Sedeng.. Ajaran agama najis Islam di zaman kahilafah rashidun juga beda dengan Islam dizaman dinasti ummayah, beda dengan ajaran Islam dizaman dinasti abasiah.
Islam...beda beda.. Tapi sama-sama biadab... Dan sebabnya, saya ulang.. Karena ajaran agama najis Islam itu TIDAK menolak kekerasan, tidak menolak hukuman mati, tidak menolak peperangan. --- In [email protected], "pinpinyuliansyah" <pinpinyuliansyah@...> wrote: > > Puasa telah selesai ( lebar ) dan mudah - mudahan dosa - dosa terhapuskan ( > lebur ) dan umat Islam Indonesia pun merayakan hari Lebaran.Lebaran adalah > tradisi umat Islam Indonesia terobosan akulturasi budaya Jawa dan Islam. > > Di negeri asal nya, atau bahkan di Timur Tengah, tidak ada budaya takbiran > memukul beduk sampai pagi menyambut hari Iedul Fitri, tidak ada budaya > memgenakan baju baru di hari Iedul Fitri, sehabis shalat Ied, tidak ada > budaya saling bermaafan berjabat tangan secara massal, tidak ada hidangan > opor ayam, ketupat dan sambel kentang, tidak ada secara khusus menyiapkan > sekian ragam kue lebaran, kacang dan sebangsanya untuk para tamu dan handai > taulan yang berkunjung dan berkumpul untuk saling bermaafan, tidak pula ada > budaya sungkeman, kalau mau diperpanjang sedikit lagi, tidak ada juga budaya > mudik yang mengakibatkan sekian banyak kemacetan dan membuat kota - kota > besar menjadi sepi lenggang karena ditinggalkan oleh sekian banyak > penduduknya untuk sejenak berkumpul di kampung halaman masing - masing untuk > berlebaran. > > Jawa + Budha menghasilkan Borobudur, Jawa + Hindu menghasilkan Prambanan, > Jawa + Islam diantaranya menghasilkan tradisi Lebaran. Yang kemudian menjadi > budaya umat Islam se- Indonesia. > > Ambigu > > Seringkali Umat Islam Indonesia dihadapkan pada kondisi ambigu. Di satu sisi > sekian banyak tradisi ( Seperti takbiran menjelang Iedul Fitri, Halal bihalal > ) dipandang sebagai perbuatan bid'ah, di sisi lain seringkali mempertanyakan > tentang tidak adanya kreatifitas dalam bermasyarakat. > > Ketika kita lebih familiar dengan penanggalan Masehi dan lebih akrab dengan > perayaan tahun baru setiap 1 Januari, sebagian Umat Islam masih > mempertanyakan kenapa kita tidak lebih bangga merayakan 1 Muharram ? Padahal > ... perayaan 1 Januari maupun 1 Muharram tetep saja tidak dicontohkan oleh > Nabi. Saat sebagian masyarakat begitu antusias dengan Indonesian Idol Atau > acara Miss Indonesia, sebagian umat protes kenapa kita tidak lebih bangga > dengan acara Musabaqoh Tilawatil Quran ? Padahal di jaman nabi pun, tidak ada > yang namanya Musabaqoh Tilawatil Quran. > > Umat Islam Indonesia > > Agama apapun haruslah mengakar pada tradisi. Benar, tradisi itu bukan agama > dan meng agama kan tradisi itu tidak baik, semestinya - memang - men tradisi > kan agama. Bukan meng agama kan tradisi, namun ... jika kita cermati ... > Adzan itu awal nya tradisi siapa coba ? Shalat itu awal nya tradisi siapa > coba ? Mengharamkan makan Babi itu awal nya Tradisi siapa coba ? Ber sunat > itu awal nya tradisi siapa coba ? > > Bagaimanapun, umat Islam Indonesia itu memang berbeda dengan Umat Islam Arap > Saudi. > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
