Sedeng..

Itu kan menurut omongan orang Islam yang, menuirut sumber Islam,  adalah 
perampok dan penyamun serta tukang bunuh manusia...


--- In [email protected], <tawangalun@...> wrote:
>
> Wong Yahudi Madinah tsb dipateni 
> krn melanggar piagam Madinah,isinya kalau Madinah diserang dari luar 
> maka ke 3 pihak sepakat akan bekerja sama mengusir musuh,la dlm perang 
> Khandaq Yahudi malah menikamkan pisau kepunggung Muslim.Lalu putusan 
> pengadilan memutuskan Yahudi dihukum mati(berdasar Hk Taurat). 
>  
>  
>  Paulus anak wedus.   --- In [email protected], tawangalun@ wrote: 
> Wong Yahudi Madinah tsb dipateni krn melanggar piagam Madinah,isinya kalau 
> Madinah diserang dari luar maka ke 3 pihak sepakat akan bekerja sama mengusir 
> musuh,la dlm perang Khandaq Yahudi malah menikamkan pisau kepunggung 
> Muslim.Lalu putusan pengadilan memutuskan Yahudi dihukum mati(berdasar Hk 
> Taurat). Paulus anak wedus. --- In [email protected] , itemabu2@ 
> wrote: Jadi itu adalah "adil", orang Islam ngusir orang Yahudi, sekarang 
> mereka 
> dpt balasan atas perbuatan mereka. 
>  
> Orang Islam selalu pake alesan saudara mereka di tempat lain dizalimi unt 
> nyerang orang lain, maka orang Budha di Myanmar jg bisa pake alasan orang 
> Budah di tempat lain dizalimi orang Islam unt nyerang orang Rohingya. 
>  
> Adil, bukan? 
>  
>  
>  
> 2013/8/27 Gabriella Rantau < gkrantau@ > 
>  
>  > ** 
>  > 
> > 
> > BURMA & SUNNAH NABI 
> > Seorang kolega asal Burma 
> > minggu lalu mengatakan bahwa suku Rohingya yg beragama Islam seharusnya 
> > �menerima 
> > nasib� mereka. 
> > Seperti kita baca dalam 
> > laporan media bahwa suku Rohingya ini selama lebih dari 2 dekade 
> > distranonin 
> > oleh pemerintah dan bangsa Burma yang beragama Buddha. Mereka tidak bisa 
> > memperoleh kewarga-negaraan Burma. Mereka dibatasi dalam berbagai lapangan 
> > seperti pendidikan, pekerjaan dsb. Akibatnya banyak orang Rohingya yang 
> > melarikan diri dari Burma dan hijrah ke Bangladesh dan Malaysia. Di kedua 
> > negara ini mereka juga tidak diterima dan diperlakukan dengan tidak 
> > bersahabat. 
> > Dalam dua tahun terakhir 
> > jumlah orang Rohingya yang mencoba menyelendupkan diri ke Australia semakin 
> > bertambah. Mereka naik perahu dari Malaysia, ke Sumatra dan dari sana 
> > pergi ke 
> > Jawa dan dari pantai selatan Jawa mereka menuju ke Pulau Christmas wilayah 
> > Australia. 
> > Ketika aku minta kolega 
> > tersebut menjelaskan apa maksud dia dengan mengatakan bahwa orang2 Rohingya 
> > seharusnya menerima nasib yg tidak baik, yaitu perlakukan tidak adil dari 
> > pemerintah Burma dan bahkan oleh sebagian besar penduduk Burma yang 
> > beragama 
> > Buddha, kolega itu berkata: �Bukankah Nabi Muhammad di Yathrib/ Medina 
> > memaksa 
> > umat Yahudi untuk menerima Islam? Dan mereka yang tidak mau mengakui beliau 
> > sebagai nabi, dimusuhi, dirampok bahkan dibunuh? Bukankah para Ansor atas 
> > perintah Nabi Muhammad dan Allah mengusir umat Yahudi (dan umat non-Islam 
> > lainnya) keluar dari Semenanjung Arabia? Bukankah sampai hari ini 
> > pemerintah 
> > Saudi Arabia melarang umat non-Muslim melakukan ibadah mereka, mendirikan 
> > tempat ibadah mereka di negara tsb.?� 
> > Kolega-ku itu mengakhiri 
> > jawabannya dengan mengatakan: �Katakan saja bahwa kami umat Buddha di 
> > Burma 
> > melakukan sunnah nabi dan mengusir kaum Muslim Rohingya keluar dari 
> > Burma!� 
> > 
> > Gabriella 
> > PS 
> > Sejumlah kecil umat Islam 
> > Indonesia 2 minggu lalu bahkan membom sebuah Vihara di Jakarta Barat 
> > sebagai 
> > bukti solidaritas dengan umat Islam Rohingya. 
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed] 
> > 
> >  
> > 
>  
>  
>   [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke