Diet Mediterania Mengurangi Risiko Stroke

MG-1| Rabu, 14 Agustus 2013 - 16:26:38 WIB
Minyak zaitun extra virgin dan kacang adalah penyebab varian gen tidak 
berkembang.


(Foto/Marie Claire)

SOMERVILLE - Pola makan masyarakat kawasan Mediterania dinilai memberikan 
kesehatan pada jantung, kini, riset baru mengungkapkan bahwa pola makan ini 
juga melawan resiko genetik stroke.

"Pola makan Mediterania adalah salah satu alternatif untuk pola hidup sehat," 
kata Jose Ordovas, direktur Laboratorium Nutrisi dan Genomik di Tufts 
University, AS, pada Fox News, Selasa (13/8).

Sebutan makanan ala Mediterania diberikan kepada beberapa negara yang berada di 
kawasan Laut Mediterania, sebagian besar dari mereka menggunakan bahan dan 
bumbu yang sama, seperti minyak zaitun dan kacang-kacangan. Serta makanan 
Mediterania sering kali menggunakan ikan, sayuran, dan buah-buahan.

Penelitian dilakukan kepada 7.000 pria dan wanita dari Spanyol, bekerja sama 
dengan CIBER Fisiopatologia de la Obesidad y Nutricion Spain. Para partisipan 
hanya diperbolehkan mengkonsumsi makan Mediterania dan diet rendah lemak selama 
lima tahun. Selama periode studi, setiap partisipan diberikan angket mengenai 
makanan, dan kerja jantung, penyakit stroke, serta serangan jantung mereka 
dimonitor.  

Dalam tes tersebut juga apakah mereka memiliki gen TCF7L2, yang erat kaitannya 
dengan penyakit jantung. Dari seluruh partisipan, 14 persen diantaranya 
memiliki sepasang gen mutasi tersebut.

"Tanpa mutasi sangat baik, namun apabila Anda memiliki satu kopi mutasi, resiko 
yang didapat akan lebih tinggi. Jika Anda memiliki dua pasang kopi, Anda dalam 
bahaya," Ordovas menjelaskan.

Karena gen ini sangat erat kaitannya dengan diabetes dan penyakit jantung, maka 
periset percaya bahwa hal ini bisa dipicu dari pola makan.

Hasil riset kemudian menunjukan adanya penurunan secara signifikan ketika 
partisipan menjalani diet Mediterania pada partisipan yang memiliki dua pasang 
TCF7L2. Namun ketika mereka disuguhkan diet rendah lemak, resiko stroke justru 
meningkat tiga kali dari orang-orang yang tidak memiliki atau hanya satu pasang 
kopi dari gen tersebut.

Ordovas menyimpulkan bahwa penggunaan minyak zaitun extra virgin dan 
kacang-kacangan adalah penyebab varian gen tersebut tidak berkembang.

"Kandungan minyak zaitun virgin terdiri dari berbagai elemen dan antioksidan 
yang memberikan efek baik bagi gen tersebut," kata Ordovas. "Hal yang sama juga 
terkandung pada kacang. Kacang memang tinggi pada lemak namun juga kaya akan 
komponen lain yang bisa menekan perkembangan gen tersebut."

Meskipun Ordovas tidak menyarankan agar semua orang beralih ke diet 
Mediterania, ia merekomendasikan untuk memasukan satu atau dua bahan di atas 
pada pasien yang memiliki sejarah penyakit jantung.

"Tidak perlu mengubah pola makan, namun setidaknya beberapa elemen bisa 
digunakan – terutama minyak zaitun dan kacang. Hilangkan aspek negatif [dalam 
makanan] dan Anda bisa mengurangi resiko tersebut," kata Ordovas.





------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke