Khofifah Harus Menang, Agar Warga NU Terlayani Dengan Baik

Khofifah Indarparawangsa harus menang dalam pemilihan gubernur Jawa Timur 
(Jatim) 2013. Karena sebagaimana disampaikan oleh KH Hasyim Muzadi dlm 
berita merdeka.com 
http://www.merdeka.com/politik/hasyim-24-juta-nahdliyin-jatim-mau-kader-nu-jadi-gubernur.html
 karena 70% warga nahdliyin (NU) ingin kadernya jadi Gubernur. Warga NU 
(Nahdlatul Ulama)  di Jatim itu 24 juta sedangkan warga Jatim itu 
sekitar 29 juta orang.

Hal senada juga disampaikan oleh Khofifah saat acara PP Fatayat NU sebagaimana 
berita PKB.com 
http://www.dpp.pkb.or.id/jatim-harus-direbut-agar-nu-tak-terjajah-terjarah 
dimana Khofifah menyatakan bahwa yang menjadi prioritas adalah bagaimana NU 
bisa memimpin Jatim. 


Apalagi KH Hasyim Muzadi, sebagai satu2nya ulama senior yang masih peduli pada 
NU, sangat marah kepada Gubernur jatim saat ini, Soekarwo yang sekarang 
mencalonkan lagi sebagaimana berita detik.com 
http://news.detik.com/surabaya/read/2013/07/25/201807/2314743/475/hasyim-muzadi-tuding-soekarwo-rusak-kerukunan-warga-nu
 KH Hasyim menuduh Soekarwo telah merusak kerukunan warga NU, dimana banyak 
warga 
NU terjerat kasus korupsi. Soekarwo dituding saat jadi gubernur, banyak 
warga NU masuk sel tahanan karena kasus korupsi. Ini bukti Soekarwo 
telah meruntuhkan martabat NU


Menurut berita TribunNews.Com 
http://m.tribunnews.com/regional/2013/02/21/hasyim-muzadi-curiga-kasus-korupsi-kader-nu-ada-yang-desain
 KH Hasyim curiga, banyaknya orang NU yang jumlahnya sampai ratusan 
orang masuk penjara karena kasus korupsi itu ada yang mendesain. Juga 
sebagaimana diberitakan IndonesiarayaNews.Com 
http://indonesiarayanews.com/news/nusantara/02-21-2013-16-16/hasyim-muzadi-besuk-kader-nu-koruptor
 KH Hasyim saat menjenguk kader NU yang ditahan karena terjerat kasus korupsi 
menyatakan, 
"Saya heran kenapa beberapa kader NU terkena kasus dan akhirnya berujung 
kepenjara. Ini murni kesalahan terpidana atau ada yang mendesain, 
mengingat jumlahnya tidak sedikit dan tersebar di Jatim'.

Hal ini disampaikan KH Hasyim saat membesuk warga NU yang terlibat kasus 
korupsi yakni H Musyafak Rauf wakil ketua DPRD Surabaya yang terlibat 
kasus korupsi jasa pungut,  mantan ketua DPRD Jatim  H Fathorrasyid dll 
di lapas porong Jawa Timur.


Oleh karenanya dlm sebuah seminar di PCNU surabaya sebagaimana berita 
jaringnews.Com 
http://jaringnews.com/politik-peristiwa/umum/38602/kh-hasyim-muzadi-jawa-timur-butuh-gubernur-nu
KH Hasyim menyatakan bahwa 24 juta umat NU dari 29 juta warga Jatim, 
memerlukan perawatan & pelayanan maksimal. Hal itu tidak mungkin 
kalau NU tidak mengambil posisi gubernur Jatim.

Demikian juga dikatakan oleh Khofifah & Calon Legislatif PKB sebagaimana 
dilansir oleh  PKB.Com 
http://www.dpp.pkb.or.id/jatim-harus-direbut-agar-nu-tak-terjajah-terjarah 
bahwa gubernur Jatim harus dari NU, agar warga NU tidak terjajah & terjarah.

Maka Muhaimin sebagai ketua umum PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) memberikan 
ancaman bagi kader & pengurus PKB yang tidak mendukung Khofifah akan dihadiahi 
sanksi yang berat, sebagaimana diberitakan RadjaWarta.Com 
https://www.radjawarta.com/sanksi-berat-bagi-kader-pkb-yang-tidak-dukung-berkah

Sumber:
VivaNews
http://viva-news67.blogspot.com/2013/08/khofifah-harus-menang-agar-warga-nu.html

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke