Dominasi Islam Suni kelihatannya akan segera berakhir, hal ini bisa kita 
melihat response atau reaksi dunia maupun reaksi muslimin seluruh dunia yang 
lebih bersimpati mendukung Mursi daripada Suni di Mesir.  Padahal kita semua 
tahu bahwa Mesir masih didominasi mayoritas Islam Suni, namun militansi Islam 
Syiah betul2 menggoncang dunia Islam diseluruh dunia.

Seperti yang berulang kali saya tulis, bahwa tujuan Amerika dalam menata dunia 
bertumpu pada titik berat "keseimbangan kekuatan" disemua regional.  Seperti 
untuk regional Asian, Indonesia berhasil dijadikan kekuatan Islam sedunia yang 
meyakinkan secara geografis akan mampu menahan hegemoni pengaruh Cina di Asia 
Tenggara dimasa depan.  Sebagai satu2nya negara Islam terbesar di Asia 
Tenggara, Indonesia merupakan katalisator dalam mengisi kekuatan penyeimbang 
yang dibina Amerika dalam jangka panjang.

Untuk Regional Timur Tengah kalo kita melihat dizaman Raja Syah Iran Pahlevi, 
ternyata belum ada satupun negara Islam Syiah pada waktu itu, bahkan Syah 
Pahlevi adalah penganut Suni yang ditopang oleh Raja Arab Saudia.  Dengan 
dominasi mutlak Islam Suni di Timur Tengah, praktis keseimbangan kekuaan terasa 
sangat pincang, dan hal ini bisa kita semua menyaksikan bahwa Israel yang 
menjadi homebase Amerika untuk memonitor kegiatan2 diseluruh Timur Tengah 
selalu terganggu tidak pernah stabil.

Amerika menggeser Pahlevi dan memboyong Khomeini ke Iran, maka terlihatlah 
perimbangan kekuatan segera bisa dirasakan dengan bertambah stabilnya sekurity 
Israel yang dimulainya dengan kalapnya Raja Arab Saudia yang memprovokasi 
serangan Sadam Hussein kenegeri Khomeini ini.  Iran Khomeini nyaris terjungkal, 
namun secara rahasia Khomeini dibantu Amerika dengan persenjataan2 yang tidak 
sanggup ditahan oleh Sadam Hussein yang mengakhiri upaya Sadam Hussein untuk 
menduduki Iran pada saat itu.

Politik "Keseimbangan Kekuatan" yang digulirkan Amerika menimbulkan intrik2 dan 
konspirasi2 di negara2 Suni yang puncaknya terjadi bencana 911 dimana jihadist2 
Suni secara mata gelap menyerang kepentingan2 Amerika di Amerika maupun diluar 
negeri.  Tindakan mata gelap ini mendorong serangan Amerika ke Irak dan 
Afghanistant yang keduanya didominasi Suni dan berakhir dengan munculnya 
pemerintahan Syiah di Irak dan Afghanistant.

Janji Khomeini untuk mengeksport Revolusi Islam Iran tampaknya berhasi sukses 
di-mana2 terutama diseluruh jazirah Arab yang puncaknya juga sekarang ini kita 
saksikan bagaimana Syria yang turun temurun beberapa generasi dikuasai Suni 
tetapi sekarang dikuasai Syiah.

Demikian juga, Mesir yang hingga saat ini masih dikuasai Islam Suni tapi secara 
perlahan digerogoti pendukung2 Syiah dibawah Mursi.  Pihak dari kelompok2 Suni 
betul2 naik pitam, mulanya Afghanistant dan Irak jatuh ketangan Syiah, sekarang 
menusul Syria, sedangkan Bahrai, Yaman, Tunisia, dlsb sekarang dipengaruhi juga 
oleh kelompok Syiah yang selalu mengancam.

Pemerintahan Irak yang Syiah menuntut dilepaskannya Mursi sambil tentunya 
didukung Iran dan muslimin militan lainnya yang secara sembunyi2 pindah masuk 
Islam Syiah.  Bagi pihak Suni tidak bisa di-tawar2 lagi, kekuatan Syiah harus 
dipeloroti, ditanggalkan sehingga pasrah dibunuh..

Apa yang akan terjadi kemudian dengan jatuhnya Mesir?  Susah dibayangkan, namun 
melihat tekad umat Syiah dipastikan MUI bisa dibubarkan akhirnya.  Jumlah  
mayat umat Suni yang dibantai Basyaar Assaad.  Berapa banyak umat Suni yang 
dibantai di Syria, sebegitulah ditambah bunganya kaum Syiah akan dibantai oleh 
militer Suni di Mesir.  Inilah keseimbangan yang menyeimbangakan kekuatan2 
didunia ini.

Memang, pendukung Syiah yang sudah mendunia ini masih semu karena media barat 
hanya memberitakan pembantaian sesama muslimin sementara aliran Islam2 nya 
tidak disebutkan sehingga masih banyak para pendukung Suni yang salah mendukung 
Syiah tanpa disadarinya hanya berpatokan dipihak mana beradanya Amerika itu.  
Bagi mereka yang penting berlawanan dengan Amerika.

Apapun adanya, Mesir adalah kunci terpenting basis Suni yang tidak boleh 
dijamah Syiah, sekali berhasil Syiah menguasai Mesir, maka dunia akan 
didominasi oleh Syiah dan dendam ribuan tahun akan dilunasi pada saat itu.  
Tapi tentunya Amerika tidak akan membiarkannya karena tujuan nya tetap hanya 
untuk menjaga stabilitas kekuatan dalam keseimbangan masing2 pihak yang 
berlawanan.  Stabilitas akan lebih mantab baik dibidang ekonomi, politik dan 
terutama sekali akan membuka lembaran baru bagi masa depan eksistensi Israel 
sebagai ekonomic power yang baru.

Ny. Muslim binti Muskitawati.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke