http://www.pikiran-rakyat.co.id/cetak/2006/012006/07/0201.htm
Dinsos Terima Limpahan Belasan Wanita dari Polisi
Mereka Diduga Akan Dijual ke Jambi
BANDUNG, (PR).-
Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, menerima limpahan 18 orang yang diduga
akan jadi korban trafficking (jual beli wanita) dari aparat kepolisian. Mereka
diamankan petugas ketika akan diberangkatkan ke Jambi untuk dipekerjakan di
panti pijat.
Beberapa wanita asal Indramayu, Subang, dan Kota/Kab. Bandung yang
diduga korban "trafficking" "diamankan" di UPT (Unit Pelaksana Teknis) Panti
Sosial Persinggahan Karangsari, Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat Jln. Caringin
Bandung, Jumat (6/1). Mereka diberi perlindungan advokasi oleh petugas Dinsos
Jabar.*ERI MULYANI/"PR"
"Memang, kami menerima 18 orang dari Polda Jabar, untuk memberikan
pelayanan sosial kepada mereka kemarin," ujar Kasi Bantuan Perlindungan Lansia
dan Korban Tindak Kekerasan pada Dinsos Jabar, Nike Hariani, kepada "PR" di
Kantor Dinsos Jabar, Jln. Raya Cibabat Cimahi, Jumat (6/1).
Menurut Nike, didampingi Kabag Humas Dinsos Jabar, Barnas dan Firman
Kamesywara, kedelapan belas orang tersebut berasal dari Indramayu (4 orang),
Subang (8), Kota Bandung (3), Kab. Bandung (2), dan Wonosobo, Jawa Tengah (1).
Setelah ditangani oleh aparat keamanan, kata Nike, mereka diserahkan ke
Dinsos Jabar, untuk mendapat perlindungan advokasi. Hal itu untuk mengetahui
apakah mereka betul-betul merupakan korban trafficking atau tidak. Jika
positif, tentunya mereka harus merehabilitasinya untuk menghilangkan rasa
trauma atau takut atas tindak kekerasan yang mereka rasakan. Pada
pelaksanaannya, mereka akan bekerja sama dengan rumah sakit, LSM, tokoh agama,
dan ketenagakerjaan.
"Tapi, sampai saat ini kita masih melakukan identifikasi kepada mereka.
Mereka pun sekarang tinggal di UPT Panti Sosial Persinggahan Karangsari Dinsos
Jabar, di Caringin," ujar Nike.
Salah satunya, kata Nike, memberikan pengarahan kepada mereka agar tidak
mudah tergiur dengan ajakan orang untuk bekerja di luar Jawa Barat, tanpa
administrasi yang jelas. Bahkan, mereka akan berupaya mengembalikannya kepada
keluarganya. Selain itu, memberi dana stimulan untuk menjalankan usaha kecil.
Berdasarkan data sementara, dari 18 orang tersebut, 2 orang di antaranya
diduga sebagai pihak yang mengajak 16 orang lainnya untuk bekerja di Jambi.
Secara terpisah, Asep Mulyana, pelaksana di UPT Panti Sosial Persinggahan
Karangsari kepada "PR" di Caringin kemarin mengatakan, dari kedelapan belas
orang itu, satu orang di antaranya laki-laki yang mengaku akan bekerja sebagai
room boy. Bahkan, saat itu ia bersama dengan istrinya yang akan bekerja sebagai
tukang masak di Jambi.
Menurut Asep, hingga kemarin, ia dan petugas di sana masih
mengidentifikasi dan melakukan pendekatan sosial kepada kedelapan belas orang
itu. Sampai sejauh ini, mereka mengaku akan pergi bekerja sebagai pemijat di
Jambi.
Heran ditangkap
Sementara, Su (20), asal Subang yang biasa dipanggil Novi kepada "PR"
mengaku, mereka ditangkap aparat kepolisian di Jln. Lengkong Besar Bandung,
ketika berada di dalam bus pariwisata yang akan mengangkut mereka ke Jambi.
Sebelumnya, mereka tinggal di salah satu hotel di Bandung.
"Saya juga nggak tahu. Padahal, saya kan niat mau ke Jambi untuk kerja.
Ya, kerja jadi tukang pijat, seperti waktu sebelumnya. Eh, malah ditangkap sama
bapak-bapak polisi. Disangkanya, saya mau dijual," ujar Novi.
Hal senada dikatakan Ro (32), penduduk Indramayu yang biasa dipanggil
Maya. Ia mengaku mengajak mereka pergi ke Jambi untuk bekerja. Ada yang tukang
pijat, room boy, atau tukang masak.
"Ya, kerja mijat seperti di sini. Tapi kan, kalau di Jambi itu enak.
Kalau di sini, ada yang laris ada yang nggak. Kalau di Jambi, kan, kalau kita
sudah mijat dua orang, foto kita ditutup. Biar klien pilih teman kita yang
lain," katanya.
Seperti diberitakan, sekira 18 orang yang berniat mencari kerja,
diamankan oleh aparat Polwiltabes Bandung, Selasa (3/1), sekira pukul 10.00
WIB.
Mereka diamankan sebelum diberangkatkan ke Jambi, melalui Bandara
Soekarno-Hatta Jakarta. Kedelapan belas calon tenaga kerja tersebut, berkumpul
di Kota Bandung. (A-136)***
[Non-text portions of this message have been removed]
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
List owner : [EMAIL PROTECTED]
Homepage : http://proletar.8m.com/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/