Dalam soal kaitan 'korban' dengan tradisi kuno dan yahweh pendapat anda ada 
benarnya.  Tapi mengatakan bahwa esensi pemotongan hewan qurban pada idul adha 
dengan tradisi korban kuno itu anda sangat keliru. 
   
  Bukan saja secara maknawi, pemotongan qurban pada idul adha secara harafiah 
juga tidak dimaksudkan sebagai kontinuitas dari tradisi kuno tersebut. Dalam 
konteks ini, Islam telah MEMUTUS kontinuitas gagasan tersebut.  Filosofi, makna 
dan tujuannya telah berbeda sama sekali.  Karena itu pemotongan hewan qurban 
dimaksudkan lebih sebagai berfungsi sosial.  
   
  Sebagaimana halnya dengan zakat --contoh-- pada idul fitri, pembagian daging 
qurban pada fakir miskin merupakan latihan agar orang Muslim membiasakan 
dirinya membantu sesama terutama kalangan yang tidak beruntung.  Saya kira 
ibadah-ibadah lain seperti puasa juga di lihat dalam perspektif seperti itu. 
   
  Cukup banyak firman Tuhan di dalam Al Quran yang --bahkan- menghendaki agar 
ibadah-ibadah personal (antara Muslim dan Allah) menjadi refleksi dalam 
kehidupan sehari-hari.  Ungkapan yang kira-kira berbunyi "Allah tidak jadi 
lebih 'besar' atau lebih 'kecil' baik kamu sembah atau tidak"  dan "semua yang 
diperintahNya pada manusia semata-mata untuk kebaikan manusia itu sendiri", 
merupakan peringatan yang jelas bahwa ibadah kepada Tuhan --di dalam Islam-- 
SEHARUSNYA terefleksi di dalam kebaikan kehidupan sehari-hari.  Dengan kata 
lain, Islam adalah agama yang substantif dan masuk akal. Qurban juga berada 
pada kerangka teologis seperti itu, bahkan mungkin lebih jelas. 
   
  Ini tentu saja tidak bisa dibandingkan dengan ajaran nasrani/kristen dimana 
korban dilihat sebagai kelanjutan tradisi kuno atau yahweh.  Cukup banyak 
ayat-ayat di dalam Bible yg mengkonfirmasi hal tersebut.  Bahkan konsep korban 
demikian juga dilestarikan dalam 'pengorbanan yesus terhadap tuhan Bapak', 
sebagaimana mana anda cermati di ayat dibawah: 
    
    Eph 5:2  dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah 
mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai  persembahan 
dan korban yang harum bagi Allah.
   

  Di dalam kristen "korban" hewan juga sebetul-betulnya dimaksudkan untuk 
makanan tuhan, sebagaimana firman berikut: 
   
  Yes. 1:11 "Untuk apa itu korbanmu yang banyak-banyak?" firman TUHAN; "Aku 
sudah jemu akan korban-korban bakaran berupa domba jantan dan akan lemak dari 
anak lembu gemukan; darah lembu jantan dan domba-domba dan kambing jantan tidak 
Kusukai.
  
Bahkan pengertian korban di dalam kristen sebagai kontinuitas tradisi barbar 
berlaku juga bagi korban manusia seperti ayat di bawah: 
   
    Yes. 1:11 "Untuk apa itu korbanmu yang banyak-banyak?" firman TUHAN; "Aku 
sudah jemu akan korban-korban bakaran berupa domba jantan dan akan lemak dari 
anak lembu gemukan; darah lembu jantan dan domba-domba dan kambing jantan tidak 
Kusukai.
   

  (catatan baca juga al: Hak 11:30-39, Sam 21:9, 14, Kor 5:7)
   
  Jadi jelaslah, sementara kedatangan Islam memberi nilai sosial dan subtansial 
baru pada kegiatan hewan qurban, kristen tetap melestarikan konsep teologis 
mereka tentang "korban" sebagai kenlanjutan dari korban yang dipahami dalam 
tradisi barbar. 
   
  Kembali ke soal qurban idul adha.  Saya jawab singkat saja: (1) 
Takbir/puji-pujian tidak ada kaitannya sama sekali dengan hewan qurban.  (2) 
Pendapat anda tentang pemotongan hewan bernyawa bagi saya ngga masuk akal, 
karena anda tiap hari memakan daging hewan yg sudah dipotong.  Kecuali anda (a) 
memakan daun-daunan mentah-mentah saja; atau (b) memakan hewan hidup-hidup/ngga 
disembelih.  
   
  
pemerhatidunia <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
  QURBAN

Darimana asal tradisi Qurban dalam agama?? Ini ada dalam praktek 
agama sejak zaman purba.  Qurban ("kurban")  adalah ciri khas dari 
penyembahan pada dewa-dewa dari zaman dahulu, dari masa Mesir, 
Israel dan Arab kuno, sampai hari ini.   

Ada dua golongan tuhan yang disembah manusia, golongan putih dan 
golongan hitam.  

DEWA-DEWA HITAM

Mengapa manusia menyembah "Tuhan" ?? salah satu sebab fundamental 
adalah sebab manusia ingin nasibnya mujur, ingin beruntung, ingin 
sukses.  Dunia ini banyak nasib malang.  Tidak ada penjelasan 
memadai kenapa tsunami menghancurkan Aceh.  Sebab itu manusia 
berspekulasi. 
Banyak tragedi dan malapetaka yang dianggap manusia primitif sebagai 
berasal dari ulah dewa-dewa golongan hitam/kegelapan.  Tsunami 
adalah dianggap murka dewa2 hitam ini. Murka dan sewenang-wenang 
adalah wataknya.  Malam dan Bulan adalah simbolnya. Merah dan Hitam 
adalah ciri khas benderanya. Hukum syariat negatif adalah 
metodenya.  Malaikat maut adalah agen-agen serdadunya. Siksa kubur 
adalah ancamannya.  Azab neraka adalah terornya.  Dan memang neraka 
adalah tempat kediaman tuhan-tuhan jahat ini. 

Dan sebab itulah dewa2 golongan jahat/kegelapan itu harus disuap 
atau disenangkan agar tidak membawa bencana dalam hidup manusia.  
Caranya adalah dengan membawa PERSEMBAHAN atau SESAJI.  Sajen macam 
apa yang mereka suka ?? 

Kalian pikir ini khayalan?? 

YAHWEH

Lihatlah si Yahwe, dewanya orang yahudi, yang harus disenangkan 
dengan kurban agar memberikan keberuntungan, dan agar tidak murka 
dan menimpakan bencana.  Bacalah kitab Keluaran, Imamat dan 
seterusnya, dan kalian akan tahu begitulah tipikal watak dan 
penyembahan dewa aliran hitam. Cemburuan, suka murka, suka membunuh 
semau-maunya, suka sistem agama yang menteror dan mengikat manusia 
(syariat dan taurat), sistem imamat (hirarki ulama), 
minta "tebusan", pemotongan hewan kurban, altar pemujaan, ancaman 
kutuk, siksa kubur dan azab neraka, dan seterusnya.  

Kristen berusaha menyatukan dua jenis dewa (Yahwe golongan hitam dan 
Bapa/Abba yang diajarkan Isa Almasih-golongan putih) dan jadilah 
TEORI Penebusan.  Katanya Jesus disalib untuk menebus dosa dunia, 
menjadi anak domba kurban tebusan, dll dsb.  Benar bahwa Jesus mati, 
tetapi sebagai kurban kebiadaban Yahweh dan pengikut2nya itu.  Jesus 
ditumbalkan menjadi kurban untuk meredakan murka si Yahweh si 
angkara murka itu. Siapa mengajarkan penebusan mengakui bahwa Yahweh 
itu memang dewa kegelapan.  

Dari semua kurban yang diminta Yahweh dan tuhan-tuhan hitam itu, 
adalah DARAH makhluk hidup yang paling mereka suka.  Dewa2 orang 
Aztec dan Maya, dewa Seth dewa kegelapan Mesir kuno, dewa Shiva dewa 
perusak, dewa Yahwe/YHWH dan gerombolan ilah penunggu Gunung Kawi, 
Nyi Roro Kidul, Nyi Blorong, toapekong2 klenteng dengan wajah merah 
dan melotot itu, drakula dan vampir, dukun-dukun santet, voodoo dan 
sihir-sihir black magick lain, tuyul-tuyul pesugihan dan jin-jin 
golongan jahat untuk minta kekayaan dan kesembuhan,  SEMUA tanpa 
kecuali minta TUMBAL dan SAJEN/sesaji, dan yang tertinggi selalu 
KURBAN berupa NYAWA yang sering diiringi dengan penumpahan DARAH.  

Informasi dari seorang dukun Afrika bernama Mukendi yang pernah aku 
baca bukunya mengatakan bahwa sebagai dukun tingkat tinggi dia 
pernah diundang bertemu Lucifer di istananya di luar bumi.  Lucifer 
adalah tokoh utama kelompok Iblis. Dalam perjalanan menembus alam 
kubur dia menemui Lucifer di sebuah tempat (tahanan?) yang amat 
panas di angkasa luar, dan si Lucifer minta persembahan berupa DARAH 
nya (nyawanya), yang kemudian diminum oleh Lucifer. Nyawanya akan 
diminta oleh si Iblis Lucifer itu. Si dukun Mukendi ini kemudian 
diselamatkan dan menjadi pengikut Isa Almasih dan masih hidup sampai 
sekarang menjadi pendeta.  

Inilah tipikal dewa golongan hitam dan cara penyembahannya. 

Mengapa DARAH ?? 

Sebab darah, menurut mereka (si Yahwe dan Lucifer) itu sendiri dalam 
Bible adalah NYAWA, jadi nyawa makhluk itu mungkin adalah benar-
benar makanan untuk MEMPERPANJANG UMUR DEWA-DEWA HITAM ITU SENDIRI. 
Tuhan pencipta langit bumi tidak butuh kurban darah dan nyawa.  
Iblis adalah PENCURI, kata Isa. Mencuri nyawa untuk hidup mereka 
sebagai pemberontak yang sudah diputus life-support mereka di alam 
raya ini.  

Darah = Nyawa.  

Itu sebabnya mereka sangat khas dan suka MEMBUNUH manusia dan 
makhluk-makhluk hidup.  Mereka adalah Pembunuh manusia dari semula, 
kata Isa. 

Dan dari petunjuk Isa berikutnya bahwa mereka adalah Bapak segala 
Pendusta.  Kita wajib waspada dan awas pada motif di balik semua 
praktek dan tradisi agama.  Ada banyak praktek agama yang gelap asal 
usulnya dan tidak masuk akal. Kita tidak tahu motivasi sesungguhnya 
dewa-dewa hitam ini, tetapi yang pasti mereka adalah JAHAT dan 
menggunakan cara TEROR dan minta KURBAN pada manusia.   

Isa mengganti tatacara potong kurban ini dengan tatacara Perjamuan 
Suci, dimana roti dan sari buah anggur dijadikan perlambang daging 
dan darah kurban.  2000 tahun lalu Isa Almasih menghentikan tradisi 
KURBAN potong kambing domba yang menjadi trademark dan suplai utama 
dewa-dewa aliran kegelapan, Iblis dan pengikutnya.  ISA Almasih tahu 
bahwa ritus kurban ini bukan sekedar tatacara biadab dan tidak 
cerdas, bukan juga sekedar motivasi sosial memberi makan daging pada 
orang miskin, tetapi ini adalah ritual pokok musuh besarnya, yaitu 
upacara memberi makan dewa-dewa kegelapan. 

Hari ini, pagi ini, jutaan kambing domba dipotong. Kalian harus 
ingat, bahwa ini adalah pengurbanan nyawa. Semalaman takbir 
dikumandangkan, siapa yang dipanggil??    Untuk siapakah itu?? untuk 
motivasi apakah itu?? dengan nama siapakah itu??  kalian tidak tahu 
apa yang terjadi di alam ruh pada nyawa-nyawa binatang itu, bukan?? 
daging boleh dimakan manusia, tetapi nyawa siapa yg tahu ?? Kalian 
tidak tahu alam ruh bukan ?? kalian melestarikan tradisi penyembahan 
dewa2 kegelapan yang sudah dilarang dan diganti dan dibatalkan oleh 
Isa Almasih?? 

Dari terang ajaran Isa, aku menolak tradisi kurban yg biadab dan 
tidak cerdas ini, sebab ini bukan ditujukan untuk Tuhan yg hidup yg 
memberi nyawa pada makhluk. Ini adalah ritual pencurian nyawa untuk 
oknum-oknum alam ghoib yg misterius. 

Aku tidak nakutin loh, TAPI SIAPA TAHU DENGAN MELAKSANAKAN RITUAL 
PEMUJAAN KUNO INI KALIAN SEDANG MEMPERPANJANG UMUR DEWA-DEWA 
KEGELAPAN YANG PAGI INI DENGAN GIRANG DATANG DARI SEMUA PENJURU 
ANGKASA BERKUMPUL DI PLANET BUMI, MENUNGGU MAKANAN MEREKA: TUMBAL 
DAN KURBAN NYAWA KAMBING DOMBA DISERTAI PUJA PUJI. 

Selamat Idul Adha 1426 H





    
---------------------------------
  YAHOO! GROUPS LINKS 

    
    Visit your group "islamkristen" on the web.
    
    To unsubscribe from this group, send an email to:
 [EMAIL PROTECTED]
    
    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 

    
---------------------------------
  

  




__________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam?  Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam  
http://id.mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke