Netters yang terhormat, Di salah satu mailing-lists seorang anggota bertanya "apa hubungan antara orang utan dan babi hutan"? Saya kira sebagai jawaban bisa dikatakan bahwa dari segi ilmu biologi duniawi hubungan antara mereka ini adalah seperti langit dan bumi, tetapi dari pandangan ilmu surgawi, dua mahluk ini adalah ciptaanNya dan selain itu mereka sangat tergantung pada hutan.
Tiap perubahan eko-sistem hutan bisa mempersulit eksistensi dua mahluk ini, dan sebagai reaksi berantai manusia yang hidup di pedesaan dimana sebahagian dari kebutuhan hidup sehari-hari tergantung pada hasil hutan pun akan tak luput dari akibat buruk perubahan tsb. Terlampirkan disampaikan dua artikel sebagai bahan pengatar renungan dengan harapan semoga ada komentar pembuka pikiran yang berguna demi visi perbaikan lingkungan dan kehidupan memada bagi yang hidup dari hutan dan hasilnya, warisan pusaka kita. Salam, http://www.kompas.com/kompas-cetak/0512/28/daerah/2322790.htm Beralih dari Hutan Alam ke HTI Palangkaraya, Kompas - Industri pengolahan kayu, terutama kayu lapis atau plywood, di Kalimantan Tengah harus mulai mengalihkan penggunaan bahan baku dari kayu hutan alam ke hutan tanaman industri. Langkah ini diperlukan untuk mengatasi sulitnya mendapatkan bahan baku akibat kuota tebang maupun pembalakan liar. Sebagai gambaran, lima perusahaan kayu lapis skala besar Kalteng yang ada di Pangkalan Bun, Sampit, Kapuas, dan Pulang Pisau saat ini mulai mengurangi kapasitas produksinya hingga 40 persen akibat kesulitan bahan baku. Pengolahan kayu di Kalteng tidak akan menjadi sunset industry (industri yang makin meredup), tetapi justru akan kembali berjaya apabila mau menggunakan bahan baku alternatif berupa kayu hutan tanaman industri (HTI), ujar Sekretaris Eksekutif Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia Kalteng Sukaryanto di Palangkaraya, Selasa (27/12). Untuk beralih ke bahan baku kayu HTI, perusahaan harus merestrukturisasi mesin yang semula mengolah kayu hutan alam berdiameter besar menjadi pengolah kayu berdiameter kecil sekitar 30 sentimeter. Persoalan timbul ketika kalangan perbankan saat ini enggan menyalurkan kreditnya untuk perusahaan sektor perkayuan, termasuk memberi pinjaman investasi perusahaan untuk merevitalisasi mesin. Sebagai gambaran, HTI di Kalteng antara lain tersebar di Barito Utara, Barito Selatan, dan Pangkalan Bun, dengan jenis tanaman seperti akasia dan albesia. Luasan HTI yang terealisasi cukup baik saat ini sekitar 200.000 hektar, dan barangkali dapat sedikit menutup kekurangan bahan baku industri pengolahan kayu, ungkap Sukaryanto. (cas) ++++ SUARA KARYA KEHUTANAN Menhut: Kondisi Hutan Indonesia Kritis Kamis, 5 Januari 2006 SUKABUMI (Suara Karya): Hampir 59, 2 juta hektare hutan di Indonesia dari seluas 120, 35 juta hektare , kini kondisinya kritis. Kenyataan ini terjadi, menurut Menteri Kehutanan (Menhut) MS Ka'ban, akibat degradasi hutan yang mencapai 2, 83 juta hektare per tahun. Degradasi hutan tersebut, dijelaskannya, di antaranya karena maraknya praktik illegal logging, penjarahan, penyerobotan dan kebakaran hutan. " Akibat praktik illegal logging saja kita mengalami kerugian sebesar Rp 30 miliar, " ungkap Menhut pada penutupan Diklat Satuan Tugas Khusus Polisi Kehutanan Reaksi Cepat di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, kemarin. Kerugian tersebut, imbuhnya, belum termasuk kerusakan lingkungan seperti hilangnya berbagai populasi dan plasma nuftah, penurunan kualitas habitat dan ekosistem serta keanekaragaman hayati, terjadinya bencana alam banjir, tanah longsor dan kekeringan, lenyapnya berbagai sumber informasi ilmu pengetahuan serta hilangnya peluang mata pencaharian masyarakat yang berada di sekitar hutan. Kerugian semacam ini tak ternilai harganya. Presiden RI, katanya, melalui Instruksi No 4 Tahun 2005 telah menginstruksikan 18 instansi, termasuk Menteri Kehutanan dan Kapolri untuk melakukan percepatan pemberantasan penebangan kayu secara ilegal di kawasan hutan dan peredarannya di seluruh Indonesia. Hal ini dilakukan karena gangguan kerusakan hutan sudah menjadi masalah nasional, bahkan internasional. (Heddi) [Non-text portions of this message have been removed] Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
