Ternyata para pemberontak di Syria tidak cocok untuk disebut pemberontak, 
karena mereka yang dinamakan pemberontak bukanlah rakyat setempat melainkan 
masuk datang dari luar Syria yang kesemuanya datang dari negara2 yang 
mayoritasnya Islam Suni.  Apakah hal ini tidak melanggar hukum Internasional 
????  Jadi terserah apa pendapat anda, karena apa yang terjadi disini juga bisa 
terjadi dinegara lain, juga bisa terjadi di Indonesia.  Umat Islam Syiah yang 
didholimi di Indonesia tentunya bisa mengundang saudara2nya dari Iran dan irak 
untuk membalas perlakuan umat Islam Suni yang disutradarai oleh MUI.  Jadi soal 
pembalasan dendam mutlak pasti, hanya waktunya saja masih kita tunggu.  Juga 
umat Kristen yang gerejanya dibakar, juga umat Hindu yang kuil2nya dirusakkan 
dan patung2nya dihancurkan, juga umat Buddha yang kelentengnya dibakar, patung2 
Buddha dihancurkan, mereka semuanya umat beragama yang didholimi di tanah 
airnya sendiri dengan disutradarai MUI
 yang merupakan tangan2 kepanjangan negara.

http://www.republika.co.id/berita/internasional/timur-tengah/13/07/28/mqnaci-dikabarkan-55-pejuang-dari-indonesia-tewas-di-suriah


Prinsipnya sederhana koq, apa pun yang anda lakukan kepada umat lainnya, tidak 
bisa melarang atau mencegah orang lain tidak melakukannya kepada anda.  
Demikianlah, Indonesia telah memulai, mengirimkan terorist2 jihad-nya ke Syria, 
tapi baru diketahui yang mati terbunuh cuma 55 orang.  Iran dan Syria sudah 
mengancam Indonesia dan ini kita tunggu tanggal mainnya karena revolusi Islam 
Syiah akan segera di eksport ke Indonesia.

Ny. Muslim binti Muskitawati.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke