http://www.kompas.com/kompas-cetak/0601/07/Politikhukum/2344988.htm
Pendekatan Militer Hanya Ciptakan Lingkaran Setan Jakarta, Kompas - Pemimpin Open Society Institute George Soros tidak percaya upaya melawan ancaman terorisme, termasuk yang dilakukan di Indonesia, dapat dilakukan dengan baik melalui pendekatan kekuatan militer. Cara itu hanya akan menciptakan suatu bentuk lingkaran setan aksi teror. Pernyataan itu disampaikan Soros, Jumat (6/1), seusai menemui mantan Presiden Abdurrahman Wahid dan sejumlah tokoh agama di Kantor The Wahid Institute (TWI), Jakarta. Menurut Soros, ancaman teroris tidak lagi menjadi bahasan utama, melainkan bagaimana suatu bangsa menghadapi ancaman tersebut. â?Pertanyaannya adalah bagaimana Anda menghadapi masalah itu. Saya tidak percaya ancaman terorisme dijawab dengan pendekatan militer. Saya vokal mengkritik kebijakan Pemerintah AS memerangi terorisme dengan cara seperti itu,â? ujarnya. Menurut Soros, aksi terorisme adalah suatu tindakan yang tidak dapat diterima karena teroris dalam aksinya banyak membunuh orang tidak bersalah demi suatu tujuan politik tertentu. â?Akan tetapi jika Anda, korban aksi teror, memilih penyelesaian dengan berperang, maka orang yang Anda perangi juga akan merasakan hal sama dengan yang Anda rasakan terhadap teroris. Hal itu karena perang juga memakan korban sipil tidak bersalah. Kondisi tersebut menciptakan suatu lingkaran setan,â? ujarnya. (dwa) [Non-text portions of this message have been removed] Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
