yayasan MEMRI, > sekelompok yahudi yang handal dalam bahasa Arab. Anak perem- > puan itu kesadarannya untuk maju, sangat tinggi dan pandai > mengungkapkan nasib dia didepan kamera hingga membuat publik > kebanyakan memberikan simpati yang besar. > > Nada, kendati lahir dilingkungan arab, dia itu kekecualian, > atau kalau bukan kekecualian, bisa jadi dia generasi abad ke > 21. > > "I ran away from marriage," she said. "I ran away from > ignorance. I ran away from being bought and sold." > > Generasi sekarang bukan generasi dizaman abad ke 7, dimana Muhammad umur 54 > tahunan mengerling kan mata dan berliuran aer ludah > kepada anak balita bernama Aisyah. > > > > --- In [email protected], "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@> wrote: > > > > > > CNN juga memberikan perhatian kepada gadis cilik Yemen yagn sungguh cerdas > > ini. > > > > Dan orang Islam disini nggak berebut tuh menunjukkkan rasa simpatinya dan > > penghargaannnya kepada Nada Al-Ahdal... > > > > Laki-laki Islam disini justru pada berebut menjilat nonok arra_s yang > > adalah manusia yang termasuk paling dungu dimuka bumi ini dan yang bersedia > > diperlakukan sebagai sekedar lobang nonok untuk dientotin laki.. > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
