Anak-anak iangan diajar belajar agama lebih dahulu tetapi belajar ajarlah agar
BISA DAN MAU ANTRI.
Apakah
dampaknya jika anak-anak Indonesia tidak pernah bisa mengantri, banyak
dampak buruk sampai negara harus miskin karena masyarakatnya tidak
pernah bisa ANTRI:
* Anak-anak belajar EGOIS, karena dia tak akan mempedulikan hak orang
lain.
* Anak-anak belajar ANARKI tidak bisa diatur akibat dari pembiaran tak
disiplin,
anarki di jalan besar & kecil di negeri telah melahap nyawa ratusan
ribu orang.
* Anak-anak belajar MERAMPAS pelajaran jelek ini
didapat dari sikap tidak bisa antri, karena mereka belajar merampas hak
orang lain apa saja yang mereka ingin dapatkan.
* Anak-anak
belajar TIDAK BISA ULET bahasa keren-nya sulit untuk survive jika mereka hidup
di dunia persaingan yang mengutamakan fair-play, karena kesabaran dan keuletan
sikap dasar fair-play, usaha inovatif dan kreatif hilang
dari diri mereka.
* Anak-anak belajar TIDAK MEMILIKI RASA HORMAT sikapnya yang
sembarangan dari tidak bisa antri mereka belajar hidup sembarangan.
* Anak-anak belajar SHORT-CUT ambil jalan pintas tanpa memiliki rasa
hormat terhadap PROSES yang benar yang harus mereka tempuh.
* Anak-anak belajar MENGGUNAKAN BACKING, ketika mereka kalah duluan
mereka akan
mengadu dan minta bantuan kepada bapak atau orang lain yang punya power
lebih tinggi.
* Anak-anak AKAN KEHILANGAN SIKAP PROAKTIF karena yang ada dibenaknya
hanya ada satu "aku harus dapat lebih dahulu!"
* Anak-anak belajar HAL YANG PALING PARAH melestarikan hukum rimba
siapa kuat dia yang menang, TIDAK AKAN PERNAH BELAJAR MENYAYANGI YANG LEMAH.Dan
masih banyak hal buruk lainnya yang tumbuh sejak dini karena gak bisa
ANTRI. Semua faktor di atas memperlemah sendi-sendi berbangsa dan
bernegara, karena negara akan miskin dan kita secara tidak sadar akan
menjadi bagian dari sikap-sikap diatas. Contoh kita tak bisa menghindar
adalah dalam urusan SIM, PASPOR, SERTIFIKAT TANAH, MEMASUKKAN ANAK KE
SEKOLAH harus melalui yang namanya PELICIN. Hal tersebut akan hilang secara
mudah atau mudah dibrantas jika kita mau
mendidik diri sendiri bersama anak-anak kita belajar antri dan disiplin.
Maka tidak mengejutkan jika anarki, korupsi, preman dan kekerasan merajalela di
negeri ini karena tumbuhnya sikap-sikap di atasĀ EGOIS, ANARKI, SUKA MERAMPAS,
TIDAK BISA ULET, TIDAK MEMILIKI RASA HORMAT TERHADAP
KEHIDUPAN DAN LESTARINYA HUKUM RIMBA.
Jadi..... kesimpulannya?
Anak-anak kita....kita biarkan tak pernah belajar antri negara jadi miskin
kesejahteraan sosial tak akan pernah terwujud sampai kapan pun.
Anak-anak kita...kita didik dengan sabar bagaimana antri buah kemajuan akan
kita
raih ntar kalau mereka dah pada gedhe!! Repot juga!! Biarin aja deh masa
bodoh....hhhaaaaa....hhaaaa.....
Hardi.
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/