Prof. Mansur Suryanegara: Indonesia Merdeka Karena Perjuangan Ulama
[mansyur bandung] 
<http://img.eramuslim.com/media/2007/09/mansyur-bandung.jpeg> Tak 
banyak tahu bila kemerdekaan bangsa ini atas pengorbanan dan jerih 
payah para ulama kita. Mereka tidak hanya berjuang melawan penjajah 
secara fisik, tapi juga harta benda. Tak hanya itu mereka pula yang 
menyusun dan merancang konsep kemerdekaan Negara ini.
Untuk mengetahui lebih jauh, eramuslim menemui sejarawan Mansur
Suyanegara. Inilah kutipannya:

Kolonialisme seolah tak pernah berhenti di negara-negara Islam, termasuk
di Indonesia. Bagaiamana Anda melihat hal ini?

Perjuangan nasionalisme menentang penjajah itu tokohnya adalah ulama dan
santri. Sehingga, Thomas S. Raffles, dalam bukunya The History of Java, 
di situ menjelaskan ulama itu tidak melakukan kerjasama dengan sultan. 
Bahkan tidak mungkin kaki tangan penjajah aman di Indonesia, kendati 
jumlah ulama dan santri hanya sepersembilan belas dari populasi penduduk
di Jawa pada waktu itu. Jadi, adanya penjajahan itu dimulai 1494, dari 
Paus Alexander ke VI. Paus inilah yang memberikan kewenangan kepada 
kerajaan Katholik Portugis untuk menguasai belahan dunia timur, dan 
kerajaan Katholik Spanyol menguasai belahan Barat. Lalu sampailah ke 
Indonesia orang-orang Portugis itu pada tahun 1511 dengan menguasai 
Malaka.

Dari mana kaum penjajah menguasai wilayah Islam?

Sejak itulah ada serangan dari kesultanan Demak terhadap Malaka.  Kenapa
menyerang Malaka? Karena kuatnya Islam itu tergantung pada  penguasaan
pasar dan pengusaan maritim. Karena Nabi sendiri, sejak umur  delapan
tahun sebelum diangkat sampai menjadi Nabi seorang wirausahawan.  Di
dalam Al-Qur'an sendiri banyak ayat yang berbicara tentang 
perniagaan dan maritim. Di dalam Al-Qur'an ada 40 ayat yang
berbicara  tentang maritim. Inilah yang tidak dikuasai para ahli sejarah
pada  umumnya.

Mereka sering menggambarkan Rasulullah hanya dengan padang pasir dan 
onta. Tidak ada orientasi pada kelautan. Padahal, Islam itu kuat karena 
menguasai laut. Dan jazirah Arabia itu sendiri berarti wilayah yang 
dikelilingi laut. Karena kita dikuasai sejarah Barat, informasi kelautan
itu hanya dimiliki Inggris.

Jadi mereka memakai metode Nabi Saw?

Inggris itu meniru Islam. Maka saya angkat kembali bagaimana kita 
sebagai bangsa Indonesia yang mempunyai laut terbesar di dunia, tidak 
ada negara yang punya laut seluas Indonesia, maka kalau perhatian pada 
lautnya kurang, kita tidak tahu informasi sejarah Rasulullah menguasai 
dunia.

Bukankah Indonesia dulu juga diperjuangkan para ulama kita?

Setelah Indonesia ini merdeka, ada dua kekuatan yang disepelekan 
masyarakat. Setelah perang selesai, ada dua kekuatan, yaitu ulama dan 
militer yang tidak dianggap berperan dalam menegakkan NKRI. Padahal 
ulama dan militer adalah satu kesatuan. Karena PETA, pasukan bentukan 
Jepang, sewaktu mengikuti Indonesia, yang terdiri atas 68 batalyonnya, 
semuanya ulama. Jadi pada masa Jepang ulama diberi kesempatan untuk 
memimpin organisasi kesenjataan (kemiliteran). Maka umat Islam mempunyai
kekuatan yang dahsyat. Saya katakan dahsyat, karena di kalangan NU 
diberi kewenangan untuk membina 50 batalyon Hizbullah. Anda bisa 
bayangkan ketika Proklamsi kekuatan militer dari Islam itu luar biasa 
besarnya. Bung Karno sendiri ketika pidato Proklamasi tanggal 9 Ramadhan
1364 H/ 17 Agustus 1945, kalau tanpa dukungan ulama tidak akan berani.

Kenapa begitu?

Karena tanggal 6 dan 9 Agustus ada dua bom yang dijatuhkan AS di 
Hiroshima dan Nagasaki. Tidak ada bangsa yang bisa menghancurkan bangsa,
yang sampai flora dan faunanya hancur mati, kecuali hanya AS. Itulah 
kenapa Yahudi dianggap kejam. Padahal tidak pernah flora dan fauna 
Yahudi yang dihancurkan. Tapi kalau AS, orang yang sedang sakit sampai 
rumah sakitnya dihancurkan. Dalam kondisi demikian Jepang, tanggal 14 
Agustus, bertekuk lutut. Lha kenapa Indonesia berani memproklamirkan 
kemerdekaannya tanggal 17? Itu karena Bung Karno didukung oleh ulama.

Misalnya siapa dari ulama itu?

Umpamanya Syekh Musa, itu ulama dari Sukanegara, Cianjur Selatan.  Lalu
dari Bandung ada Drs. Sosrokartono, kakaknya RA. Kartini. Lalu ada 
Abdul Mukti dari Muhammadiyah, dan dari NU KH. Hasyim Asy'ari.
Mereka  inilah yang memberi tahu bahwa Jepang tidak akan mengganggu
Indonesia  lagi. Dan Hasyim Asy'ari waktu juga bilang bahwa presiden
pertamanya  adalan Bung Karno, dan itu disetujui angkatan laut Jepang.

Bisa dijelaskan lebih lanjut?

Jadi ketika tanggal 10 Ramadhan tau 18 Agustus, Pancasila yang 
merumuskan itu tiga orang. Yakni, KH Wahid Hasyim dari NU, Ki Bagus Hadi
Kusumo dari Muhammadiyah, dan Kasman Singodimedjo, juga dari 
Muhammadiyah. Mereka itulah yang membuat kesimpulan Pancasila itu 
sebagai ideologi, UUD 45 sebagai konstitusi. Kalau tidak ada mereka, 
BPUPKI tidak akan mampu, walaupun diketuai oleh Bung Karno sendiri. Dari
situ pula Bung Karno diangkat jadi presiden, dan Bung Hatta sebagai 
wakil presiden. Jadi negara ini yang memberi kesempatan proklamasi 
seperti itu adalah ulama.

Dan ketika ada gerakan separatis APRA (Angkatan Perang Ratu Adil), 
KNIL, RMS (Republik Maluku Selatan), lalu dibuat negara kesatuan. Itu 
atas perjuangan dan usaha M. Natsir dari Masyumi dan Persatuan Islam. 
Jadi kita bisa melihat sumbangan ulama itu sangat besar.

Sekarang ini ulama dilupakan?

Paulus anak wedus.



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke