ini akibat muslim tidak tegas dalam menegakan sariat islam.jadinya kapir pada ngelunjak.apa lagi sekarang kapir lebih pinter2.
2013/10/1 Gabriella Rantau <[email protected]> > ** > > > Kalau Menteri Dalam Negeri RI tidak tahu bhw Indonesia itu negara sekuler > dan agama seseorang itu tidak menjadi batu sandungan atau pendongkrak > karir, bagaimana kita bisa mengharapkan orang2 fantik Islam tapi dungu2 > berlaku tolerant dan bijak? > > Gabriella > > ------------------------------ > *From:* "[email protected]" <[email protected]> > *To:* [email protected] > *Sent:* Tuesday, 1 October 2013 4:41 AM > *Subject:* [proletar] RE: Era Jokowi menuju ke-presidenan (lurah Susan) > > > > . > > http://fadhlihsan.wordpress.com/2010/04/20/7-alasan-kenapa-wanita-haram-me > njadi-pemimpin/ > > > > ---In [email protected], <[email protected]> wrote: > > Disebutkan, ada seorang perempuan bernama Susan Jasmine Zulkifli > menjabat sebagai lurah di Kelurahan Lenteng Agung(Jkt). > Seorang perempuan yang cantik dan ber-keinginan besar untuk > berbakti buat masyarakat. > > Yang menjadi kendala besar, penduduk tidak menerima ibu lurah, > karena....karena ibu lurah Susan itu beragama Kristen. Lalu > masyarakat berdemo didepan kelurahan agar lurah diganti. > > Kalau diperhatikan, pendemo itu terdiri dari orang-orang, > sebut saja, orang-orang tolol dan super fanatik. Berkopiah > haji, baju koko dan sejenisnya lagi, tak kurang tak lebih > gambaran orang-orang tolol dan cupet ! > > Keadaan diperburuk, setelah Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi > ikut turun tangan dan menasihati Ahok-Jokowi untuk menempat- > kan orang (lurah) dengan lebih tepat. Secara tidak langsung, > mendagri ini berpihak pada masyarakat yang tolol itu. > > Ahok punya mulut sering gatel dan bilang mendagri itu ada > baeknya mempelajari dulu apa itu arti konstitusi. > > > >
