Secara langsung ini mengungkap pihak pemberontaklah 

yang menggunakan senjata kimia untuk memfitnah & 

mempercepat proses penggulingan seperti di Indonesia, 

Nikaragua, Uni Soviet, Irak, Mesir, Libya, dan musuh-musuh 

Barat lainnya.  

Cuma cecunguk dungu yang tidak mampu membaca 

kebiasaan bangsat-bangsat Barat ini. 


- 


General Selim Idris, the head of the opposition Syrian 
Supreme Military Council said on Saturday the agreement 
was a blow to the two-and-a-half-year uprising to remove 

President Bashar al-Assad. 





.

Kirim email ke