pig.. punya akses internet kan
timbang tiap ari ngarepin tunjangan..nih ada lowongan kerja di afganistan 

skalian buktiin kalo lu bener2 pernah jadi dosen..

masalahnya pig.. elu pan benci banget ama pancasila tp pemuja syriah islam

cilakanya..afganistan naksir berat ama pancasila
kalo mampu cegah ntu pancasila


kalo punya otak (gw ulang: kalo lu punya otak)..langsung berangkat
tapi kita2 tau.. lu tuh bisanya koar-koar dr jauh.. 


http://www.islamindonesia.co.id/index.php/hot-news/nasional/1720-ulama-afghanistan-tertarik-pancasila

ULAMA AFGHANISTAN TERTARIK PANCASILA


Usai mengunjungi Kantor PBNU di Jakarta Selasa (17/9), 12 ulama 
terkemuka dari 12 provinsi di Afganistan melakukan kunjungan kampus 
Universitas Gajah Mada (UGM). Selain silaturrahim, para ulama tersebut 
juga datang ke kampus tertua di Indonesia tersebut khusus untuk 
mempelajari Pancasila. Demikian berita yang dilansir oleh situs 
ugm.ac.id pada Kamis (19/9).

Rektor UGM Prof. Dr. Pratikno, M.Soc., Sc menyatakan ketertarikan para 
ulama Afghanistan terhadap Pancasila dipicu oleh situasi masyarakat 
Indonesia yang heterogen namun sejauh ini bisa hidup rukun dan damai. 
“Sebagai negara penduduk muslim terbesar, masyarakat muslim Indonesia 
bisa berdampingan dengan non muslim. Bahkan Borobudur dan Prambanan 
adalah  peninggalan agama Budha dan Hindu di sini,” kata Pratikno.

Minat para ulama Afghanistan tersebut diakui oleh Dr. Fazal Gahani, 
salah seorang ketua tim delegasi negara tersebut. Ia menyatakan 
sesungguhnya sikap toleran, seruan untuk hidup rukun dan damai kerap 
dilontarkan oleh para ulama Afghanistan. Namun entah bagaimana, berita 
yang muncul tentang Afghanistan melulu soal perang dan pertikaian. 
“Sesama ulama kita selalu mengajak semua ulama bersatu dan memberi 
pengertian agat rakyat juga ikut bersatu,” ujarnya.

Karena itu, kepada para insan akademi di UGM, para ulama Afghanistan tersebut 
memohon agar mereka dibantu untuk 
mewujudkan lebih kongkret lagi perdamaian di negara mereka tersebut. 
Para ulama Afghanistan juga berharap UGM juga membantu pendidikan di 
Afganistan mengingat negara ini masih kekurangan tenaga pengajar. “Kami 
masih kekurangan dosen dan guru, saya kira Indoneia bisa membantu 
orang-orang Afghanistan untuk menjadi dosen dan guru dengan belajar di 
sini,” ujar Gahani.
  Selain berkunjung ke Kantor PBNU di 
Jakarta dan kampus UGM di Yogyakarta, rombongan ulama Afganistan ini 
rencananya akan mendatangi  beberapa pesantren di Surabaya dan 
Yogyakarta sekaligus melakukan silaturrahim dengan bertemu tokoh-tokoh 
ulama Indonesia. (hj/Islam Indonesia/ugm.ac.id)foto:humas UGM



________________________________
 From: "[email protected]" <[email protected]>


  


Orang yang punya akses ke internet dan masih bersedia memeluk agama najis Islam 
itu ditahun 2013 ini betul-betul adalah manusia  dungu kayak anjing dan tidak 
punya harga diri..

Tiap orang juga sekarang ini dengan mudahnya bisa membaca di internet 
terjemahan sumber agama najis Islam yang barbar itu beserta tulisan-tulisan 
yang dengan jelas menunjukkkan bahwa agama najis Islam itu cuma takhayul hasil 
khayalan orang Arab primitif yang ajarannnya ditujukan untuk penduduk Makkkah 
dan daerah sekitarnya yang berbahasa Arab, jadi bukan untuk berbagai suku 
bangsa di Indonesia yang masing-masing punya bahasanya sendiri sendiri.

Yang diperlukan cuma kejujuran intekeltuil dan harga diri -  artinya kesediaan 
untuk berhenti jadi korban bualan dan kibulan orang Timur Tengah primitif.



 

Kirim email ke